Iklan
Pertanyaan
Kutipan cerpen berikut untuk soal nomor 14 dan 15.
"Ayah dulu tinggal di hutan?"
Kami terus berjalan, menuju gelanggang. Rumpun pimping menyemak di sebelah kanan, dua rangkiang tegak bersebelahan.
"Dulu Ayah di atas rangkiang, datuk dan Paman Betano melemparkan karung padi ke atas."
"Sampai penuh, Ayah?"
"Penuh."
"Lalu, bagaimana Ayah keluar?"
"Sebelum dua karung terakhir."
Angin gunung tetap dingin ketika kami sampai di sisi gelanggang. Gelanggang luas, dilingkari tebing di sekelilingnya. Di gelap langit timur, sepercik fajar menjingga merah, setitik bintang berpijar-mekar.
Dikutip dari: R Frindos. "Melintasi Embun" dalam Kelas Cerpen KOMPAS 2016, Cerita Para Perambah, Jakarta, KOMPAS, 2017
Nilai kehidupan yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
religi
moral
sosial
budaya
politik
Iklan
A. Pusporini
Master Teacher
2
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia