Roboguru

Perbedaan jumlah ATP yang dihasilkan pada respirasi aerob dan respirasi anaerob dapat terjadi karena....

Perbedaan jumlah ATP yang dihasilkan pada respirasi aerob dan respirasi anaerob dapat terjadi karena....

  1. sebagian besar energi pada respirasi anaerob terperangkap pada senyawa hasil akhir

  2. pada tahap glikolisis respirasi anaerob terjadi penguraian sempurna senyawa karbon

  3. seluruh tahap reaksi pada respirasi aerob dihasilkan energi dalam bentuk ATP

  4. pada respirasi aerob, hasil dari glikolisis akan memasuki transpor elektron yang menghasilkan ATP dalam jumlah besar

  5. Pada tahap glikolisis respirasi aerob dihasilkan NADH, FADH subscript 2, dan ATP dalam jumlah besar saat memasuki transpor elektron

Jawaban:

        

 

Respirasi aerob merupakan respirasi yang memerlukan oksigen dari udara. Proses respirasi aerob mengubah energi kimia yang terkandung  dalam sari makanan (glukosa) menjadi energi kimia dalam bentuk ATP. Respirasi aerob memiliki 4 tahapan yaitu glikolisis dihasilkan 2 ATP, siklus Krebs 2 ATP, 6 NADH, dan 2 FADH subscript 2 dan pada tahap transpor elektron NADH dan FADH subscript 2  tersebut diubah menjadi 34 ATP, sehingga total ATP yang dihasilkan adalah 36 ATP. Sedangkan, pada respirasi anaerob ATP hanya dihasilkan dari proses glikolisis yaitu sebanyak 2 ATP. Jadi, perbedaan jumlah ATP yang dihasilkan pada respirasi aerob dan respirasi anaerob adalah pada respirasi aerob, hasil dari glikolisis akan memasuki transpor elektron yang menghasilkan ATP dalam jumlah besar.

0

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved