Roboguru

Perang Padri pada awalnya adalah perang saudara antara…

Pertanyaan

Perang Padri pada awalnya adalah perang saudara antara…

Pembahasan Soal:

Pada awal abad ke-20, muncul sebuah gerakan bernama Gerakan Padri. Gerakan ini bertujuan untuk memperbaik masyarakat Minangkabau dan akan mengembalikannya pada keadaan yang sesuai dengan ajaran Islam. Akan tetapi, gerakan Padri ini mendapatkan penolakan dari kelompok adat. Alhasil kontak fisik diantara kedua kelompok ini pun tidak bisa dihindari, bahkan konflik tersebut meluas hingga ke Lawas, Alahan Panjang, Tanah Datar, dan Bonjol. Adapun pemimpin Gerakan Padri di Bonjol yaitu Tuanku Imam Bonjol. Namun, ketika Belanda menerima penyerahan kembali daerah Sumatera Barat dari Inggris, maka perlawanan kaum Padri diarahkan kepada kekuasaan Belanda yang dianggap membantu kaum adat. Selanjutnya, terjadi perubahan pola konflik dari konflik antar golongan masyarakat menjadi konflik rakyat Minang melawan Belanda atau perlawanan rakyat Sumatera Barat terhadap Belanda yang ingin menguasai kembali daerah Sumatera Barat.

Dengan demikian, Perang Padri pada awalnya adalah perang saudara antara Kaum Padri dan Kaum Adat.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

M. Azisy

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 11 Juli 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Latar belakang terjadinya perang antara Kaum Paderi dan Kaum Adat adalah...

Pembahasan Soal:

Latar belakang awal yang menyebabkan perseteruan antara kaum adat dan paderi di tanah Minang adalah usaha yang dilakukan kelompok paderi yang agamis untuk memurnikan ajaran Islam. Usaha ini dilakukan dengan cara melarang praktek - praktek peradatan yang bertentangan dengan ajaran Islam seperti sabung ayam. Kelompok adat tidak menerima tindakan kaum paderi tersebut sehingga kemudian terjadi pertentangan yang berujung konflik bersenjata. Hal ini makin diperkeruh dengan hadirnya Belanda yang makin mengadu domba kedua belah pihak.

Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah B.

0

Roboguru

Peristiwa Perang Padri diawali ketika Haji Miskin dari golongan agama melakukan ....

Pembahasan Soal:

Perang Padri dilatarbelakangi oleh kepulangan tiga orang haji dari Mekkah sekitar tahun 1803, yaitu Haji Miskin, Haji Sumanik dan Haji Piobagng yang ingin memperbaiki syariat Islam yang belum sempurna dijalankan oleh masyarakat Minangkabau. Perang ini disebabkan oleh Haji Miskin yang membakar balai yang biasa dipakai untuk sabung ayam hingga memicu kemarahan Kaum Adat. Haji Miskin dikejar dan berhasil mengamankan diri di Kota Lawas, kemudian mendapatkan perlindungan dari Tuanku Mensiangan atau dikenal juga Tuanku Pasaman, seorang panglima Kaum Padri. Berawal dari tindakan pembakaran balai, masing-masing kaum mulai mengumpulkan pengikut dan mempertahankan argumen masing-masing. Bersama Haji Miskin, terdapat setidaknya delapan ulama seperti Tuanku nan Renceh, Tuanku Lubuk Aur, Tuanku Berapi, Tuanku Padang Lawas, Tuanku Padang Luar, Tuanku Galung, Tuanku Biaro, dan Tuanku Kapau.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E. 

0

Roboguru

Berikut ini yang merupakan latar belakang dari Perang Padri adalah ....

Pembahasan Soal:

Perang antara golongan ulama melawan golongan adat di tanah Minang ini tidak terlepas dari konteks sosial dan kebudayaan di tanah Minang pada waktu itu. Saat itu, di abad 16 masehi, masyarakat Minangkabau telah memeluk agama Islam. Setelah itu muncul sistem tiga raja: Raja Alam (raja dunia), Raja Adat (raja hukum adat), dan Raja Ibadat (raja agama islam). Pada saat itu, kaum adat berupaya mempertahankan kebudayaannya seperti berjudi, sabung ayam, dan meminum minuman keras. Sedangkan kaum padri berupaya untuk memurnikan ajaran agama Islam di Minangkabau.

Berdasarkan pembahasan di atas, maka jawaban yang tepat adalah B.undefined 

1

Roboguru

Perang Padri merupakan perlawanan rakyat terhadap pemerintah kolonial Belanda yang terjadi di Minangkabau pada 1821-1837. Terjadinya perang tersebut bermula dari pertentangan antara kaum . . . dan kau...

Pembahasan Soal:

Perang Padri bermula dari pertentangan antara kaum ulama dan kaum adat dalam masalah praktik keagamaan. Keberadaan kaum ulama dalam masyarakat mudah dikenali dari penampilannya. Mereka biasa berpakaian putih dan berserban. Mereka dijuluki kaum Padri. Sementara itu, kaum adat merupakan kaum yang masih memegang teguh adat dan menjalankan kebiasaan lama seperti berjudi, menyabung ayam, dan mengonsumsi minuman keras.

Dengan demikian perlawanan rakyat terhadap pemerintah kolonial Belanda yang terjadi di Minangkabau tersebut bermula dari pertentangan antara kaum ulama dan kaum adat.

0

Roboguru

Perang Padri merupakan perlawanan rakyat Minangkabau yang terjadi dalam tiga fase. Deskripsikan jalannya perlawanan rakyat tersebut pada fase pertama!

Pembahasan Soal:

Perang Padri bermula dari pertentangan antara kaum ulama dan kaum adat dalam masalah praktik keagamaan. Jalannya Perang Padri dibagi menjadi tiga fase. Fase pertama diawali dengan penyerangan kaum Padri terhadap pos-pos dan pencegatan patroli-patroli BeIanda. Pasukan Padri dipimpin oleh Tuanku Pasamah dan Tuanku Nan Renceh. Pasukan Padri menang telak atas Belanda dan kaum adat Kaum Padri berhasil menguasai Sungai Puar, Guguk Sigandang, Tajong Alam, dan Bonio. Belanda yang kalah kemudian membuat kesepakatan untuk damai. Akan tetapi, Belanda justru memanfaatkan perdamaian tersebut untuk menguasai kembali beberapa wilayah yang sebelumnya telah berhasil dikuasai oleh kaum Padtri. Akibatnya, kaum Padri membatalkan perjanjian damai dan kembali melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Dengan demikian, fase pertama dimulai dengan penyerangan kaum Padri terhadap pos-pos dan pencegatan patroli-patroli BeIanda.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved