RoboguruRoboguru
SD

Perhatikan dampak-dampak kebijakan berikut! Ruang gerak para bupati sangat terbatas. Perkebunan rakyat sepenuhnya diambil alih pemerintah pusat. Penguasa bumiputra tidak memiliki kuasa yang besar atas rakyat. Rakyat memiliki kebebasan menjalankan usaha. Kekuasaan para penguasa lokal makin besar. Dampak kebijakan politik pada masa pemerintahan Raffles ditunjukkan oleh angka ....

Pertanyaan

Perhatikan dampak-dampak kebijakan berikut!

  1. Ruang gerak para bupati sangat terbatas.
  2. Perkebunan rakyat sepenuhnya diambil alih pemerintah pusat.
  3. Penguasa bumiputra tidak memiliki kuasa yang besar atas rakyat.
  4. Rakyat memiliki kebebasan menjalankan usaha.
  5. Kekuasaan para penguasa lokal makin besar.

Dampak kebijakan politik pada masa pemerintahan Raffles ditunjukkan oleh angka ....

  1. 1), 2), dan 3)

  2. 1), 3), dan 4)

  3. 1), 3), dan 5)

  4. 2), 4), dan 5)

  5. 3), 4), dan 5)

A. Sekar

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Pembahasan


Jawaban yang tepat dari pertanyaan di atas adalah A

Untuk lebih detailnya yuk pahami penjelasan berikut:

Pada tahun 1811 Inggris berkuasa atas wilayah Hindia Belanda. Melalui perjanjian Tuntang, Pulau Jawa, Madura dan seluruh pangkalan militer milik Belanda di luar Pulau Jawa jatuh ke tangan Kerajaan Inggris. Pihak perwakilan kerajaan Inggris yang berada di Kalkutta, menunjuk Sir Thomas Stamford Raffles yang sebelumnya memerintah di Penang menjadi gubernur jenderal di pulau Jawa. Dibawah kepemimpinannya, pembaharuan diberlakukan di sektor politik, ekonomi dan sosial. Pembaharuan itu meliputi:

  1. Sistem ekonomi tanam paksa dan kerja rodi dihapuskan.
    Sebagai gantinya rakyat dibebaskan untuk menanam tanaman yang dapat dijual di pasaran. Raffles juga mengenalkan sistem sewa tanah (landrente), para petani yang menggarap tanah dianggap sebagai penyewa tanah. Uang sewa diberikan kepada pemerintah pusat, semua tanah perkebunan pun berubah status menjadi milik pemerintah.
  2. Penghapusan bupati 
    Bertujuan menghindarkan para bupati dari tindakan korupsi dan nepotisme. Kewenangan bupati dibatasi menjadi sebatas mengawasi tanah-tanah rakyat. Bupati kemudian diangkat sebagai pegawai pemerintahan yang digaji secara teratur.
  3. Membagi pulau Jawa menjadi 18 karesidenan.
    Karesidenan adalah wilayah administratif yang dikepalai seorang residen berbangsa eropa. Para residen membawahi para bupati dari bangsawan pribumi. Raffles membagi pulau Jawa menjadi ke 18 karesidenan, yakni: Karesidenan Bagelen, Karesidenan Banyumas, Karesidenan Bogor (Buitenzorg), Karesidenan Jakarta (Batavia), Karesidenan Kediri, Karesidenan Madiun (Madioen), Karesidenan Malang (Malang-Pasoeroewan), Karesidenan Priangan (Preanger), Karesidenan Rembang, Karesidenan Salatiga, Karesidenan Surabaya, Karesidenan Yogyakarta (Jogjakarta), Karesidenan Surakarta (Soerakarta), Karesidenan Semarang (Samarang), Karesidenan Bojonegoro, Karesidenan Pati (Djapara), Karesidenan Madura (Madoera), Karesidenan Karawang (Kerawang), Karesidenan Cirebon (Tjirebon), Karesidenan Besuki (Basoeki).
  4. Penghapusan feodalistik
    Sistem feodalistik yang melekat di struktur pemerintahan di tanah Jawa diubah menjadi sistem pemerintahan yang lebih modern. Imbasnya para penguasa bumiputra digantikan dengan pejabat berkebangsaan Inggris.
     

38

0.0 (0 rating)

Pertanyaan serupa

Berikut ini yang tidak termasuk kebijakan Letnan Jenderal Raffles di Pulau Jawa adalah ...

624

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia