Roboguru

Meskipun masyarakat Indonesia sudah menganut agama Hindu, tetapi masih nampak pengaruh unsur kebudayaan asli Indonesia, yaitu berupa Yupa yang menyerupai pendirian....

Pertanyaan

Meskipun masyarakat Indonesia sudah menganut agama Hindu, tetapi masih nampak pengaruh unsur kebudayaan asli Indonesia, yaitu berupa Yupa yang menyerupai pendirian....

  1. Sarkofagus

  2. Menhir

  3. Dolmen

  4. Arca

  5. Punden berundak

Pembahasan Soal:

Menhir adalah batu tunggal, biasanya berukuran besar, yang ditatah seperlunya sehingga berbentuk tugu dan biasanya diletakkan berdiri tegak di atas tanah. Istilah menhir diambil dari bahasa Keltik, dari kata men (batu) dan hir (panjang). Jadi,artinya adalah batu Panjang. Yupa adalah sebuah tugu atau monumen batu yang dibuat oleh kaum Brahmana guna mengenang kemuliaan Raja Mulawarman.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Berikut merupakan wujud pengaruh agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha bagi masyarakat Indonesia, kecuali...

Pembahasan Soal:

Agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha nampaknya berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Indonesia dalam bidang agama, aksara dan sastra, pemerintahan, politik, ekonomi, arsitektur, dan sosial.
Dalam bidang pemerintahan masyarakat Indonesia jadi mengenal sistem kerajaan, selain itu juga dalam agama Hindu ada yang namanya konsep Dewa-Raja, artinya Raja dikenal sebagai titisan Dewa di muka bumi.
Sementara dalam bidang aksara dan sastra, masyarakat Indonesia jadi mengenal huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta dari India Selatan serta huruf Dewanagari dan bahasa Pali dari India Utara.
Kemudian dalam bidang arsitektur dikenalnya teknologi pembuatan candi yang terbagi kedalam empat jenis arsitektur, yaitu arsitektur klasik tua (Abad VII-IX), arsitektur klasik pertengahan (Abad IX-X), arsitektur klasik peralihan (Abad XI-XIII), arsitektur klasik muda (Abad XIV-XV).
Dalam bidang sosial sendiri agama Hindu mengenal 4 kasta, meliputi kasta Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra. Namun, berbeda halnya dalam agama Buddha, di mana dalam agama Buddha tidak mengenal istilah pembagian kasta.

Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah D.

Roboguru

Setelah kamu memahami kehidupan masyarakat awal Hindu-Buddha, coba amati dan perhatikanlah daerah di sekitar tempat tinggal kamu. Apakah masih ada pengaruh-pengaruh budaya masa Hindu-Buddha yang masih...

Pembahasan Soal:

Pendukung budaya Hindu-Buddha saat ini adalah para brahmana atau para pemuka agama Hindu dan umatnya, dan juga oleh para biksu agama Buddha yang menetap di Indonesia bersama umatnya. Selain itu, akulturasi atau percampuran budaya Hindu-Buddha dengan Nusantara yang masih ada seiring perkembangannya didukung atau dilestarikan pula oleh masyarakat lokal atau masyarakat setempat di mana budaya itu ada. Contohnya, Candi Borobudur yang juga menjadi kebanggaan Nusantara dan tetap dilestarikan bukan hanya oleh umat Buddha saja, bahkan tercatat menjadi warisan budaya oleh UNESCO. 

Dengan demikian, pendukung budaya Hindu-Buddha di Indonesia adalah para pemuka agama dan umat Hindu-Buddha khususnya, serta juga dukungan dari masyarakat lokal yang ikut merasa memiliki budaya Hindu-Buddha yang berakulturasi dengan budaya setempat.

Roboguru

Temukanlah pengaruh budaya Hindu-Buddha yang masih ada hingga saat ini ...

Pembahasan Soal:

Datangnya Hindu-Buddha ke Nusantara pada abad ke-5 masehi yang ditandai dengan ditemukannya Prasasti Yupa di Kerajaan Kutai, Kalimantan Timur, tentu memberikan pengaruh lain dalam berbagai segi kehidupan di masyarakat Nusantara (Indonesia), bahkan hingga kini. Salah satu pengaruh tersebut yang masih bisa ditemukan hingga kini misalnya dapat dilihat dari arsitektur candi. 

Candi yang merupakan peninggalan benda Masa Kerajaan Hindu-Buddha, pada awalnya digunakan sebagai medium peribadatan dan tempat akhir bagi para raja-raja Hindu Buddha. Akan tetapi, di masa kini tentu fungsi tersebut sudah berubah objek wisata dan warisan sejarah yang dapat dinikmati. Beberapa candi tersebut adalah Candi Borobudur, Prambanan, Gedong Songo, dan sebagainya. Selain itu, dari segi akulturasi atau percampuran dua budaya dalam bidang bangunan, beberapa Masjid seperti Agung Demak menunjukkan akulturasi tersebut dengan atapnya yang tumpang berjumlah ganjil seperti pura Hindu. 

Jadi, pengaruh Hindu Buddha yang masih bisa dirasakan hingga kini adalah dari segi bangunan (arsitektur).

Roboguru

Jelaskan perkembangan agama Budha di Indonesia masa kini!

Pembahasan Soal:

Agama Budha merupakan salah satu agama yang lahir di India dan merupakan salah satu agama tertua yang ada di dunia. Perkembangan agama Budha di Asia cukup pesat terutama di beberapa negara seperti Myanmat, Thailand, Kamboja dan negra Asia lainnya. Agama Buddha kemudian juga masuk ke  Indonesia dan menjadi salah satu agama tertua yang ada di Indonesia saat ini. Zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Agama Buddha. Keberadaan Agama Buddha di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari Tiongkok. Agama Buddha menjadi salah satu agama yang resmi mewarnai perkembangan Agama Buddha pada era Orde Baru.

Dengan demikian, perkembangan agama Buddha di Indonesia masa kini dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti dan bangunan candi yang ada di Indonesia.

Roboguru

Contoh perpaduan (akultulasi) budaya Hindu-Buddha dengan budaya asli Indonesia dalam bentuk seni rupa dan seni bangunan...

Pembahasan Soal:

Akulturasi atau perpaduan kebudayaan lokal dengan kebudayaan asing yang lambat laun diterima oleh kebudayaan lokal tanpa menghilangkan unsur kebudayaan lokal tersebut. Salah satu bentuk akulturasi budaya di Indonesia adalah pada seni rupa dan seni bangunan seperti candi. Bentuk bangunan candi di Indonesia pada umumnya merupakan akulturasi antara unsur budaya Hindu-Buddha dengan budaya lokal Indonesia. Bangunan yang megah, patung-patung perwujudan dewa/ Buddha, stupa dan candi, serta ukiran yang dipahat pada relief candi merupakan unsur dari India (Hindu-Buddha),  berpadu dengan unsur lokal Indonesia yakni punden berundak. Salah satu contoh bangunan dengan akulturasi budaya tersebut adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Singasari, dll. 

Dengan demikian, contoh perpaduan (akulturasi) budaya Hindu-Buddha dengan budaya asli Indonesia dalam bentuk seni rupa dan seni bangunan dapat dilihat pada candi di Indonesia di mana memadukan budaya India yakni kemegahan bangunan, seni rupa berupa pembuatan patung dewa/ Buddha, stupa dan candi, serta berbagai ukiran yang dipahat pada relief candi dengan unsur budaya asli Indonesia yakni punden berundak.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved