Iklan

Pertanyaan

Cermatilah teks berikut. 


(1) Instruksi social distancing dan work from home sejatinya telah mengubah preferensi masyarakat dalam bertransaksi. (2) Budaya transaksi mulai berubah imbauan menghindari kerumunan di ruang publik kini memaksa nasabah mengurangi aktivitas lewat mesin ATM maupun kantor cabang bank. (3) Konsekuensinya layanan pembayaran digital lewat gawai cerdas kian menjadi primadona. (4) Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa budaya transaksi tunai masih menjadi pilihan utama masyarakat. (5) Survei PayPal (2017) menunjukkan 73% penduduk Indonesia lebih menyukai transaksi tunai.

(Sumber: Detik.comspace 

Perbaikan terhadap kesalahan ejaan dan penggunaan tanda baca pada kalimat (2) paragraf tersebut dapat dilakukan dengan cara ....

Perbaikan terhadap kesalahan ejaan dan penggunaan tanda baca pada kalimat (2) paragraf tersebut dapat dilakukan dengan cara ....space 

  1. menambah kata baik sebelum lewat dan menambah titik koma setelah berubah.space 

  2. mengubah imbauan menjadi himbauan dan menambahkan koma setelah publik.space 

  3. mengubah di ruang menjadi pada ruang dan menambahkan koma setelah publik.space 

  4. mengubah di ruang menjadi pada ruang dan menambahkan koma sebelum lewat.space 

  5. mengganti kini dengan sekarang dan menambahkan koma sebelum kata lewat.space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

12

:

05

:

32

Klaim

Iklan

N. Faizah

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Suryakancana

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang benar adalah A.

jawaban yang benar adalah A.space 

Pembahasan

Kalimat efektif adalahkalimat yang mudah dipahami oleh orang lain dengan tepat. Kalimat yang dimaksud bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan. Terdapat beberapa syarat agar suatu kalimat bisa disebut sebagai kalimat efektif, yaitu sebagai berikut. Kesatuan Kesatuan dalam kalimat efektif berarti adanya keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang digunakan. Ciri-ciri kesatuan dalam kalimat bisa berupa subjek dan predikat jelas, tidak terdapat subjek ganda, predikat tidak didahului dengan kata yang, dan sebagainya. Contoh: Bahasa Indonesia yang berasal dari Melayu. (Salah) Bahasa Indonesia berasal dari Melayu. (Benar) Kehematan Dalam menyusun kalimat efektif, penulis harus berusaha menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat di sini berarti tidak menggunakan kata-kata mubazir, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak, dan tidak mengulang subjek. Syarat kehematan ini membuat kalimat efektif menjadi padat dan berisi. Contoh: Para tamu-tamu. (Salah) Para tamu/Tamu-tamu. (Benar) Kelogisan Sesuai dengan karakteristiknya, kalimat efektif harus memiliki ide yang dapat diterima oleh akal. Selain itu, penulisannya harus sesuai dengan ejaan yang berlaku. Contoh: Mayat kucing yang meninggal itu sebelumnya mondar-mandir di sekitar rumah. (Salah) Sebelum meninggal, kucing yang ditemukan mayatnya itu sering mondar-mandir di sekitar rumah. (Benar) Kepaduan (Koherensi) Syarat ini masih berkaitan dengan kelogisan kalimat. Pilihan kata dalam menyusun kalimat harus berhubungan (koheren) sehingga membuat kalimat menjadi utuh dan tidak sumbang. Kepaduan pada kalimat bisa rusak apabila penulis salah menempatkan pola kalimat atau menyisipkan kata yang tidak sesuai dengan predikat dan objek. Contoh: DPR membahas daripada kehendak rakyat. (Salah) DPR membahas kehendak rakyat. (Benar) Keparalelan Keparalelan merupakan kesamaan bentuk yang digunakan dalam suatu kalimat. Apabila kata pertama berbentuk kata kerja, maka kata berikutnya juga harus berbentuk sama. Contoh: Guru menjelaskan dan penerapan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Salah) Guru menjelaskan dan memaparkan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Benar) Kebenaran Kalimat efektif bahasa Indonesia harus mengacu pada penulisan baik dan benar sesuai ejaan yang dianjurkan. Kaidah kebahasaannya mengikuti tata bahasa baku dalam PUEBI dan KBBI. Kesalahan ejaan dalam teks tersebut yaitumenambah kata baik sebelum lewat dan menambah titik koma setelah berubah. Hal ini dapat diterapkan sebagai berikut. (1) Instruksi social distancing dan work from home sejatinya telah mengubah preferensi masyarakat dalam bertransaksi. (2) Budaya transaksi mulai berubah imbauan menghindari kerumunan di ruang publik kini memaksa nasabah mengurangi aktivitas lewat mesin ATM maupun kantor cabang bank. (3) Konsekuensinya layanan pembayaran digital lewat gawai cerdas kian menjadi primadona. (4) Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa budaya transaksi tunai masih menjadi pilihan utama masyarakat. (5) Survei PayPal (2017) menunjukkan 73% penduduk Indonesia lebih menyukai transaksi tunai. Paragraf tersebut diubah menjadi: (1) Instruksi social distancing dan work from home sejatinya telah mengubah preferensi masyarakat dalam bertransaksi. (2) Budaya transaksi mulai berubah; imbauan menghindari kerumunan di ruang publik kini memaksa nasabah mengurangi aktivitas baik lewat mesin ATM maupun kantor cabang bank. (3) Konsekuensinya layanan pembayaran digital lewat gawai cerdas kian menjadi primadona. (4) Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa budaya transaksi tunai masih menjadi pilihan utama masyarakat. (5) Survei PayPal (2017) menunjukkan 73% penduduk Indonesia lebih menyukai transaksi tunai. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A.

    Kalimat efektif adalah kalimat yang mudah dipahami oleh orang lain dengan tepat. Kalimat yang dimaksud bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan. 

    Terdapat beberapa syarat agar suatu kalimat bisa disebut sebagai kalimat efektif, yaitu sebagai berikut.

  • Kesatuan

    Kesatuan dalam kalimat efektif berarti adanya keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang digunakan. Ciri-ciri kesatuan dalam kalimat bisa berupa subjek dan predikat jelas, tidak terdapat subjek ganda, predikat tidak didahului dengan kata yang, dan sebagainya.

Contoh:

  1. Bahasa Indonesia yang berasal dari Melayu. (Salah)
  2. Bahasa Indonesia berasal dari Melayu. (Benar)
  • Kehematan

    Dalam menyusun kalimat efektif, penulis harus berusaha menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat di sini berarti tidak menggunakan kata-kata mubazir, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak, dan tidak mengulang subjek. Syarat kehematan ini membuat kalimat efektif menjadi padat dan berisi.

Contoh:

  1. Para tamu-tamu. (Salah)
  2. Para tamu/Tamu-tamu. (Benar)
  • Kelogisan

    Sesuai dengan karakteristiknya, kalimat efektif harus memiliki ide yang dapat diterima oleh akal. Selain itu, penulisannya harus sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Contoh:

  1. Mayat kucing yang meninggal itu sebelumnya mondar-mandir di sekitar rumah. (Salah)
  2. Sebelum meninggal, kucing yang ditemukan mayatnya itu sering mondar-mandir di sekitar rumah. (Benar)
  • Kepaduan (Koherensi)

    Syarat ini masih berkaitan dengan kelogisan kalimat. Pilihan kata dalam menyusun kalimat harus berhubungan (koheren) sehingga membuat kalimat menjadi utuh dan tidak sumbang. Kepaduan pada kalimat bisa rusak apabila penulis salah menempatkan pola kalimat atau menyisipkan kata yang tidak sesuai dengan predikat dan objek.

Contoh:

  1. DPR membahas daripada kehendak rakyat. (Salah)
  2. DPR membahas kehendak rakyat. (Benar)
  • Keparalelan

    Keparalelan merupakan kesamaan bentuk yang digunakan dalam suatu kalimat. Apabila kata pertama berbentuk kata kerja, maka kata berikutnya juga harus berbentuk sama.

Contoh:

  1. Guru menjelaskan dan penerapan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Salah)
  2. Guru menjelaskan dan memaparkan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Benar)
  • Kebenaran

    Kalimat efektif bahasa Indonesia harus mengacu pada penulisan baik dan benar sesuai ejaan yang dianjurkan. Kaidah kebahasaannya mengikuti tata bahasa baku dalam PUEBI dan KBBI.

    Kesalahan ejaan dalam teks tersebut yaitu menambah kata baik sebelum lewat dan menambah titik koma setelah berubah.

Hal ini dapat diterapkan sebagai berikut.

(1) Instruksi social distancing dan work from home sejatinya telah mengubah preferensi masyarakat dalam bertransaksi. (2) Budaya transaksi mulai berubah imbauan menghindari kerumunan di ruang publik kini memaksa nasabah mengurangi aktivitas lewat mesin ATM maupun kantor cabang bank. (3) Konsekuensinya layanan pembayaran digital lewat gawai cerdas kian menjadi primadona. (4) Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa budaya transaksi tunai masih menjadi pilihan utama masyarakat. (5) Survei PayPal (2017) menunjukkan 73% penduduk Indonesia lebih menyukai transaksi tunai.

Paragraf tersebut diubah menjadi:

(1) Instruksi social distancing dan work from home sejatinya telah mengubah preferensi masyarakat dalam bertransaksi. (2) Budaya transaksi mulai berubah; imbauan menghindari kerumunan di ruang publik kini memaksa nasabah mengurangi aktivitas baik lewat mesin ATM maupun kantor cabang bank. (3) Konsekuensinya layanan pembayaran digital lewat gawai cerdas kian menjadi primadona. (4) Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa budaya transaksi tunai masih menjadi pilihan utama masyarakat. (5) Survei PayPal (2017) menunjukkan 73% penduduk Indonesia lebih menyukai transaksi tunai.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Perbaikan kesalahan penulisan kata pada kalimat tersebut adalah ....

2

2.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia