Roboguru

Pada orde lama sistem presidensial berlangsung pada?

Pertanyaan

Pada orde lama sistem presidensial berlangsung pada?

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Sistem presidensial atau disebut juga dengan sistem kongresional, merupakan sistem pemerintahan negara republik di mana kekuasaan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasaan legislatif.

Dengan demikian, masa Pemerintahan Indonesia Orde lama berjalan sekitar 23 tahun yaitu dari tahun 1945-1968 dibawah kepemimpinan sang proklamator Presiden Sukarno. Penyebutan "Orde Lama" merupakan istilah yang diciptakan dibawah rezim Suharto yaitu masa Orde Baru. Padahal Sukarno sendiri tidak suka dengan sebutan "Orde Lama". Karena memang, tidak sepantasnya disebut Orde Lama. Karena di masa itu terjadi transformasi besar-besaran di Indonesia dari masa penjajahan ke masa  kemerdekaan. Dan Sukarnopun lebih suka dengan istilah "Orde Revolusi" daripada "Orde Lama". Selama dibawah Pemerintahan Sukarno, Indonesia menerapkan Sistem Ekonomi bergantian dari sistem ekonomi liberal kemudian diganti menggunakan sistem ekonomi komando. Sistem ekonomi liberal diterapkan saat Sistem Pemerintahan Parlementer diterapkan di Indonesia. Tanggal 18 Agustus 1945, Indonesia mengesahkan UUD 1945 sebagai dasar negara yang bersumber dari Pancasila. Didalam UUD 1945 sebenarnya sudah terpampang jelas bahwa Indonesia Menggunakan Sistem Pemerintahan Presidensial. Namun baru tiga bulan, terjadi penyimpangan terhadap UUD 1945. Penyimpangan tersebut dilakukan oleh Sutan Syahrir setelah dia membentuk kabinet parlementer dengan Sutan Syahrir sebagai Perdana Menterinya. Karena pada saat itu pengaruh Belanda masih sangat kental.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Maklumat pemerintah tanggal 14 November berisi tentang...

Pembahasan Soal:

BP-KNIP mengeluarkan Pengumuman Nomor 5 Tanggal 11 November 1945 tentang Pertanggungjawaban Menteri kepada Perwakilan Rakyat. Dalam pemikiran saat itu, KNIP diartikan sebagai MPR. Sementara itu, BP-KNIP disamakan dengan DPR. Jika demikian, secara tidak langsung BP-KNIP dengan mengeluarkan Pengumuman Nomor 5 telah meminta peralihan pertanggungjawaban menteri-menteri dari Presiden kepada BP-KNIP. Anehnya, Presiden Soekarno justru menyetujui usulan tersebut dan mengeluarkan Maklumat Pemerintah Tanggal 14 November 1945.
Dengan persetujuan tersebut, maka sistem kabinet presidensial dalam UUD 1945 telah diamandemen begitu saja menjadi sistem kabinet parlementer. Ini terbukti setelah BP-KNIP mencalonkan Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri. Akhirnya, kabinet presidensial Soekarno dan Hatta jatuh dan digantikan oleh kabinet parlementer dengan Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri pertama.

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Perhatikan pernyataan berikut! Berdasarkan tabel tersebut, manakah pasangan yang tepat dalam penerapan masa pemerintahan sekarang ....

Pembahasan Soal:

Sistem presidensial adalah sistem pemerintahan yang dipimpin oleh presiden yang bertindak sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Sistem presidensial memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.
  • Presiden dipilih langsung oleh rakyat lewat proses pemilu bukan parlemen.
  • Presiden mengangkat menteri dalam kabinet dalam menjalankan tugas pemerintahannya. Presiden juga bisa memberhentikan menteri.
  • Para menteri bertanggung jawab kepada presiden.

Sistem parlementer adalah sistem pemerintahan dimana parlemen memiliki peranan penting untuk menentukan sistem negara. Sistem parlementer memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Presiden sebagai kepala negara, dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan.
  • Hak prerogatif dimiliki oleh perdana menteri. 
  • Menteri bertanggung jawab pada legislatif.
  • Eksekutif bertanggung jawab pada legislatif.

Adapun pasangan yang tepat dalam penerapan masa pemerintahan sekarang adalah parlemen tidak memilih presiden tetapi dipilih langsung oleh rakyat serta anggota parlemen berasal dari partai politik yang mendapatkan kursi dalam pemilihan umum.

Dengan demikian, jawaban yang paling tepat adalah B.

0

Roboguru

Apa yang menjadi latar belakang perubahan sistem presidensial ke sistem parlementer...

Pembahasan Soal:

Setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 agustus 1945, pemerintahan dipimpin oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Pada masa itu, Indonesia menggunakan sistem pemerintahan Presidensial di mana Presiden bertindak sebagai kepala negara dan pemerintahan. Hingga pada tanggal 11 November 1945, BP-KNIP mengeluarkan mosi tak percaya pada Sistem pemerintahan Presidensial yang ada terhadap kabinet melalui usulan dari BP-KNIP kepada pemerintah yang disiarkan dalam pengumuman Badan Pekerja KNIP No. 5 tahun 1945 yang berbunyi, “Supaya lebih tegas adanya kedaulatan rakyat dalam susunan pemerintahan Republik Indonesia, maka berdasarkan pasal IV Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar yang dirubah, badan Pekerja dalam rapatnya telah membicarakan soal pertanggungjawaban para Menteri kepada Badan perwakilan Rakyat (menurut sistem sementara kepada Komite Nasional Pusat)”,  Selain alasan diatas perubahan sistem pemerintahan dianggap sebagai cermin demokrasi Indonesia waktu itu, serta untuk mengurangi kekuasaan presiden sebagai satu-satunya pemegang kekuasaan tertinggi di negara, karena dengan keharusan presiden untuk melapor atau bertanggung jawab kepada parlemen menunjukkan bahwa presiden tidak absolut sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.
Menanggapi hal tersebut, akhirnya Pemerintah Indonesia pada 14 November 1945 akhirnya mengeluarakan maklumat yang berisi tentang perubahan sistem pemerintahan Indonesia, yang semula presidensil menjadi parlementer. Tentunya hal ini membuat nantinya pemerintahan (Perdana Menteri bersama Kabinet) bertanggung jawab kepada parlemen (KNIP) yang berfungsi sebagai badan legislatif bukan pada Presiden lagi. Pengumuman maklumat ini kemudian ditindak lanjuti oleh KNIP untuk segera mengusulkan Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri pertama Indonesia atau yang lebih dikenal Kabinet Sjahrir I.
Namun Perubahan Pemerintahan ini melalui Maklumat 14 November 1945 jelas-jelas melanggar konstitusi karena bertolak belakang dengan UUD 1945 yang berlaku saat itu. Dan seiring berjalannya waktu, Indonesia merasa tak cocok dengan sistem ini. Hal ini dibuktikan dengan sering jatuh bangunnya kabinet yang membuat pemerintahan kurang stabil dan membuat pembangunan terhambat.

Dengan demikian, latar belakang perubahan sistem presidensial ke parlementer merupakan usulan KNIP untuk mengurangi kekuasaan presiden sebagai satu-satunya pemegang kekuasaan tertinggi di negara serta memberikan kedaulatan kepada rakyat sebagai cerminan atas demokrasi Indonesia

0

Roboguru

Pembentukan kabinet pertama yang diketuai oleh Soekarno dan sekaligus berkedudukan sebagai Presiden yang menerapkan sistem...

Pembahasan Soal:

Pembentukan kabinet pertama yang diketuai oleh Soekarno dan sekaligus berkedudukan sebagai Presiden yang menerapkan sistem Presidensial. Sistem presidensial adalah sistem negara yang dipimpin oleh presiden. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Jadi jawaban yang tepat adalah E

0

Roboguru

Berakhirnya sistem presidensial di Indonesia pada awal kemerdekaan ditandai dengan...

Pembahasan Soal:

Pada 11 November 1945, BP-KNIP mengusulkan agar para menteri bertanggung-jawab pada lembaga legislatif KNIP. Usulan disetujui pada 14 November 1945. Momentum ini menandai lahirnya sistem parlementer dan berakhirnya sistem presidensial pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved