Roboguru

Perhatikan ciri-ciri zaman berikut. Bangsa Arya menerima wahyu melalui sruti. Kaum brahmana memegang peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai berkembang ajaran filsafat dalam agama Hindu. Kaum brahmana menyusun berbagai doa dan upacara keagamaan. Ciri-ciri zaman brahmana ditunjukkan nomor ...

Pertanyaan

Perhatikan ciri-ciri zaman berikut.

  1. Bangsa Arya menerima wahyu melalui sruti.
  2. Kaum brahmana memegang peran penting dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Mulai berkembang ajaran filsafat dalam agama Hindu.
  4. Kaum brahmana menyusun berbagai doa dan upacara keagamaan.

Ciri-ciri zaman brahmana ditunjukkan nomor ...

  1. 1) dan 2)

  2. 1) dan 3)

  3. 2) dan 3)

  4. 2) dan 4)

  5. 3) dan 4)

Pembahasan Soal:

Zaman Brahmana adalah salah satu zaman penyebaran Hindu di India, Pada zaman ini, kekuasaan kaum Brahmana amat besar dalam kehidupan keagamaan. Merekalah yang mengantarkan persembahan umat kepada dewa. Pada zaman ini pula, mulai disusun tata cara upacara keagamaan yang teratur oleh golongan Brahmana yang makin menegaskan peran besar mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 14 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Golongan masyarakat yang terdiri atas budak dan pekerja kasar dalam struktur sosial masyarakat Hindu disebut ...

Pembahasan Soal:

Kasta Sudra sebagai perlambang kaki terdiri atas orang-orang dravida yang masuk kedalam masyarakat aria dan berkedudukan sebagai hamba sahaya atau budak.

0

Roboguru

Jelaskan bahwa kaum brahmana dalam kehidupan sosial masyarakat Kutai memiliki kedudukan yang istimewa ...

Pembahasan Soal:

Kerajaan Kutai berdiri pada tahun 350 Masehi. Kerajaan tertua di Indonesia ini didirikan oleh Kundungga dengan gelar Maharaja Kundungga Anumerta Dewawarman. Sumber sejarah Kerajaan Kutai tertulis dalam sebuah prasasti bernama Prasasti Yupa. Prasasti Kerajaan Kutai ini diyakini dibuat pada abad ke-4 dan sebanyak tujuh Prasasti Yupa berhasil ditemukan dan dianalisis oleh ahli arkeolog pada tahun 1879 dan 1940. Yupa adalah sebuah batu yang digunakan sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan Mulawarman menyumbang 20.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana.

Bukti bahwa kaum Brahmana dalam kehidupan sosial masyarakat Kerajaan Kutai memiliki kedudukan yang istimewa adalah dengan dihadiahkannya 20.000 ekor sapi tersebut kepada kaum Brahmana di tempat pemujaan Dewa Siwa yang sakral. Ketujuh Yupa tersebut menggunakan bahasa Sanskerta dengan huruf Pallawa. Dalam prasasti Yupa tersebut juga menceritakan silsilah Kerajaan Kutai yang pernah naik tahta menjadi raja, yaitu Kundungga, Aswawarman, dan Mulawarman.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kaum Brahmana memiliki kedudukan yang tinggi di kerajaan Kutai.

0

Roboguru

Perkembangan agama Buddha di Mataram Kuno tidak lepas dari dukungan pemimpinnya, yaitu....

Pembahasan Soal:

Agama Buddha masih lebih dominan pada dekade awal abad ke-7. Salah satu buktinya adalah Candi Borobudur. Kompleks candi besar di kawasan yang kini termasuk wilayah Kabupaten Magelang ini dibangun pada era Samaratungga. Namun, yang meresmikan Borobudur adalah putrinya, Pramodhawardani, tahun 824 M. Setelah Pramodhawardani resmi bertakhta sejak 833 M, di Mataram Kuno dengan Rakai Pikatan, Pramodhawardani mengizinkan pembangunan candi-candi Hindu di wilayah kekuasaan kerajaannya. Kemudian, Rakai Pikatan pun tak segan-segan membantu pendirian candi-candi umat Buddha di wilayah Plaosan, dekat Prambanan (kini perbatasan antara Yogyakarta dan Kabupaten Klaten). Candi-candi di Plaosan yang diperuntukkan bagi pemeluk Buddha didirikan secara gotong-royong antara para penganut agama Buddha dengan orang-orang beragama Hindu. Situasi ini menunjukkan betapa padu dan damainya pemeluk dua agama berbeda di bawah naungan Pramodhawardani sebagai Ratu Mataram (Kuno) saat itu. 

Dengan demikian, perkembangan agama Buddha di Mataram Kuno tidak lepas dari dukungan pemimpinnya, yaitu Samaratungga dan putrinya Pramodhawardani. 

0

Roboguru

Masuknya agama Hindu-Buddha menyebabkan perubahan corak politik di Indonesia. Perubahan tersebut berupa ...

Pembahasan Soal:

Setelah masuknya agama Hindu - Buddha, sistem pemerintahan berubah menjadi sistem kerajaan. Adapun pengaruh kehidupan masyarakat pada masa kerajaan Hindu Buddha adalah:

  1. Adanya sistem Caturwarna, Caturwarna berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari kata Catur berarti empat dan kata warna artinya memilih. Caturwarna berarti empat pilihan hidup atau empat pembagian dalam kehidupan berdasarkan atas bakat (guna) dan ketrampilan (karma) seseorang, serta kualitas kerja yang dimiliki sebagai akibat pendidikan, pengembangan bakat yang tumbuh dari dalam dirinya dan ditopang oleh ketangguhan mentalnya dalam menghadapi suatu pekerjaan. Empat golongan yang kemudian terkenal dengan istilah Caturwarna itu ialah: Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra. Salah satu dari kasta yang ada, yakni kasta Ksatria adalah kasta yang menjadi penguasa dan pejabat di kerajaan-kerajaan pada masa itu. Penguasa dan pejabat di kerajaan-kerajaan tidak bisa digantikan oleh kasta apapun, karena hal itu sudah turun temurun. Jika dari keluarga Ksatria, maka keluarga tersebut akan menjadi pejabat kerajaan.
  2. Sistem birokrasi adalah langsung, dimana Raja dapat memberikan reward kepada penguasa daerah yang setia dan memberikan hukuman kepada penguasa daerah yang tidak setia
  3. Hasil panen rakyat diberikan pajak untuk kepentingan kerajaan
  4. Pembuatan Candi pada masa kerajaan Hindu - Buddha,  seperti Candi borobudur sebagai makam raja yang wafat atau orang terkemuka

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D

0

Roboguru

Kerukunan umat beragama pada masa kerajaan Majapahit dapat dilihat pada...

Pembahasan Soal:

Majapahit adalah sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur, Indonesia, yang pernah berdiri sekitar tahun 1293. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389. Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Menurut Negarakertagama, kekuasaannya terbentang di Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur, meskipun wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan. Majapahit telah mengembangkan sistem pemerintahan yang teratur. Raja memegang kekuasaan tertinggi. Dalam melakukan pemerintahan, raja dibantu oleh berbagai badan atau pejabat berikut.
 

  1. Rakryan Mahamantri Katrini, dijabat oleh para putra raja, terdiri atas Rakryan i Hino, Rakryan i Sirikan, dan Rakryan i Halu. 
  2. Dewan Pelaksana terdiri atas Rakryan Mapatih atau Patih Mangkabumi, Rakryan Tumenggung, Rakryan Demung, Rakryan Rangga dan Rakryan Kanuruhan. Kelima pejabat ini dikenal sebagai Sang Panca ring Wilwatika. Di antara kelima pejabat itu Rakryan Mapatih atau Patih Mangkubumi adalah pejabat yang paling penting. Dia menduduki tempat sebagai perdana menteri. Bersama sama raja, dia menjalankan kebijaksanaan pemerintahan. Selain itu terdapat pula dewan pertimbangan yang disebut dengan Batara Sapta Prabu.

Struktur itu ada di pemerintah pusat. Di setiap daerah yang berada di bawah raja-raja, dibuatkan pula struktur yang mirip. Untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, dibentuklah badan peradilanyang disebut dengan Saptopapati. Selain itu disusun pula kitab hukum oleh Gajah Mada yang disebut Kitab Kutaramanawa. Gajah Mada memang seorang negarawan yang mumpuni. Dia memahami pemerintahan strategi perang dan hukum. Untuk mengatur kehidupan beragama dibentuk badan atau pejabat yang disebut Dharmadyaksa.

Dharmadyaksa adalah pejabat tinggi kerajaan yang khusus menangani persoalan keagamaan. Di Majapahit dikenal ada dua Dharmadyaksa yaitu Dharmadyaksa ring Kasaiwan, mengurusi agama Syiwa (Hindu), Dharmadyaksa ring Kasogatan, mengurusi agama Buddha. Dalam menjalankan tugas, masing-masing Dharmadyaksa dibantu oleh pejabat keagamaan yang diberi sebutan Sang Pamegat. Kehidupan beragama di Majapahit berkembang semarak. Pemeluk yang beragama Hindu atau Buddha saling bersatu. Pada masa itupun sudah dikenal semboyan Bhinneka Tunggal Ika, artinya, sekalipun berbeda-beda baik Hindu atau Buddha pada hakikatnya adalah satu jua. Kemudian secara umum kita artikan berbeda-beda akhirnya satu jua. Berkat kepemimpinan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, kehidupan politik, dan stabilitas nasional Majapahit terjamin. Hal ini disebabkan pula sebab kekuatan tentara Majapahit dan angkatan lautnya sehingga semua perairan nasional dapat diawasi.
 

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah A.
 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved