Iklan

Pertanyaan

Perhatikan cerita di bawah ini! Deo seekor burung nuri. Tinggal di hutan luas bersama binatang lainnya. Merasa paling tampan, Deo menjadi sombong. Tidak mau bergaul dengan teman-temannya dan suka memamerkan diri. Pada suatu hari, Deo terbang sendirian mengelilingi hutan. Tanpa sengaja, ia menabrak ranting pohon yang tinggi. Sayapnya patah. Ia terjatuh ke tanah. Deo merasa kesakitan dan tidak dapat menggerakkan tubuhnya. Tiba-tiba, Deo mendengar suara elang di kejauhan. Suara itu semakin dekat. Deo sangat ketakutan. Jantungnya berdegup kencang. Ia begitu lemah dan tidak berdaya. Elang itu kini terbang melayang di atasnya, siap untuk menerkamnya. Ketika Elang itu hendak memangsa Deo, sekawanan burung datang ke tempat itu. Mereka bersuara ribut untuk mengusir Elang. Melihat sekelompok burung yang cukup banyak tersebut, Elang mengurungkan niatnya. Terbang menjauh dan mencari mangsa lainnya. Deo yang masih tergeletak di tanah merasa terharu. Ternyata, kawanan burung itu teman-temannya sendiri yang selama ini tidak diperdulikannya. Mereka lalu terbang menghampiri Deo dan membawanya pulang ke rumahnya. Sejak saat itu, Deo tidak sombong lagi. Ia kini senang bermain bersama teman-temannya yang baik hati (Sumber: diadaptasi dari bsd.pendidikan.id pada 06 April 2021) Ringkasan cerita di atas berdasarkan alur yang dialami tokoh adalah ….

Perhatikan cerita di bawah ini!
 

     Deo seekor burung nuri. Tinggal di hutan luas bersama binatang lainnya. Merasa paling tampan, Deo menjadi sombong. Tidak mau bergaul dengan teman-temannya dan suka memamerkan diri. 

     Pada suatu hari, Deo terbang sendirian mengelilingi hutan. Tanpa sengaja, ia menabrak ranting pohon yang tinggi. Sayapnya patah. Ia terjatuh ke tanah. Deo merasa kesakitan dan tidak dapat menggerakkan tubuhnya. Tiba-tiba, Deo mendengar suara elang di kejauhan. Suara itu semakin dekat. Deo sangat ketakutan. Jantungnya berdegup kencang. Ia begitu lemah dan tidak berdaya. Elang itu kini terbang melayang di atasnya, siap untuk menerkamnya.

     Ketika Elang itu hendak memangsa Deo, sekawanan burung datang ke tempat itu. Mereka bersuara ribut untuk mengusir Elang. Melihat sekelompok burung yang cukup banyak tersebut, Elang mengurungkan niatnya. Terbang menjauh dan mencari mangsa lainnya.

     Deo yang masih tergeletak di tanah merasa terharu. Ternyata, kawanan burung itu teman-temannya sendiri yang selama ini tidak diperdulikannya. Mereka lalu terbang menghampiri Deo dan membawanya pulang ke rumahnya. Sejak saat itu, Deo tidak sombong lagi. Ia kini senang bermain bersama teman-temannya yang baik hati 

(Sumber: diadaptasi dari bsd.pendidikan.id pada 06 April 2021)


Ringkasan cerita di atas berdasarkan alur yang dialami tokoh adalah ….space 

  1. Deo seekor burung nuri yang sombong.  Pada suatu hari, Deo terbang sendirian mengelilingi hutan. Tanpa sengaja, ia menabrak ranting pohon yang tinggi. Tiba-tiba, Deo mendengar suara elang di kejauhan. Ia begitu lemah dan tidak berdaya. Elang itu kini siap untuk menerkamnya. Kemudian sekawanan teman-teman Deo datang ke tempat itu. Mereka bersuara ribut dan berhasil mengusir Elang. Sejak saat itu, Deo tidak sombong lagi. Ia kini senang bermain bersama teman-temannya yang baik hati.space 

  2. Pada suatu hari, Deo terbang sendirian mengelilingi hutan. Tanpa sengaja, ia menabrak ranting pohon yang tinggi. Tiba-tiba, Deo mendengar suara elang di kejauhan. Ia begitu lemah dan tidak berdaya. Elang itu kini siap untuk menerkamnya. Kemudian sekawanan teman-teman Deo datang ke tempat itu. Mereka bersuara ribut dan berhasil mengusir Elang. space 

  3. Pada suatu hari, Deo terbang sendirian mengelilingi hutan. Tanpa sengaja, ia menabrak ranting pohon yang tinggi. Tiba-tiba, Deo mendengar suara elang di kejauhan. Mereka bersuara ribut dan berhasil mengusir Elang. Sejak saat itu, Deo tidak sombong lagi. space 

  4. Deo seekor burung nuri yang sombong. Ia begitu lemah dan tidak berdaya. Elang itu kini siap untuk menerkamnya. Sejak saat itu, Deo tidak sombong lagi. Ia kini senang bermain bersama teman-temannya yang baik hati.space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

17

:

29

:

57

Klaim

Iklan

F. Freelancer4

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah A.

jawaban yang tepat adalah A.space 

Pembahasan

Bagian-bagian alur pada cerita fiksi yaitu bagian awal, tengah, dan akhir. Ringkasan dari cerita di atas berdasarkan alur cerita dengan penambahan kata sambung serta antiklimaks pada ringkasan agar ceritanya menjadi runtut sebagai berikut. Ringkasan: Deo seekor burung nuri yang sombong. Pada suatu hari, Deo terbang sendirian mengelilingi hutan. Tanpa sengaja, ia menabrak ranting pohon yang tinggi. Tiba-tiba, Deo mendengar suara elang di kejauhan. Ia begitu lemah dan tidak berdaya. Elang itu kini siap untuk menerkamnya. Kemudian sekawanan teman-teman Deo datang ke tempat itu. Mereka bersuara ribut dan berhasil mengusir Elang. Sejak saat itu, Deo tidak sombong lagi. Ia kini senang bermain bersama teman-temannya yang baik hati. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Bagian-bagian alur pada cerita fiksi yaitu bagian awal, tengah, dan akhir.  Ringkasan dari cerita di atas berdasarkan alur cerita dengan penambahan kata sambung serta antiklimaks pada ringkasan agar ceritanya menjadi runtut sebagai berikut.

Ringkasan: 
Deo seekor burung nuri yang sombong.  Pada suatu hari, Deo terbang sendirian mengelilingi hutan. Tanpa sengaja, ia menabrak ranting pohon yang tinggi. Tiba-tiba, Deo mendengar suara elang di kejauhan. Ia begitu lemah dan tidak berdaya. Elang itu kini siap untuk menerkamnya. Kemudian sekawanan teman-teman Deo datang ke tempat itu. Mereka bersuara ribut dan berhasil mengusir Elang. Sejak saat itu, Deo tidak sombong lagi. Ia kini senang bermain bersama teman-temannya yang baik hati.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan cerita di bawah ini! Alkisah, ada seekor angsa yang dapat mengeluarkan sebutir telur emas setiap hari. Angsa itu dimiliki seorang petani dan istrinya. Mereka bisa hidup nyaman dan berk...

2

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia