Roboguru

Pada tanggal 5 Oktober 1908, Budi Utomo mengadakan kongres pertama di …

Pertanyaan

Pada tanggal 5 Oktober 1908, Budi Utomo mengadakan kongres pertama di … undefined

  1. Jogjakarta

  2. Jakarta

  3. Surabaya

  4. Semarang

Pembahasan Soal:

Budi Utomo (atau Boedi Oetomo) menyelenggarkaan kongres pertamanya yang berlangsung di Jogjakarta pada tanggal 3-5 Oktober 1908. Tujuan dari kongres perdana ini adalah untuk mengesahkan anggaran dasar organisasi serta membentuk pengurus besar. Pengurus-pengurus tersebut antara lain RTA. Tirto Koesoemo (Bupati Karang Anyar) sebagai ketua,  dr. Wahidin Soedirohoesodo sebagai wakil ketua, Dwijosewojo  dan Sosrosugondo sebagai sekretaris, dan Gondoatmojo sebagai bendahara. Selain itu, Budi Utomo juga mempertegas bahwa organisasi tersebut bukanlah organisasi politik, melainkan organisasi sosial-budaya.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 30 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Mengusahakan perbaikan pendidikan dan pengajaran merupakan program organisasi …

Pembahasan Soal:

Boedi Oetomo merupakan organisasi pertama yang lahir di masa pergerakan pada tanggal 20 Mei 1908. Organisasi ini dipelopori oleh para mahasiswa School Tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) seperti Dr. Wahidin Soedirohoesodo, dr. Sutomo, dan Goenawan Mangoenkoesoemo. Organisasi Boedi Oetomo ini memiliki tujuan, yaitu untuk mengusahakan perbaikan pendidikan dan pengajaran serta kebudayaan di wilayah Jawa dan Madura.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D. 

0

Roboguru

No Nama Organisasi Era Kebangkitan Nasional Tanggal Berdiri Tujuan Organisasi Taktik Perjuangan 1         2         3        ...

Pembahasan Soal:

Masa Pergerakan Nasional, yang terjadi sejak tahun 1908 sampai dengan tahun 1942, adalah periode perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah Belanda yang didasarkan pada perjuangan non-fisik, dalam arti perjuangan dilakukan dengan membentuk organisasi pergerakan sebagai alat perjuangan.
Beberapa organisasi pergerakan nasional yang lahir pada pertengahan tahun 1900-an, di antaranya adalah Sarekat Islam yang berawal dari organisasi Sarekat Dagang Islam (SDI), didirikan oleh Haji Samanhudi di Solo tahun 1911. Organisasi ini memiliki tujuan untuk melindungi pengusaha lokal agar dapat bersaing dengan pengusaha non lokal yang memonopoli perdagangan batik. SDI kemudian diubah menjadi Sarekat Islam (SI) pada tahun 1912 yang diketuai oleh H.O.S Tjokroaminoto. Setelah berubah nama, jumlah anggota SI pun terus meningkat karena semua orang diperbolehkan ikut dalam organisasi ini selama memeluk agama Islam. Pada tahun 1921, SI terpecah menjadi 2 kubu, yaitu SI Putih dan SI Merah karena adanya penyusupan paham sosialis-komunis. SI Putih berpusat di Yogyakarta dan SI Merah berpusat di Semarang dan berhaluan komunis.
Selain Sarekat Islam, terdapat organisasi lain yang cukup keras, dalam arti organisasi ii bergerak dengan strategi non kooperatif, tidak menjalin kerja sama dengan Belanda dan arah perjuangannya adalah politik, yakni organisasi Indische Partij, berdiri di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912. Tokoh yang mendirikan organisasi ini antara lain Dr. E.F.E. Douwes Dekker, R.M Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara), dan dr. Tjipto Mangoenkoesoemo. Ketiga tokoh yang dikenal dengan panggilan “Tiga Serangkai” tersebut, membangun Indische Partij untuk mengembangkan rasa nasionalisme, menciptakan persatuan antara orang Indonesia dan Bumiputera, juga mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka. Organisasi Pergerakan Nasional ini merupakan organisasi politik yang berani mengkritik pemerintah kolonial Belanda melalui tulisan R.M Suwardi Suryaningrat "Als ik een Nederlander was (Seandainya aku seorang Belanda)”.

Jadi, dua organisasi era Pergerakan Nasional di antaranya adalah Sarekat Islam yang semula bergerak kooperatif di bidang ekonomi, meskipun dalam perkembangannya nanti berubah menjadi non kooperatif dan merambah ke bidang lain, termasuk politik. Dan organisasi Indische Partij, yang sejak awal non kooperatif dan bergerak di bidang politik.

0

Roboguru

Dalam konggres di Solo pada tahun 1918, Trikoro Dharmo berubah menjadi Jong Java. Kemudian Jong Java bergerak dibidang....

Pembahasan Soal:

Tri Koro Dharmo bertujuan untuk mempersatukan para pelajar pribumi, menumbuhkan minat pada kesenian dan bahasa nasional serta memajukan pengetahuan umum untuk anggotanya. Hal ini dilakukan antara lain dengan menyelenggarakan berbagai pertemuan dan kursus, mendirikan lembaga yang memberi beasiswa, menyelenggarakan berbagai pertunjukan kesenian, serta menerbitkan majalah Tri Koro Dharmo. Hingga akhirnya Tri Koro Dharmo berubah menjadi Jong Java pada 12 Juni 1918 dalam kongres I-nya yang diadakan di Solo. Dalam perkembangannya, Jong Java bergerak di bidang sosial, budaya, pemberantasan buta huruf, kepanduan, seni, dan lainnya. Pada kongresnya (1922) diputuskan bahwa Jong Java tidak bergerak dalam bidang politik dan anggotanya dilarang masuk partai politik.

Dengan demikian, Jong Java bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan.

0

Roboguru

Sebutkan faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran Budi Utomo....

Pembahasan Soal:

Beberapa faktor yang menyebabkan kemunduran organisasi pergerakan Budi Otomo adalah karena organisasi tersebut lebih memajukan pendidikan kaum priyayi dibandingkan rakyat jelata, maka gerakan Budi Utomo dalam bidang pendidikan pun cenderung parsial, kemudian keluarnya anggota Budi Utomo dari kalangan mahasiswa yang menjadi inti dari gerakan atau peran intelektual dalam organisasi Budi Utomo itu sendiri, lalu organisasi Budi Utomo pun ada kalanya kesulitan finansial. Bagi sebagian aktor pergerakan nasional permasalahan kedekatan organisasi Budi Utomo dengan pemerintah kolonial Hindia Belanda menjadi salah satu faktor penentu kemunduran organisasi Budi Utomo, kemudian orientasi pergerakan Budi Utomo yang mengarah ke politik, lalu hadirnya sikap Tirto Kusumo sebagai ketua organisasi Budi Utomo yang lebih memperhatikan kepentingan pemerintah kolonial Belanda, di dalam organisasi Budi Utomo bahasa Belanda yang lebih menjadi prioritas daripada bahasa Indonesia menjadi salah satu faktor penyebab kemunduran organisasi Budi Utomo pula, dan para Priyayi yang menjadi anggota organisasi Budi Utomo lebih banyak yang mementingkan jabatan daripada mementingkan kepentingan nasionalisme.

Dengan demikian, faktor penyebab kemunduran organisasi Budi Utomo salah satunya adalah organisasi Budi Utomo kooperatif dengan pemerintah kolonial.

0

Roboguru

Perhatikan usulan-usuan berikut! Menetapkan Yogyakarta sebagai pusat organisasi. Menyediakan beasiswa bagi para pelajar pribumi. Memfokuskan kegiatan organisasi pada bidang pendidikan dan budaya....

Pembahasan Soal:

Boedi Oetomo secara rutin memberi usul kepada Pemerintah Belanda. Beberapa usulan Boedi Utomo kepada pemerintah Kolonial Belanda sebagai berikut:

  • Meningkatkan taraf pendidikan bagi kaum pribumi dan priyayi.
  • Menyediakan beasiswa bagi pelajar pribumi.
  • Menambah sekolah-sekolah pertanian.
  • Mendirikan sekolah kejuruan bagi penduduk pribumi dan perempuan.
  • Memajukan sistem pendidikan bagi sekolah dokter Jawa (STOVIA).

 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved