Iklan

Pertanyaan

Cermatilah kalimat-kalimat berikut. 

(1) Proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Soekarno-Hatta. 
(2) Dunia berharap semoga tidak terjadi Perang Dunia lagi. 
(3) Beliau membeli Batik Semarang dan Sarung Bugis. 
(4) Saya paling suka dengan buah jeruk bali.
(5) Mari makan bersama, Dik.space 

Penulisan ejaan yang salah terdapat pada kalimat bernomor ....

Penulisan ejaan yang salah terdapat pada kalimat bernomor ....space 

  1. (1) dan (2)space 

  2. (1) dan (3)space 

  3. (2) dan (3)space 

  4. (3) dan (4)space 

  5. (4) dan (5)space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

13

:

36

:

24

Klaim

Iklan

N. Faizah

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Suryakancana

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah C.

jawaban yang tepat adalah C.space 

Pembahasan

Ejaan adalah kaidah-kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi (kata, kalimat, dan sebagainya) dalambentuk tulisan (huruf-huruf) serta penggunaan tanda baca. Menyimpulkan kesalahan penggunaan ejaan artinya menyatakan atau menerangkan bagian yang tidak sesuai dengan kaidah. Kaidah mengenai ejaan terdapat dalam Pedoman Umum Ejaaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sesuai dengan Permendikbud Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Dilihat dari penjelasan tersebut, maka soal di atas memiliki kesalahan penggunaan ejaan yang dilihat dari penggunaan huruf kapital. Berikut merupakan ciri-ciri huruf kapital. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan. Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat. Catatan: Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. Huruf pertama nama diri geografi yang dipakai sebagai nama jenis tidak ditulis dengan huruf kapital. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah. Catatan: Huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipakai sebagai nama tidak ditulis dengan huruf kapital. Misalnya: Soekarno dan Hatta mem proklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia. Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia . Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat kita simpulkan bahwa penulisan ejaan yang salah terdapat pada kalimat bernomor 2 dan 3. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kata " Perang Dunia " (kalimat nomor (2)) dan kata " Batik Semaran g" dan " Sarung Bugis " (kalimat nomor (3)). Pada kalimat nomor (2) berikut " Dunia berharap semoga tidak terjadi Perang Dunia lagi" Istilah "Perang Dunia" tersebut bukan berupa nama sejarah, maka penulisannya harus menggunakan huruf kecil yaitu " perang dunia ". SedangkanPada kalimat nomor (3) berikut " Beliau membeli Batik Semarang dan Sarung Bugis ." Istilah "Batik Semarang" dan " Sarung Bugis " seharusnya huruf kapital hanya digunakan pada huruf pertama namabangsa, suku bangsadan bahasa,maka penulisannyamenjadi" Beliau membeli batik Semarang dan sarung Bugis ." Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

    Ejaan adalah kaidah-kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi (kata, kalimat, dan sebagainya) dalam bentuk tulisan (huruf-huruf) serta penggunaan tanda baca.
    Menyimpulkan kesalahan penggunaan ejaan artinya menyatakan atau menerangkan bagian yang tidak sesuai dengan kaidah. Kaidah mengenai ejaan terdapat dalam Pedoman Umum Ejaaan Bahasa Indonesia  (PUEBI) sesuai dengan Permendikbud Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.
    Dilihat dari penjelasan tersebut, maka soal di atas memiliki kesalahan penggunaan ejaan yang dilihat dari penggunaan huruf kapital. Berikut merupakan ciri-ciri huruf kapital.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat.
  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan.
  • Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung.
  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan
  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang.
  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.

Catatan: Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.
                  Huruf pertama nama diri geografi yang dipakai sebagai nama jenis tidak ditulis dengan huruf kapital.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya
  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah.

Catatan: Huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipakai sebagai nama tidak ditulis dengan huruf kapital.

Misalnya:

  • Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.
  • Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia.

     Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat kita simpulkan bahwa penulisan ejaan yang salah terdapat pada kalimat bernomor 2 dan 3. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kata "Perang Dunia" (kalimat nomor (2)) dan kata "Batik Semarang" dan "Sarung Bugis" (kalimat nomor (3)). Pada kalimat nomor (2) berikut "Dunia berharap semoga tidak terjadi Perang Dunia lagi" Istilah "Perang Dunia" tersebut bukan berupa nama sejarah, maka penulisannya harus menggunakan huruf kecil yaitu "perang dunia". Sedangkan Pada kalimat nomor (3) berikut "Beliau membeli Batik Semarang dan Sarung Bugis." Istilah "Batik Semarang" dan "Sarung Bugis" seharusnya huruf kapital hanya digunakan pada huruf pertama nama bangsa, suku bangsa dan bahasa, maka penulisannya menjadi "Beliau membeli batik Semarang dan sarung Bugis."

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Perbaikan kesalahan penulisan kata pada kalimat tersebut adalah ....

2

2.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia