Iklan

Pertanyaan

Pada tahun 1526 dan 1527, Kesultanan Demak menyerang Sunda Kelapa yang saat itu dikuasai Kerajaan Pajajaran yang bercorak Hindu. Faktor sosial-budaya yang ikut melatarbelakangi serangan Kesultanan Demak ke Sunda Kelapa adalah...

Pada tahun 1526 dan 1527, Kesultanan Demak menyerang Sunda Kelapa yang saat itu dikuasai Kerajaan Pajajaran yang bercorak Hindu. Faktor sosial-budaya yang ikut melatarbelakangi serangan Kesultanan Demak ke Sunda Kelapa adalah...

  1. adanya kekhawatiran ekspansi Portugis ke wilayah-wilayah kekuasaan Demak

  2. kebijakan monopoli perdagangan oleh Portugis di tanah Jawa

  3. adanya rencana Portugis membangun benteng di Sunda Kelapa

  4. adanya perjanjian dagang antara Portugis dan Kerajaan Pajajaran

  5. adanya kekhawatiran penyebaran agama Kristen oleh Portugis melalui Sunda Kelapa

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

16

:

19

Klaim

Iklan

I. Uga

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Setelah menguasai Malaka pada 1511, bangsa Portugis mengadakan hubungan dengan Kerajaan Sunda atau Pajajaran (kerajaan Hindu). Keduanya menandatangani perjanjian dagang, terutama perdagangan lada. Perjanjian dagang tersebut kemudian diwujudkan pada 1522 dalam bentuk dokumen kontrak berupa prasasti yang dikenal dengan Padrao Sunda Kelapa. Padrao ini diletakkan di atas tanah yang ditunjuk sebagai tempat untuk membangun benteng dan gudang bagi orang Portugis (sekarang Jalan Cengkeh dan Jalan Kali BesarTimur I, Jakarta Barat). Persekutuan bangsa Portugi s-Pajajaran kemudian mencemaskan Kesultanan Demak (1475-1548). Khawatir akan pendudukan Jawa oleh bangsa Portugis, Demak menyerang Sunda Kelapa pada tahun 1526. Pada tahun 1527, Demak berhasil mengusir bangsa Portugis dari Sunda Kelapa. Portugis bermaksud mendirikan benteng di sana sebagai penerapan kesepakatan antara bangsa Portugis dan Kerajaan Pajajaran. Kemungkinan besar karena terdesak serta mendapat perlawanan sengit dari Kesultanan Demak, kelak bangsa Portugis lebih banyak beroperasi di Kepulauan Rempah-Rempah, yaitu Maluku. Meskipun demikian, dalam perkembangannya, bangsa Portugis tetap menempatkan kapal-kapal dagangnya di Banten dalam jumlah terbatas. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.

Setelah menguasai Malaka pada 1511, bangsa Portugis mengadakan hubungan dengan Kerajaan Sunda atau Pajajaran (kerajaan Hindu). Keduanya menandatangani perjanjian dagang, terutama perdagangan lada. Perjanjian dagang tersebut kemudian diwujudkan pada 1522 dalam bentuk dokumen kontrak berupa prasasti yang dikenal dengan Padrao Sunda Kelapa. Padrao ini diletakkan di atas tanah yang ditunjuk sebagai tempat untuk membangun benteng dan gudang bagi orang Portugis (sekarang Jalan Cengkeh dan Jalan Kali BesarTimur I, Jakarta Barat). Persekutuan bangsa Portugi s-Pajajaran kemudian mencemaskan Kesultanan Demak (1475-1548). Khawatir akan pendudukan Jawa oleh bangsa Portugis, Demak menyerang Sunda Kelapa pada tahun 1526. Pada tahun 1527, Demak berhasil mengusir bangsa Portugis dari Sunda Kelapa. Portugis bermaksud mendirikan benteng di sana sebagai penerapan kesepakatan antara bangsa Portugis dan Kerajaan Pajajaran. Kemungkinan besar karena terdesak serta mendapat perlawanan sengit dari Kesultanan Demak, kelak bangsa Portugis lebih banyak beroperasi di Kepulauan Rempah-Rempah, yaitu Maluku. Meskipun demikian, dalam perkembangannya, bangsa Portugis tetap menempatkan kapal-kapal dagangnya di Banten dalam jumlah terbatas.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

14

Fakhri Alvian

Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️

Susidah ernawati

Pembahasan lengkap banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Hal yang mendasari penyerangan Kesultanan Demak ke Sunda Kelapa adalah ….

2

3.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia