Iklan

Pertanyaan

Bacalah teks berikut.


(1) Dalam bahasa Indonesia, pring artinya bambu. Seperti namanya, Boon Pring adalah destinasi hutan bambu. (2) Di sana ada kolam renang buatan. Lokasinya juga keren. Orang-orang sekarang bilang instagrammable. (3) Hutan bambu yang luasnya 24 hektare itu, sangat cocok untuk wisata alam bersama keluarga. (4) Rimbun tapi tidak menakutkan. Lalu. karena suasananya sejuk, lokasi wisata tersebut memang layak dikunjungi untuk bersantai. (5) Di sana setidaknya ada 25 varitas bambu, mulai petung, apus, tutul, kuning, pagar, amplex dan banyak lagi.

(Sumber Kompas.com) space 

Perbaikan kesalahan ejaan dan penggunaan tanda baca pada kalimat (5) dalam teks tersebut dapat dilakukan dengan cara ...

Perbaikan kesalahan ejaan dan penggunaan tanda baca pada kalimat (5) dalam teks tersebut dapat dilakukan dengan cara ...space 

  1. Mengubah varitas menjadi varietas dan menambah koma sebelum kata dan.space 

  2. Mengubah varitas menjadi varietas dan banyak lagi menjadi dan lain-lain.space 

  3. Mengubah di sana menjadi di situ dan menghilangkan koma setelah bambu.space 

  4. Mengubah di sana menjadi di situ dan menambah koma sebelum kata dan.space 

  5. Mengubah varitas menjadi varietas dan menghilangkan koma setelah bambu. space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

43

:

45

Klaim

Iklan

N. Faizah

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Suryakancana

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah A.

jawaban yang tepat adalah A.space 

Pembahasan

Kalimat efektif adalahkalimat yang mudah dipahami oleh orang lain dengan tepat. Kalimat yang dimaksud bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan. Terdapat beberapa syarat agar suatu kalimat bisa disebut sebagai kalimat efektif, yaitu sebagai berikut. Kesatuan Kesatuan dalam kalimat efektif berarti adanya keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang digunakan. Ciri-ciri kesatuan dalam kalimat bisa berupa subjek dan predikat jelas, tidak terdapat subjek ganda, predikat tidak didahului dengan kata yang, dan sebagainya. Contoh: Bahasa Indonesia yang berasal dari Melayu. (Salah) Bahasa Indonesia berasal dari Melayu. (Benar) Kehematan Dalam menyusun kalimat efektif, penulis harus berusaha menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat di sini berarti tidak menggunakan kata-kata mubazir, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak, dan tidak mengulang subjek. Syarat kehematan ini membuat kalimat efektif menjadi padat dan berisi. Contoh: Para tamu-tamu. (Salah) Para tamu/Tamu-tamu. (Benar) Kelogisan Sesuai dengan karakteristiknya, kalimat efektif harus memiliki ide yang dapat diterima oleh akal. Selain itu, penulisannya harus sesuai dengan ejaan yang berlaku. Contoh: Mayat kucing yang meninggal itu sebelumnya mondar-mandir di sekitar rumah. (Salah) Sebelum meninggal, kucing yang ditemukan mayatnya itu sering mondar-mandir di sekitar rumah. (Benar) Kepaduan (Koherensi) Syarat ini masih berkaitan dengan kelogisan kalimat. Pilihan kata dalam menyusun kalimat harus berhubungan (koheren) sehingga membuat kalimat menjadi utuh dan tidak sumbang. Kepaduan pada kalimat bisa rusak apabila penulis salah menempatkan pola kalimat atau menyisipkan kata yang tidak sesuai dengan predikat dan objek. Contoh: DPR membahas daripada kehendak rakyat. (Salah) DPR membahas kehendak rakyat. (Benar) Keparalelan Keparalelan merupakan kesamaan bentuk yang digunakan dalam suatu kalimat. Apabila kata pertama berbentuk kata kerja, maka kata berikutnya juga harus berbentuk sama. Contoh: Guru menjelaskan dan penerapan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Salah) Guru menjelaskan dan memaparkan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Benar) Kebenaran Kalimat efektif bahasa Indonesia harus mengacu pada penulisan baik dan benar sesuai ejaan yang dianjurkan. Kaidah kebahasaannya mengikuti tata bahasa baku dalam PUEBI dan KBBI. Teks tersebut merupakan bagian dari teks laporan hasil observasi mengenai destinasi hutan bambu. Terdapat kesalahan penggunaan ejaan yang ada pada kalimat nomor (5) yaitu menggunaan istilah varitas . Varitas merupakan bentuk tidak baku dari kata varietas. Menurut KBBI varietas merupakan kelompok tanaman (seperti perdu) dalam jenis atau spesies tertentu yang dapat dibedakan dari kelompok lain berdasarkan suatu sifat atau sifat tertentu. Selain kesalahan penggunaan ejaan, pada kalimat nomor (5) pun terdapat kurangnya menggunaan tanda baca koma (,) setelah kata dan . Jika diubah kalimat tersebut berubah menjadi sebagai berikut. Di sana setidaknya ada 25 varietas bambu, mulai petung, apus, tutul, kuning, pagar, amplex , dan banyak lagi. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A .

    Kalimat efektif adalah kalimat yang mudah dipahami oleh orang lain dengan tepat. Kalimat yang dimaksud bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan. 

    Terdapat beberapa syarat agar suatu kalimat bisa disebut sebagai kalimat efektif, yaitu sebagai berikut.

  • Kesatuan

    Kesatuan dalam kalimat efektif berarti adanya keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang digunakan. Ciri-ciri kesatuan dalam kalimat bisa berupa subjek dan predikat jelas, tidak terdapat subjek ganda, predikat tidak didahului dengan kata yang, dan sebagainya.

Contoh:

  1. Bahasa Indonesia yang berasal dari Melayu. (Salah)
  2. Bahasa Indonesia berasal dari Melayu. (Benar)
  • Kehematan

    Dalam menyusun kalimat efektif, penulis harus berusaha menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat di sini berarti tidak menggunakan kata-kata mubazir, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak, dan tidak mengulang subjek. Syarat kehematan ini membuat kalimat efektif menjadi padat dan berisi.

Contoh:

  1. Para tamu-tamu. (Salah)
  2. Para tamu/Tamu-tamu. (Benar)
  • Kelogisan

    Sesuai dengan karakteristiknya, kalimat efektif harus memiliki ide yang dapat diterima oleh akal. Selain itu, penulisannya harus sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Contoh:

  1. Mayat kucing yang meninggal itu sebelumnya mondar-mandir di sekitar rumah. (Salah)
  2. Sebelum meninggal, kucing yang ditemukan mayatnya itu sering mondar-mandir di sekitar rumah. (Benar)
  • Kepaduan (Koherensi)

    Syarat ini masih berkaitan dengan kelogisan kalimat. Pilihan kata dalam menyusun kalimat harus berhubungan (koheren) sehingga membuat kalimat menjadi utuh dan tidak sumbang. Kepaduan pada kalimat bisa rusak apabila penulis salah menempatkan pola kalimat atau menyisipkan kata yang tidak sesuai dengan predikat dan objek.

Contoh:

  1. DPR membahas daripada kehendak rakyat. (Salah)
  2. DPR membahas kehendak rakyat. (Benar)
  • Keparalelan

    Keparalelan merupakan kesamaan bentuk yang digunakan dalam suatu kalimat. Apabila kata pertama berbentuk kata kerja, maka kata berikutnya juga harus berbentuk sama.

Contoh:

  1. Guru menjelaskan dan penerapan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Salah)
  2. Guru menjelaskan dan memaparkan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Benar)
  • Kebenaran

    Kalimat efektif bahasa Indonesia harus mengacu pada penulisan baik dan benar sesuai ejaan yang dianjurkan. Kaidah kebahasaannya mengikuti tata bahasa baku dalam PUEBI dan KBBI.

    Teks tersebut merupakan bagian dari teks laporan hasil observasi mengenai destinasi hutan bambu. Terdapat kesalahan penggunaan ejaan yang ada pada kalimat nomor (5) yaitu menggunaan istilah varitas. Varitas merupakan bentuk tidak baku dari kata varietas. Menurut KBBI varietas merupakan kelompok tanaman (seperti perdu) dalam jenis atau spesies tertentu yang dapat dibedakan dari kelompok lain berdasarkan suatu sifat atau sifat tertentu. Selain kesalahan penggunaan ejaan, pada kalimat nomor (5) pun terdapat kurangnya menggunaan tanda baca koma (,) setelah kata dan.

Jika diubah kalimat tersebut berubah menjadi sebagai berikut.

Di sana setidaknya ada 25 varietas bambu, mulai petung, apus, tutul, kuning, pagar, amplex, dan banyak lagi.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

8

minahh

Bantu banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Perbaikan kesalahan penulisan kata pada kalimat tersebut adalah ....

2

2.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia