Iklan

Pertanyaan

Perhatikan kutipan novel sejarah berikut ini!


    Hanya saja, untuk sementara Gendhuk Tri tak bisa berkutik. Ia berada di dalam ruang pertemuan, yang begitu banyak orang tak bergerak. Semua pusat perhatian tertuju kepada tiga orang yang duduk di kursi utama. Naraya Sanggrama Wijaya, yang elok rupawan dengan rambut panjang melengkung berombak. Pandangan matanya tajam, tetapi nampak lembut sekaligus. Dadanya bidang, terbuka, memperlihatkan kulit yang sangat halus.

Dikutip dari: Arswendo Atmowiloto, Senopati Pamungkas, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2016

Penggambaran tokoh Naraya Sanggrama Wijaya dilakukan melalui ....

Penggambaran tokoh Naraya Sanggrama Wijaya dilakukan melalui ....space 

  1. dialog tokoh Gendhuk Triundefined 

  2. catatan kaki oleh penulisspace 

  3. dialog tokoh Sanggrama Wijayaundefined 

  4. narasi yang dituliskan pengarangundefined 

  5. tindakan tokoh Sanggrama Wijayaundefined 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

04

:

41

:

02

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah pilihan D.

jawaban yang tepat adalah pilihan D.space 

Pembahasan

Pembahasan
lock

Penggambaran tokoh dalam sebuah karya fiksi dapat dilakukan dengan metode analitik dan metode dramatik. Metode analitik adalah metode yang menggambarkan tokoh dengan narasi yang dituliskan oleh pengarang, contoh: Lira tampak seperti dosen yang kejam padahal dialah dosen yang paling peduli dan ramah jika sudah menjalin keakraban, sedangkan metode dramatik adalah cara pengarang menggambarkantokoh dengan cara tidak langsung, bisa melalui pelukisan latar tokoh, melalui dialog antar tokoh, ataupun tindakan tokoh dalam cerita. Dari kutipan novel sejarah di atas, pengarang secara langsung mendeskripsikan bahwaNaraya Sanggrama Wijaya memiliki fisik rupawan dan tampak lembut (hatinya) meskipun dengan pandangan mata yang tajam. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan D.

Penggambaran tokoh dalam sebuah karya fiksi dapat dilakukan dengan metode analitik dan metode dramatik. Metode analitik adalah metode yang menggambarkan tokoh dengan narasi yang dituliskan oleh pengarang, contoh: Lira tampak seperti dosen yang kejam padahal dialah dosen yang paling peduli dan ramah jika sudah menjalin keakraban, sedangkan metode dramatik adalah cara pengarang menggambarkan tokoh dengan cara tidak langsung, bisa melalui pelukisan latar tokoh, melalui dialog antar tokoh, ataupun tindakan tokoh dalam cerita. Dari kutipan novel sejarah di atas, pengarang secara langsung mendeskripsikan bahwa Naraya Sanggrama Wijaya memiliki fisik rupawan dan tampak lembut (hatinya) meskipun dengan pandangan mata yang tajam.

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan D.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Perbedaan antara amanat dengan koda dalam teks cerita sejarah adalah ....

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2025 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia