Roboguru

Para pedagang Arab menyebut Zabag, Zabay, atau Sribusa untuk kerajaan ...

Pertanyaan

Para pedagang Arab menyebut Zabag, Zabay, atau Sribusa untuk kerajaan ... 

  1. Melayu space

  2. Sriwijaya space

  3. Holing space

  4. Mataram Kuno space

  5. Samudera Pasai space

Pembahasan Soal:

Para pedagang Arab pernah singgah di wilayah Zabag, Zabay, atau Sribusa. Tiga sebutan tersebut merujuk pada Kerajaan Sriwijaya. Hal ini dikarenakan kerajaan besar tersebut sangat terkenal sebab menguasai perdagangan di Selat Malaka. Pelabuhan Kerajaan Sriwijaya sangat ramai oleh para pedagang asing, termasuk para pedagang dari Arab. Hal ini menyebabkan kerajaan tersebut disebut sebagai Zabag, Zabay, atau Sribusa dalam berbagai berita-berita Arab.

Maka, jawaban yang tepat adalah B.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Salah satu kerajaan Maritim terbesar yang ada di wilayah Indonesia yaitu ....

Pembahasan Soal:

Pada abad ke-7, muncul kerajaan yang berkembang begitu pesat di wilayah Sumatra, yaitu Kerajaan Sriwijaya. Awalnya Kerajaan Sriwijaya ini muncul setelah munculnya kota-kota perdagangan. Wilayah pantai timur Sumatra merupakan wilayah yang sangat ramai, hal ini dikarenakan wilayah tersebut menjadi salah satu jalur perdagangan. Pada abad ke-7 M, Kerajaan Sriwijaya berhasil menguasai jalur perdagangan di Selat Sunda, Selat Malaka, Selat Bangka, dan Laut Jawa. Seperti yang disebutkan dalam Prasasti Ligor, pangkalan kerajaan Sriwijaya berfungsi untuk mengawasi perdagangan di Selat Malaka. Hingga abad ke-8 M, Kerajaan Sriwijaya berhasil menguasai jalur perdagangan di Asia Tenggara. Oleh karena kekuasaannya yang sangat luas, Sriwijaya menjadi kerajaan maritim terbesar di seluruh Asia Tenggara pada saat itu.

Denagn demikian, salah satu kerajaan maritim terbesar yang ada di wilayah Indonesia yaitu Kerajaan Sriwijaya.

Roboguru

Kerajaan Buddha pertama kali yang berkembang di Nusantara adalah ...

Pembahasan Soal:

DIketahui bahwa pada abad ke IV sampai abad ke VII, mulai muncul kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha di Indonesia. Berikut ini merupakan kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha awal yang muncul sekitar abad IV-VII.

  1. Kerajaan Kutai, muncul abad ke-IV (bercorak Hindu).
  2. Kerajaan Tarumanegara, muncul abad ke-V (bercorak Hindu).
  3. Kerajaan Sriwijaya, muncul abad ke-VII (bercorak Buddha).
  4. Kerajaan Kalingga, muncul abad ke-VII (bercorak Hindu).

Dari keempat kerajaan tersebut, Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan bercorak Buddha tertua yang pernah berdiri di Indonesia. Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan maritim terbesar di Nusantara. Adapun beberapa faktor yang mendukung Sriwijaya menjadi kerajaan maritim terbesar yang bertahan kurang lebih selama abad ke-VII-XIV, yaitu :

  1. memiliki armada laut yang kuat,
  2. terletak di wilayah yang strategis,
  3. menguasai jalur perdagangan (Jalur Sutera), dan
  4. memiliki pemimpin yang cakap, seperti Dapunta Hyang.

Dengan demikian, Kerajaan Buddha pertama kali yang berkembang di Nusantara adalah Kerajaan Sriwijaya.

Roboguru

Kerajaan Sriwijaya pernah memiliki pemimpin yang berasal dari Dinasti Syailendra dan sebelumnya berkuasa di Kerajaan mataram yaitu...

Pembahasan Soal:

Salah satu raja dari kerajaan Sriwijaya yang terkenal adalah Balaputradewa. Balaputradewa memerintah sekitar abad ke-9 M. pada masa kekuasaannya, Sriwijaya mengalami perkembangan yang pesat dan mencapai masa keemasan. Dalam prasasti Nalanda, diterangkan bahwa Balaputradewa merupakan keturunan dari dinasti Syailendra, yakni putra dari raja Samaratungga dengan Dewi Tara dari Sriwijaya.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

Roboguru

Bahasa yang dipakai dalam prasasti-prasasti peninggalan Sriwijaya adalah ...

Pembahasan Soal:

Masa Kerajaan Hindu Buddha Nusantara dimulai sejak ditemukannya Prasasti Yupa, di Kalimantan Timur dengan berangka di sekitar abad ke-5 Masehi. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan bercorak Buddha, terletak di tepi Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, sekitar abad ke-7 Masehi. Sriwijaya merupakan kerajaan Buddha terbesar di Nusantara dengan didukung aktivitas bandar perdagangan laut yang kuat. Adapun beberapa bukti peninggalan kerajaan ini misalnya, ditemukannya Prasasti Kedukan Bukit, dan Kota Kapur. Prasasti-prasasti ini menggunakan aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno. 

Dengan demikian, jawaban benar adalah opsi E.

Roboguru

Jelaskan kondisi kerajaan Sriwijaya. Jelaskan bahwa kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim!

Pembahasan Soal:

Berikut ini merupakan ciri-ciri dari Kerajaan maritim, yaitu:

  • terletak di pesisir pantai atau di dekat sungai besar,undefined 
  • masyarakatnya mengandalkan sektor perekonomian dari pelayaran dan perdagangan antar pulau,undefined 
  • sungai dan laut menjadi sistem perhubungan yang utama,undefined 
  • mempunyai pelabuhan sebagai pusat perdagangan dan pelayaran, dan
  • masyarakat maritim mampu membuat perahu dan kapal layar.

Sriwijaya merupakan kerajaan maritim, hal tersebut dibuktikan berdasarkan karakteristik kerajaan Maritim. Karakteristik tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Lokasi kerajaan Sriwijaya berada di sekitar pertemuan Sungai Musi dengan Kramasan dan Ogan.
  2. Sriwijaya terkenal sebagai kerajaan yang kelangsungan hidupnya bergantung pada perdagangan. Menurut kronik Tiongkok, Sriwijaya adalah pusat perdagangan terpenting di kawasan Asia Tenggara.
  3. Sriwijaya berhasil menguasai jalur-jalur kunci perdagangan, seperti Selat Sunda, Selat Bangka, Selat Malaka dan Laut Jawa bagian barat.
  4. Pelabuhan-pelabuhan yang dimiliki Sriwijaya menjadi tempat persinggahan kapal-kapal dagang terutama dari India dan Tiongkok. Pelabuhan-pelabuhan tersebut menjadi pusat perdagangan barter yang dilakukan oleh para pedagang dari India dan Tiongkok.
  5. Menurut cacatan I-tsing, pada abad VII pelayaran ke Tiongkok dilakukan oleh orang-orang Melayu dengan menggunakan kapal-kapal Sriwijaya. Dari cacatan tersebut dapat disimpulkan bahwa orang-orang Melayu merupakan pelaut yang unggul yang menggunakan kapalnya sendiri untuk berlayar.

Dengan demikian, Sriwijaya merupakan kerajaan Maritim karena letaknya berada di Sungai Musi, masyarakatnya menguasai jalur-jalur kunci perdagangan dan memiliki pelabuhan yang ramai disinggahi sehingga menjadi pusat barter dengan para pedagang India dan Tiongkok, serta masyarakat Sriwijaya merupakan para pelaut yang unggul.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved