Iklan

Pertanyaan

Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal de Jonge, politik kolonialnya cenderung bersifat reaksioner. SEBAB Organisasi-organisasi politik beralih melaksanakan taktik kooperatif.

Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal de Jonge, politik kolonialnya cenderung bersifat reaksioner.

SEBAB

Organisasi-organisasi politik beralih melaksanakan taktik kooperatif. 

  1. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibatundefined 

  2. Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibatundefined 

  3. Jika pernyataan benar dan alasan salahundefined 

  4. Jika pernyataan salah dan alasan benarundefined 

  5. Jika pernyataan dan alasan keduanya salahundefined 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

20

:

07

:

50

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah B.

jawaban yang tepat adalah B.undefined 

Pembahasan

Pernyataan benar . Gubernur Jenderal de Jonge merupakan gubernur jenderal Hindia Belanda yang memerintah pada12 September 1931 hingga16 September 1936. Pada masa pemerintahannya, Gubernur Jenderal de Jonge dikenal sebagai sosok yang otoriter dan reaksioner terhadap kaum pergerakan nasional. Hal ini dicerminkan dengan pelarangan terhadap perkumpulan-perkumpulan organisasi-organisasi pergerakan nasional hingga mengasingkan tokoh-tokoh pergerakan nasional, seperti Moh.Hatta dan Sjahrir ke Boven Digoel. Alasan benar . Sejak masa pemerintahan Gubernur Jenderal de Jonge, gerakan pergerakan nasional mengalami perubahan yang sangat signifikan. Organisasi-organisasi pergerakan nasional yang sebelumnya bersifat radikal mulai beralih melaksanakan taktik kooperatif. Hal ini terjadi karena pada masa pemerintahan de Jonge, aktivitas dari organisasi pergerakan nasional dibatasi dan dilarang. Dengan begitu, pernyataan benar, alasan salah, serta keduanya tidak menunjukan sebab akibat. Jadi, jawaban yang tepat adalah B .

Pernyataan benar. Gubernur Jenderal de Jonge merupakan gubernur jenderal Hindia Belanda yang memerintah pada 12 September 1931 hingga 16 September 1936. Pada masa pemerintahannya, Gubernur Jenderal de Jonge dikenal sebagai sosok yang otoriter dan reaksioner terhadap kaum pergerakan nasional. Hal ini dicerminkan dengan pelarangan terhadap perkumpulan-perkumpulan organisasi-organisasi pergerakan nasional hingga mengasingkan tokoh-tokoh pergerakan nasional, seperti Moh.Hatta dan Sjahrir ke Boven Digoel.

Alasan benar. Sejak masa pemerintahan Gubernur Jenderal de Jonge, gerakan pergerakan nasional mengalami perubahan yang sangat signifikan. Organisasi-organisasi pergerakan nasional yang sebelumnya bersifat radikal mulai beralih melaksanakan taktik kooperatif. Hal ini terjadi karena pada masa pemerintahan de Jonge, aktivitas dari organisasi pergerakan nasional dibatasi dan dilarang. Dengan begitu, pernyataan benar, alasan salah, serta keduanya tidak menunjukan sebab akibat.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.undefined 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

7

Iklan

Pertanyaan serupa

Bengkulu merupakan salah satu daerah yang cukup lama dipertahankan oleh Inggris karena memiliki kekayaan alam berupa ....

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia