Roboguru

Orbital s dan p digambarkan seperti pada Gambar 2.7.   Apakah perbedaan bentuk orbital s dan p?

Pertanyaan

Orbital s dan p digambarkan seperti pada Gambar 2.7.
 


Apakah perbedaan bentuk orbital s dan p?

Pembahasan Soal:

Bentuk orbital dapat dientukan dari subkulit elektron atau ditentukan bilangan kuantum azimutnya. Orbital s dan orbital p memiliki beberapa perbedaan diantaranya:

  • Bentuk orbital

Orbital s memiliki bentuk orbital seperti bola simetri sedangkan orbital p seperti balon terpilin.

  • Sub orbital

Orbital s merupakan orbital atom yang paling sederhana sehingga orbital s tidak memiliki sub orbital. Orbital p memiliki tiga sub-orbital yang dinamakan sebagai px, py, dan pz

  • Jumlah maksimal elektron

Orbital s hanya mampu menampung maksimal 2 elektron sedangkan orbital p mampu menampung maksimal 6 elektron dimana satu sub-orbital dapat menampung maksimal 2 elektron.

  • Nilai bilangan kuantum azimut

Orbital s tidak memiliki node sudut sehingga nilai bilangan kuantum azimut dari orbital s adalah 0. Pada orbital p, tiga sub-orbital tersusun atas sebuah simpul sudah sehingga nilai bilangan kuantum azimutnya adalah 1.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

M. Bestanika

Mahasiswa/Alumni Universitas Sanata Dharma

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Buatlah konfigurasi elektron dari atom-atom berikut, kemudian tentukan berapa orbital yang terisi elektron dan berapa elektron yang tidak berpasangan.

Pembahasan Soal:

Konfigurasi elektron merupakan susunan atau sebaran elektron-elektron dalam suatu atom. Untuk menunjukkan berapa orbital yang terisi elektron dan berapa elektron yang tidak berpasangan, maka dituliskan konfigurasi elektron berdasarkan subkulit sebagai berikut:

  1. Co presubscript 27 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 6 space 3 s squared space 3 p to the power of 6 space 4 s squared space 3 d to the power of 7 

    Jumlah orbital yang terisi adalah 15, elektron tidak berpasangan ada 3.
     
  2. K presubscript 19 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 6 space 3 s squared space 3 p to the power of 6 space 4 s to the power of 1 space

    Jumlah orbital yang terisi adalah 10, elektron tidak berpasangan ada 1.
     
  3. Ru presubscript 44 equals open square brackets Kr close square brackets space 5 s squared space 4 d to the power of 6

    Jumlah orbital yang terisi adalah 24, elektron tidak berpasangan ada 4.
     
  4. Ba presubscript 56 equals open square brackets Xe close square brackets space 6 s squared 

    Karena orbital yang terisi sampai Kr (sampai subkulit 4p) adalah 18, maka untuk unsur Ba presubscript 56  ditambah 10 orbital sehingga total orbital terisi adalah 28, dan tidak ada elektron yang tidak berpasangan.
     
  5. Se presubscript 34 equals open square brackets Ar close square brackets space 4 s squared space 3 d to the power of 10 space 4 p to the power of 4

    Karena orbital yang terisi sampai Ar (sampai subkulit 3p) adalah 9, maka untuk Se presubscript 34 ditambah 9 orbital sehingga total orbital terisi adalah 18, dan 2 elektron tidak berpasangan. 

Jadi, konfigurasi elektron unsur-unsur tersebut adalah Co presubscript 27 equalsopen square brackets Ar close square brackets space 4 s squared space 3 d to the power of 7, K presubscript 19 equals open square brackets Ar close square brackets space 4 s to the power of 1Ru presubscript 44 equals open square brackets Kr close square brackets space 5 s squared space 4 d to the power of 6Ba presubscript 56 equals open square brackets Xe close square brackets space 6 s squaredSe presubscript 34 equals open square brackets Ar close square brackets space 4 s squared space 3 d to the power of 10 space 4 p to the power of 4

Roboguru

Konfigurasi elektron ion  adalah . Jumlah elektron tidak berpasangan pada unsur  sebanyak ....

Pembahasan Soal:

Ion begin mathsize 14px style italic L to the power of 3 plus end exponent end style terbentuk jika unsur L melepas 3 elektron.

Konfigurasi elektron ion begin mathsize 14px style italic L to the power of 3 plus end exponent end style : begin mathsize 14px style open square brackets Ar close square brackets space 3 italic d to the power of 7 end style

Konfigurasi elektron unsur Lbegin mathsize 14px style open square brackets Ar close square brackets space 4 italic s squared space 3 italic d to the power of 8 end style

Elektron terakhir unsur L terletak pada subkulit begin mathsize 14px style 3 italic d to the power of 8 end style.



Jadi, jumlah elektron tidak berpasangan pada unsur L sebanyak 2.space

Roboguru

Orbital s dan p digambarkan seperti pada Gambar 2.7.   Berdasarkan bentuk orbital pada Gambar 2.7, apakah nama yang diberikan pada orbital p?

Pembahasan Soal:

Orbital p memiliki bentuk orbital seperti balon terpilin. Kepadatan eletron pada orbital p tidak tersebar merata melainkan terkonsentrasi dalam dua derah yang terbagi sama besar dan terletak pada dua sisi berhadapan dari inti yang terletak di tengah. Orbital p memiliki 3 tiga sub orbital yang dinamakan px, py, dan pz.

Jadi, nama yang diberikan pada orbital p berdasarkan gambar adalah px, py, dan pz.

Roboguru

Suatu atom netral mempunyai 2 elektron dalam kulit pertama, 8 elektron dalam kulit kedua, dan 7 elektron dalam kulit ketiga. Jumlah total elektron dalam orbital s adalah ....

Pembahasan Soal:

Jumlah elektron yang dimiliki oleh atom tersebut adalah:

2 + 8 + 7 = 17 elektron.

Konfigurasi elektron sesuai aturan Aufbau: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5.

Dalam orbital s, terdapat elektron sebanyak:

2 + 2 + 2 = 6 elektron.


Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Dua unsur memiliki diagram orbital sebagai berikut : Nomor atom unsur X adalah ....

Pembahasan Soal:

Dari diagram orbital di atas, kita dapat menentukan nomor atom unsur X. Caranya adalah dengan menghitung jumlah elektron yang dimiliki oleh unsur X, yaitu elektron unsur Ar ditambah elektron pada diagram orbital. Unsur Ar memiliki jumlah elektron sebanyak 18. Dengan demikian jumlah elektron unsur X adalah : 

JlheX===eAr+esubkulits+esubkulitd18+2+121 

Jadi, jumlah nomor atom unsur X adalah 21 dan pilihan jawaban yang tepat adalah C.

 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved