Iklan
Pertanyaan
Perhatikan cerita di bawah ini!
Pada zaman dahulu, hiduplah seorang anak penggembala di suatu desa. Setiap hari ia bertugas menggembalakan domba-domba milik tuannya di dekat hutan. Karena terus melakukan kegiatan yang sama, ia merasa bosan. Suatu hari, terbesit di pikirannya untuk mengerjai orang-orang desa sebagai hiburan. Ia pun berlari menuju desa sambil berteriak ketakutan, “Ada serigala! Ada serigala!”
Sesuai dugaannya, masyarakat setempat berlari menuju tepi hutan untuk mengusir serigala tersebut. Tapi sesampainya di sana, tak ada serigala sama sekali. Yang ada malah sosok si anak penggembala yang tertawa terbahak-bahak. Sadarlah mereka kalau sudah tertipu. Beberapa hari kemudian, anak itu kembali berteriak-teriak minta pertolongan. Lagi-lagi penduduk desa berlari ke tepi hutan. Namun mereka ternyata tertipu untuk kedua kalinya. Mereka pun pulang dengan bersungut-sungut.
Suatu hari menjelang sore, tiba-tiba saja serigala sungguhan muncul dari dalam hutan. Si anak pun berteriak ketakutan minta bantuan. Namun kali ini, penduduk desa tak mau percaya padanya. Serigala itu pun dengan leluasa membunuh dan menyantap domba-domba yang ada di sana. Sementara anak itu hanya bisa melihat dari kejauhan dan bingung memikirkan apa yang harus ia katakan pada sang tuan.
(Sumber: diadaptasi dari news.schmu.id pada 07 April 2021)
Ringkasan cerita di atas berdasarkan alur yang dialami tokoh adalah ….
Karena terus melakukan kegiatan yang sama, ia merasa bosan. Suatu hari, terbesit di pikirannya untuk mengerjai orang-orang desa sebagai hiburan. Ia pun berlari menuju desa sambil berteriak ketakutan, “Ada serigala! Ada serigala!”
Seorang anak penggembala yang melakukan kegiatan yang sama merasa bosan dan berfikir untuk mengerjai penduduk desa. Si anak berteriak minta bantuan, namun penduduk desa tak mau percaya. Akhirnya si anak hanya bisa melihat domba-dombanya disantap serigala dari kejauhan.
Seorang anak penggembala yang melakukan kegiatan yang sama merasa bosan dan berfikir untuk mengerjai penduduk desa. Si anak berteriak minta bantuan, namun penduduk desa tak mau percaya. Akhirnya si anak hanya bisa melihat domba-dombanya disantap serigala dari kejauhan. Ia berhasil menipu penduduk desa dua kali dengan berteriak “Ada serigala! Ada serigala!”. Suatu hari menjelang sore, tiba-tiba saja serigala sungguhan muncul dari dalam hutan.
Seorang anak penggembala yang melakukan kegiatan yang sama merasa bosan dan berfikir untuk mengerjai penduduk desa. Ia berhasil menipu penduduk desa dua kali dengan berteriak “Ada serigala! Ada serigala!”. Suatu hari menjelang sore, tiba-tiba saja serigala sungguhan muncul dari dalam hutan. Si anak berteriak minta bantuan, namun penduduk desa tak mau percaya. Akhirnya si anak hanya bisa melihat domba-dombanya disantap serigala dari kejauhan.
Iklan
F. Freelancer4
Master Teacher
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia