Iklan
Pertanyaan
Perhatikan cerita di bawah ini!
Hiduplah seorang pria tua yang memiliki empat orang anak. Ia ingin anak-anaknya tidak menjadi manusia yang terlalu cepat menghakimi sesuatu. Untuk itu, ia mengirimkan mereka untuk melihat pohon pir yang berada jauh dari rumah mereka. Masing-masing anak diminta pergi di musim berbeda, yakni musim dingin, semi, panas, dan gugur.
Saat keempatnya kembali, sang ayah bertanya tentang apa yang mereka lihat. Anak pertama mengatakan pohon itu terlihat jelek, gundul, dan bengkok terkena angin. Sebaliknya, anak kedua mengatakan pohon itu dipenuhi tunas dan terlihat menjanjikan. Lalu, anak ketiga mengatakan kalau pohon tersebut dipenuhi bunga-bunga yang wangi. Terakhir, anak keempat mengatakan kalau si pohon memiliki banyak buah yang terlihat nikmat.
Sang ayah menjelaskan kalau semua yang mereka lihat itu benar. Masing-masing dari mereka hanya melihat pohon itu dalam satu musim saja. Ia lalu berujar, kalau mereka tidak boleh menilai pohon, apalagi manusia, hanya dari satu sisi saja.
(Sumber: diadaptasi dari news.schmu.id pada 07 April 2021)
Ringkasan cerita di atas berdasarkan alur yang dialami tokoh adalah ….
Sang ayah menjelaskan kalau semua yang mereka lihat itu benar. Masing-masing dari mereka hanya melihat pohon itu dalam satu musim saja. Ia lalu berujar, kalau mereka tidak boleh menilai pohon, apalagi manusia, hanya dari satu sisi saja.
Hiduplah seorang pria tua yang memiliki empat orang anak. Anak pertama mengatakan pohon terlihat jelek dan gundul, kedua mengatakan pohon dipenuhi tunas, ketiga mengatakan pohon dipenuhi bunga wangi, dan terakhir melihat banyak buah.
Hiduplah seorang pria tua yang memiliki empat orang anak. Masing-masing anak diminta melihat pohon pir yang jauh dari rumah pada 4 musim yang berbeda. Anak pertama mengatakan pohon terlihat jelek dan gundul, kedua mengatakan pohon dipenuhi tunas, ketiga mengatakan pohon dipenuhi bunga wangi, dan terakhir melihat banyak buah. Ia lalu berujar, kalau mereka tidak boleh menilai pohon, apalagi manusia, hanya dari satu sisi saja.
Hiduplah seorang pria tua yang memiliki empat orang anak. Ia lalu berujar, kalau mereka tidak boleh menilai pohon, apalagi manusia, hanya dari satu sisi saja. Masing-masing anak diminta melihat pohon pir yang jauh dari rumah pada 4 musim yang berbeda. Anak pertama mengatakan pohon terlihat jelek dan gundul, kedua mengatakan pohon dipenuhi tunas, ketiga mengatakan pohon dipenuhi bunga wangi, dan terakhir melihat banyak buah.
Iklan
A. Rahmawati
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia