Poin pada soal adalah tentang pola sosialisasi individu.
Sosialisasi bisa diartikan sebuah proses belajar seumur hidup di mana seorang individu mempelajari kebiasaan dan kultur masyarakat yang meliputi cara hidup, nilai- nilai, dan norma-norma sosial yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima dan berpartisipasi aktif di dalamnya. Pada proses sosialisasi akan mempengaruhi pada pembentukan kepribadian seorang individu karena hal ini di pengaruhi oleh penyerapan nilai dan norma dalam diri individu pada lingkungan sosialisasinya.
Dan bukan hanya pengaruh lingkungan sosialisasi pada individu yang mempengaruhi tetapi juga pola pada sosialisasi yang didapatkan individu, yang mana pola sosialisasi setiap individu memiliki perbedaan. Karena sosialisasi individu memiliki beberapa bentuk yaitu : ada pola sosialisasi partisipatoris yang dalam penerapannya tanpa adanya kekerasan fisik atau paksaan, yang mengandung komunikasi dua arah. dan pola sosialisasi represif yaitu sosialisasi yang penerapannya ditekankan para pola yang otoriter dan keras. Dari kedua pola tersebut setiap keluarga atau individu memiliki penerapan pola sosialisasi yang berbeda.
Jika dianalisis soal bahwa dalam penerapan pola sosialisasi setiap kelompok sosial berbeda hal ini dipengaruhi oleh latar belakang budaya dan ekonomi masyarakat yang berbeda. karena pola sosialisasi pada anak di tekankan pada interaksi orang tua dan juga anak, dalam hal ini setiap kelompok sosial memiliki cara berinteraksi yang berbeda-bed, karena setiap masyarakat akan memiliki struktur sosial yang berebda. Sehingga pada perbedaan tersebut akan mempengaruhi penyerapan dan penerapan nilai dan norma yang juga berbeda pada diri seorang individu
Jika di contohkan pada pola sosialisasi pada masyarakat kota akan cenderung terbuka dalam mengeluarkan pendapatnya dalam keluarga dan masyarakat desa akan cenderung hanya satu arah karena adanya perbedaan orientasi masyarakat desa dan perbebedaan nilai dan norma yang diserap dalam diri individu pun berbeda karena pola sosialisasi masyarakat di suatu daerah biasanya tergantung pada ekonomi atau budaya maupun adat istiadat daerah tersebut.
Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa sosialisasi merupakan penanaman nilai dan norma, dimana nilai dan norma yang berlaku di bentuk dari kesepakatan dan kebiasaan yang bisa berbeda di berbagai latar belakang budaya. Perbedaan pola sosialisasi pada kelompok masyarakat di pengaruhi oleh kondisi budaya dan ekonomi masyarakat. Sehingga hal ini akan mempengaruhi pada pola interaksi dan proses penyerepan nilai dan norma dalam proses sosialisasi.