Iklan

Pertanyaan

Pada masa pemerintahan Raja Jayanegara, kehidupan Kerajaan Majapahit diwarnai oleh sejumlah pemberontakan pejabat istana. Pemberontakan yang berhasil membawa Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih adalah pemberontakan ..... dan .....

Pada masa pemerintahan Raja Jayanegara, kehidupan Kerajaan Majapahit diwarnai oleh sejumlah pemberontakan pejabat istana. Pemberontakan yang berhasil membawa Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih adalah pemberontakan ..... dan .....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

01

:

16

:

51

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pemberontakan yang membawa Gajah Mada menjadi mahapatih adalah Keta dan Sadeng.

pemberontakan yang membawa Gajah Mada menjadi mahapatih adalah Keta dan Sadeng.

Pembahasan

Peristiwa pemberontakan Sadeng dan Ketayang terjadi pada masa Kerajaan Majapahit merupakan buntut rangkaian dari peristiwa pemberontakan yang terjadi sebelumnya.Sadeng dan Keta merupakan wilayah taklukan Majapahit. Kedua tempat tersebutmerupakan wilayah pemasok pangan dan perdagangan Kerajaan Majapahit sebab letaknya yang strategis, yaitu berada di kawasan Pantai Selatan, Jawa Timur. Kematian Nambi,yang merupakan Mahapatih pertama Kerajaan Majapahit dan orang kepercayaan Raden Wijaya, sang pendiri Majapahit, memberikan luka mendalam bagi masyarakat Sadeng dan Kreta. Hal ini disebabkan karena jasanya dalam mengangkat derajat orang Sadeng dan Keta yang dikenal pemberani, tangguh, dan hebat dalam pertempuran terutama dengan pasukan gajahnya. Kematian Nambi pada 1316 Masehi oleh tiga Panglima Majapahit: Jabung Tarewes, Lembu Peteng, dan Ikal-ikalan Bang membuat kemarahan dan dendam bagi dua wilayah tersebut dan mencapai puncaknyaketika masa pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi. Tunggadewi sebagai penguasa Majapahit memiliki inisiatif untuk melakukan konsolidasi damai dengan kedua wilayah tersebutdengan cara mengirim Gajah Mada. Akan tetapi, aksi damai tersebut berhasil didahului oleh gerakan Ra Kembar, panglima lain Majapahit yang menganggap Gajah Mada sebagai pesaingnya. Akibat gerakan Ra Kembar, masyarakat Sadeng dan Keta melakukan pemberontakansehingga memaksa Gajah Mada untuk turut meredamkan pertempuran itu. Setelah penaklukan perlawanan Sadeng dan Keta, pada tahun 1334 Masehi Gajah Mada diangkat sebagai Patih Amangkubhumi (Mahapatih) untuk menggantikan pendahulunya, yakni Arya Tadah (Mpu Krewes). Jadi, pemberontakan yang membawa Gajah Mada menjadi mahapatih adalah Keta dan Sadeng.

Peristiwa pemberontakan Sadeng dan Keta yang terjadi pada masa Kerajaan Majapahit merupakan buntut rangkaian dari peristiwa pemberontakan yang terjadi sebelumnya. Sadeng dan Keta merupakan wilayah taklukan Majapahit. Kedua tempat tersebut merupakan wilayah pemasok pangan dan perdagangan Kerajaan Majapahit sebab letaknya yang strategis, yaitu berada di kawasan Pantai Selatan, Jawa Timur.

Kematian Nambi, yang merupakan Mahapatih pertama Kerajaan Majapahit dan orang kepercayaan Raden Wijaya, sang pendiri Majapahit, memberikan luka mendalam bagi masyarakat Sadeng dan Kreta. Hal ini disebabkan karena jasanya dalam mengangkat derajat orang Sadeng dan Keta yang dikenal pemberani, tangguh, dan hebat dalam pertempuran terutama dengan pasukan gajahnya. Kematian Nambi pada 1316 Masehi oleh tiga Panglima Majapahit: Jabung Tarewes, Lembu Peteng, dan Ikal-ikalan Bang membuat kemarahan dan dendam bagi dua wilayah tersebut dan mencapai puncaknya ketika masa pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi. 

Tunggadewi sebagai penguasa Majapahit memiliki inisiatif untuk melakukan konsolidasi damai dengan kedua wilayah tersebut dengan cara mengirim Gajah Mada. Akan tetapi, aksi damai tersebut berhasil didahului oleh gerakan Ra Kembar, panglima lain Majapahit yang menganggap Gajah Mada sebagai pesaingnya. Akibat gerakan Ra Kembar, masyarakat Sadeng dan Keta melakukan pemberontakan sehingga memaksa Gajah Mada untuk turut meredamkan pertempuran itu. Setelah penaklukan perlawanan Sadeng dan Keta, pada tahun 1334 Masehi Gajah Mada diangkat sebagai Patih Amangkubhumi (Mahapatih) untuk menggantikan pendahulunya, yakni Arya Tadah (Mpu Krewes). 

Jadi, pemberontakan yang membawa Gajah Mada menjadi mahapatih adalah Keta dan Sadeng.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Angga S

Pembahasan lengkap banget

Bima Indra Setiya

Pembahasan terpotong

Iklan

Pertanyaan serupa

Karena keberhasilan Gajah Mada memadamkan pemberontakan Kuti, gajah Mada diangkat menjadi ...

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia