Roboguru

Meskipun telah terbentuk berbagai organisasi pemuda, tetapi usaha memperjuangkan kemerdekaan belum berhasil. Mengapa demikian?

Pertanyaan

Meskipun telah terbentuk berbagai organisasi pemuda, tetapi usaha memperjuangkan kemerdekaan belum berhasil. Mengapa demikian?

Pembahasan Soal:

Meskipun telah terbentuk berbagai organisasi pemuda, tetapi usaha memperjuangkan kemerdekaan belum berhasil  karena indonesia masih bersifat kedaerahan dan tidak memiliki senjata yang cukup dan canggih. Pada saat itu organisasi tersebut selalu ditekan dan diminimalisir kegiatannya oleh pemerintah Hindia Belanda sehingga belum bisa untuk bekerja sebagai mana mestinya, masyarakat belum bersatu dan masih banyak yang berpecah belah. Sifat kedaerahan juga masih menunjukkan adanya sifat individu, sementara untuk mempertahankan kemerdekaan diperlukan rasa  persatuan, nasionalisme, musyarawah, patriotisme, toleransi dan mengutamakan kepentingan umum.

Dengan demikian, meskipun telah terbentuk berbagai organisasi pemuda, tetapi usaha memperjuangkan kemerdekaan belum berhasil karena sifat kedaerahan.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 14 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Lengkapilah tabel organisasi pergerakan nasional Indonesia berikut ini!

Pembahasan Soal:

Diketahui bahwa pada abad ke-20, pemerintah kolonial Belanda mulai menerapkan Politik Etis yang salah satu kebijakannya adalah memberikan pendidikan kepada kaum pribumi Hindia Belanda. Akibatnya, lahirlah kaum pribumi terpelajar yang kemudian mendirikan berbagai organisasi. Mereka membawa cara baru melawan penjajah dengan tidak mengandalkan perlawanan fisik, melainkan kemampuan intelektual yang dimiliki. Berikut ini adalah beberapa organisasi pergerakan nasional.

  1. Sarekat Islam (SI) : Sarekat Islam didirikan di Solo pada tanggal 16 Oktober 1905 oleh Haji Samanhudi. Sarekat Islam (yang awalnya bernama Sarekat Dagang Islam) merupakan organisasi yang didirikan sebagai wadah perkumpulan dan pergerakan bagi para pedagang muslim pribumi. Maksud awal pendirian Sarekat Islam adalah untuk menghimpun para pedagang pribumi muslim agar dapat bersaing dengan pedagang asing (Tionghoa)
  2. Indische Partij (IP) :  Indische Partij didirikan pada 25 Desember 1912 oleh Ernest François Eugène Douwes Dekker (alias Danurdija Setiabudi) bersama dengan Cipto Mangunkusumo dan Suwardi Suryaningrat (alias Ki Hajar Dewantara). Para pendiri partai politik ini sering disebut juga sebagai “Tiga Serangkai.” Tujuan dari pembentukan Indische Partij adalah untuk menuntut kemerdekaan bagi Hindia Belanda dan menyatukan berbagai golongan masyarakat di Hindia Belanda. Strategi yang digunakan adalah radikal, yaitu secara terang-terangan menentang pemerintahan kolonial Belanda serta tidak ingin bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda (nonkooperatif).
  3. Perhimpunan Indonesia (PI) : Perhimpunan Indonesia merupakan salah satu organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh para pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Belanda. Organisasi ini pada awalnya bernama Indische Vereeniging yang berarti perhimpunan Hindia. Organisasi ini didirikan tahun 1908 di Belanda.  Pendirinya adalah para pelajar Indonesia, yang sedang belajar di negeri Belanda. Tokoh pendiri organisasi ini, diantaranya Sutan Kasayangan dan R. M. Noto Suroto. Keduanya merupakan pelajar Indonesia di Belanda. Tujuan utama PI adalah Indonesia merdeka dengan pemerintahan sendiri
  4. Partai Nasional Indonesia (PNI) : di dirikan di bandung pada 4 Juli 1924 oleh kaum terpelajar yang di pimpin oleh Ir. Sukarno sebagai tokoh proklamator kemerdekaan indonesia. Tujuan Organisasi PNI adalah kemerdekaan Indonesia dan tujuan itu dicapai dengan asas percaya pada diri sendiri. Asas dari PNI adalah: Selp help, yaitu bekerja menurut kemampuan sendiri baik dalam lapangan politik, ekonomi, maupun budaya, nonkooperatif, yaitu tidak menjalin kerjasama dengan penjajah, sosio-demokrasi atau marhaenisme, yaitu dengan pengerahan masa rakyat tertindas yang hidup dalam kemiskinan di tanah yang kaya raya.

Dengan demikian, organisasi-organisai pergerakan nasional Indonesia yang pernah berdiri diawali oleh Budi Utomo hingga Partai Nasional Indonesia (PNI).

0

Roboguru

Berikut tiga organisasi wanita yang bergabung dengan organisasi pergerakan nasional adalah ....

Pembahasan Soal:

Pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia pertama. Kongres tersebut diprakarsai oleh berbagai organisasi wanita seperti: Wanita Utomo, Putri Indonesia, Wanita Katolik, Wanita Mulya, Aisyiah, SI, JIB, dan Taman Siswa bagian wanita. Tujuan kongres adalah mempersatukan cita-cita dan usaha untuk memajukan wanita Indonesia, dan juga mengadakan gabungan antara berbagai perkumpulan wanita yang ada. Dalam kongres itu diambil keputusan untuk mendirikan gabungan perkumpulam wanita yang disebut Perikatan Perempuan Indonesia (PPI) dengan tujuan: (a) memberi penerangan dann perantaraan kepada kaum perempuan, akan mendirikan studie fond untuk anak-anak perempuan yang tidak mampu; (b) mengadakan kursus-kursus kesehatan; (c) menentang perkawinan anak-anak; (d) memajukan kepanduan untuk organisasi-organisasi wanita tersebut di atas, pada umumnya tidak mencampuri urusan politik dan berjuang dengan haluan kooperatif.

Dengan demikian, tiga organisasi wanita yang bergabung dengan organisasi pergerakan nasional adalah Wanita Utomo, Putri Indonesia, Wanita Katolik, Wanita Mulya, Aisyiah, SI, JIB, dan Taman Siswa bagian wanita.

0

Roboguru

Berikut ini adalah organisasi pergerakan nasional yang menempuh cara radikal dan taktik non-kooperatif terhadap pemerintah kolonial Belanda, kecuali ...

Pembahasan Soal:

 Organisasi pergerakan radikal adalah organisasi yang memilih untuk menolak bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda. Menurut mereka, bekerja sama atau bersikap kooperatif dengan pemerintah kolonial Belanda tidak akan mengakhiri penjajahan, bahkan menjauhkan cita-cita kemerdekaan.

Beberapa organisasi yang menempuh cara radikal dan taktik non-kooperatif terhadap pemerintah kolonial Belanda seperti:

  1. Indische Partij yang didirikan di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912 oleh Tiga Serangkai (Douwes Dekker, dr. Cipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara). Indische Partij ini merupakan organisasi pergerakan nasional yang bersifat politik murni dengan semangat nasionalisme modern.
  2. Perhimpunan Indonesia berawal dari didirikannya Indische Vereniging tahun 1908 oleh mahasiswa Indonesia di Belanda. Yang awalnya merupakan perkumpulan sosial. Kemudian Tahun 1925 berubah menjadi Perhimpunan Indonesia dan merubah haluan pergerakan ke bidang politik dengan tujuan Indonesia merdeka.

  3. Partai Nasional Indonesia didirikan Tanggal 4 Juli 1927, dengan ketua Ir. Soekarno dan bercorak politik nasionalis murni. Kegiatan-kegiatan pergerakan yang dilakukan oleh PNI menyebabkan Belanda melakukan penangkapan terhadap tokoh-tokoh PNI, seperti Ir. Soekarno, Maskun, Supriadinata dan Gatot Mangkupradja. Tahun 1929, PNI pecah menjadi dua yakni Partindo dan Pendidikan Nasional Indonesia atau PNI-Baru.

  4. Partai Indonesia (Partindo) didirikan oleh Sartono pada tahun 1929. Tujuannya adalah mencapai Indonesia merdeka melalui Asas nonkooperasi dengan terjun dalam aksi-aksi politik.

  5. Pendidikan Nasional Indonesia (PNI-Baru)  didirikan oleh Mohammad Hatta pada tahun 1931. Tujuannya adalah mencapai Indonesia merdeka melalui Asas nonkooperasi tetapi strategi perjuangannya berbeda. PNI Baru lebih menekankan pentingnya pendidikan kader

Dengan demikian, organisasi pergerakan radikal adalah organisasi yang memilih untuk menolak bekerja sama dengan Belanda.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.space  

0

Roboguru

Bagaimana respon bangsa Indonesia dalam bidang politik terhadap imperialisme dan kolonialisme...

Pembahasan Soal:

Imperialisme adalah suatu sistem politik yang tujuannya untuk menjajah bangsa atau negara lain demi memperoleh kekuasaan dan keuntungan secara sepihak yang jauh lebih besar. Sedangkan kolonialisme adalah tindakan penguasaan atas suatu wilayah dan penduduk suatu bangsa dengan tujuan menguasai negeri jajahan yang bersifat militer dan ekonomi. Bangsa Indonesia menolak secara tegas segala bentuk penindasan termasuk imperialisme dan kolonialisme yang dapat merugikan rakyat. 
Sebagai bentuk penolakan mulai muncul akar-akar demokrasi diberbagai daerah dan munculah kesadaran di kalangan elitecendikiawan bahwa rakyat bumiputra harus bersatu untuk melawan penjajahan dan memperoleh kemajuan melalui kemerdekaan. Mereka mendirikan organisasi-organisasi pergerakan yang memiliki tujuan utama untuk memajukan kehidupan bangsa. Organisasi tersebut diantaranya Sarekat Islam, bidang ekonomi (1905); Budi Utomo, bidang pendidikan (1907); Indische Partij, bidang politik (1912); dll.

Dengan demikian, respon bangsa Indonesia dalam bidang politik terhadap imperialisme dan kolonialisme adalah menolak dengan tegas yang dibuktikan dengan bersatunya para pemuda berpendidikan dari berbagai latar belakang organisasi.
 

0

Roboguru

Jelaskan perjuangan bangsa indonesia pada masa kebangkitan nasional....

Pembahasan Soal:

Kebangkitan Nasional ditandai oleh peristiwa penting bagai Indonesia. Di mana berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 dan Ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Konteks kebangkitan nasional adalah bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, nasionalisme dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Kelahiran organisasi Budi Utomo menjadi babak baru atau tonggak yang menumbuhkan semangat perjuangan. Selain itu menjadi inspirasi berdirinya berbagai organisasi di seluruh Indonesia pada waktu itu. Baik organisasi yang bersifat kedaerahan, politik, keagamaan, serikat pekerja, kewanitaan maupun kepemudaan.

Dengan demikian, perjuangan bangsa Indonesia di zaman kebangkitan nasional adalah dengan berdirinya organisasi-organisasi pergerakan nasional yang melahirkan semangat persatuan, kesatuan kesatuan, nasionalisme dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved