Iklan

Pertanyaan

Pada reaksi 3 Cu + 8 HNO 3 ​ → 3 Cu ( NO 3 ​ ) 2 ​ + 4 H 2 ​ O + 2 NO yang bertindak sebagai pereduksiadalah ...

Pada reaksi



yang bertindak sebagai pereduksi adalah ...space

  1. space 

  2. space 

  3. space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

05

:

09

:

44

Klaim

Iklan

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang benar adalah A.

jawaban yang benar adalah A.space 

Pembahasan

Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi (biloks), reaksi reduksi merupakan reaksi penurunan biloks sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi kenaikan biloks. Zat yang mengalami reduksi dinamakan oksidator / pengoksidasi, sementara zat yang mengalami oksidasi dinamakan reduktor / pereduksi. Beberapa aturan penentuan biloks yang digunakan untuk menyelesaikan soal diatas yaitu: Biloks unsur bebas = 0 Biloks ion monoatom = muatannya Biloks unsur H dalam senyawa = +1, kecuali dalam senyawa hidrida Biloks unsur O dalam senyawa pada umumnya = -2, kecuali dalam senyawa peroksida dan superoksida Jumlah biloks dalam senyawa netral = 0 Berdasarkan aturan diatas, maka: Biloks unsur Cu = 0 karena merupakan unsur bebas. (aturan nomor 1) Biloks Cu dalam Cu ( NO 3 ​ ) 2 ​ = +2, dapat diketahui dari reaksi ionisasinya yaitu: Cu ( NO 3 ​ ) 2 ​ → Cu 2 + + 2 NO 3 − ​ (aturan nomor 2) Biloks N dalam HNO 3 ​ = +5, dan biloks N dalam NO = +2. biloks H + biloks N + 3 ( biloks O ) 1 + biloks N + 3 ( − 2 ) biloks N − 5 biloks N biloks N + biloks O biloks N + ( − 2 ) biloks N ​ = = = = = = = ​ HNO 3 ​ 0 0 0 + 5 NO 0 0 + 2 ​ (aturan nomor 2, 4 dan 5) sehingga unsur Cu mengalami oksidasi dan unsur N dalam HNO 3 ​ mengalami reduksi. Dengan demikian, zat yang bertindak sebagai pereduksi adalah Cu. Jadi, jawaban yang benar adalah A.

Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi (biloks), reaksi reduksi merupakan reaksi penurunan biloks sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi kenaikan biloks. Zat yang mengalami reduksi dinamakan oksidator / pengoksidasi, sementara zat yang mengalami oksidasi dinamakan reduktor / pereduksi.

Beberapa aturan penentuan biloks yang digunakan untuk menyelesaikan soal diatas yaitu:

  1. Biloks unsur bebas = 0
  2. Biloks ion monoatom = muatannya
  3. Biloks unsur H dalam senyawa = +1, kecuali dalam senyawa hidrida
  4. Biloks unsur O dalam senyawa pada umumnya = -2, kecuali dalam senyawa peroksida dan superoksida
  5. Jumlah biloks dalam senyawa netral = 0

Berdasarkan aturan diatas, maka:

  • Biloks unsur Cu = 0 karena merupakan unsur bebas. (aturan nomor 1)
  • Biloks Cu dalam  = +2, dapat diketahui dari reaksi ionisasinya yaitu:



    (aturan nomor 2)
  • Biloks N dalam  = +5, dan biloks N dalam NO = +2.



    (aturan nomor 2, 4 dan 5)



sehingga unsur Cu mengalami oksidasi dan unsur N dalam mengalami reduksi. Dengan demikian, zat yang bertindak sebagai pereduksi adalah Cu.

Jadi, jawaban yang benar adalah A.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Eka Ramadhani

Bantu banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Dari reaksi di bawah ini, tentukanlah oksidator dan reduktor serta perubahan bilangan oksidasinya. 2 Al ( s ) + 3 Cl 2 ​ ( g ) → 2 AICl 3 ​ ( s )

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia