Diskusi merupakan kegiatan tukar pendapat untuk menyelesaikan masalah tertentu. Dalam sebuah forum diskusi, kita dilatih untuk bersifat kritis dan berani dalam mengungkapkan pendapat dan pikiran kita di depan umum mengenai persoalan yang didiskusikan. Masalah yang menjadi topik diskusi merupakan masalah yang kontroversial, yakni masalah yang menimbulkan perdebatan.
Teks diskusi menerapkan unsur-unsur kebahasaan, seperti halnya jenis teks lainnya. Berikut ini adalah unsur kebahasaan teks diskusi.
- Penggunaan kata hubung (konjungsi) perlawanan seperti tetapi, namun, sedangkan, dan sebagainya.
- Penggunaan modalitas, yakni suatu uraian/pembahasan dalam bentuk kalimat yang menunjukkan pernyataan/keinginan/sikap/perasaan si pembicara mengenai keadaan atau perbuatan terhadap lawan bicaranya. Kata keterangan modalitas ini umumnya memiliki bentuk, seperti menunjukkan rasa pasti (kepastian), menunjukkan rasa takjub/heran, menunjukkan rasa sangsi/keraguan, menunjukkan harapan/keinginan, menunjukkan larangan, dan menunjukkan sebuah ajakan.
- Penerapan kohesi leksikal dan gramatikal. Kohesi leksikal merupakan kemampuan mencapai kalimat padu dalam memilih kata, sedangkan kohesi gramatikal adalah mencapai kepaduan kalimat dengan menggunakan aturan tata bahasa.
Berikut analisis modalitas pada kutipan paragraf yang ada di dalam soal.
Para siswa dan para guru bisa membawa dan menggunakan HP di sekolah, tetapi mereka harus mematikan/menonaktifkannya di dalam kelas ketika pelajaran sedang berlangsung agar proses belajar mengajar tetap kondusif.
Kata yang bercetak tebal di dalam paragraf tersebut merupakan kata modalitas aletis. Modalitas aletis merupakan modalitas yang berhubungan dengan kepentingan, keperluan, dan ditandai dengan kata bantu harus, wajib.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.