Iklan

Pertanyaan

Mengapa pihak Indonesia mudah sekali menaruh kepercayaan dari negara asing atau luar seperti Jepang?

Mengapa pihak Indonesia mudah sekali menaruh kepercayaan dari negara asing atau luar seperti Jepang?

  1. ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

43

:

49

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pihak Indonesia mudah sekali menaruh kepercayaan dari negara asing atau luar seperti Jepang sebab Jepang memberikan janji-janji dan perlakuan khusus yakni dengan melakukanpropaganda yang mampu menarik simpatik rakyat Indonesia.

 pihak Indonesia mudah sekali menaruh kepercayaan dari negara asing atau luar seperti Jepang sebab Jepang memberikan janji-janji dan perlakuan khusus yakni dengan melakukan propaganda yang mampu menarik simpatik rakyat Indonesia.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Jepang menduduki Indonesia setelah Belanda mengaku kalah dan menyatakan menyerah tanpa syarat pada 8 Maret 1942. Dengan menyerahnya Belanda tersebut, maka Jepang menguasai bangsa Indonesia. Atas kepiawaian propaganda-propaganda yang dilancarkan oleh Jepang, rakyat Indonesia pun tertarik dan simpatik terhadap Jepang. Pada mulanya, Jepang menyatakan diri sebagai "Saudara Tua", sedangkan Indonesia sebagai "Saudara Muda". Kemudian Jepang mengatakan bahwa kedatangannya di Indonesia yakni untuk membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajah asing.Selain itu, Jepang juga menyampaikan maksud serta tujuannya yakni untukmencapai kemakmuran bersama seluruh bangsa di bawah pimpinan Jepang sehingga sederajat dengan bangsa-bangsa lain yang telah maju. Untuk mencapai tujuan itu, maka bangsa Indonesia diharuskan memberikan bantuan berupa tenaga dan hasil kekayaan alam kepada Jepang.Jepang punmembentuk Gerakan Tiga A dengan semboyan-semboyannyayakni Nippon Cahaya Asia, Nippon Pelindung Asia, dan Nippon Pemimpin Asia. Gerakan tersebut dimaksudkan untuk membujuk bangsa Indonesia agar mau membantu lewat Gerakan Tiga A ini sehingga Jepang dapat memanfaatkan tenaga bangsa Indonesia terutama para pemuda dalam menghadapi bangsa asing. Para pemuda tersebut diberi berbagai pendidikan dan latihan militer dengan maksud agar tertanam semangat mendukung Jepang. Di sisi lain untuk menarik bangsa Indonesia, Jepang juga membebaskan para pemimpin bangsa yang ditahan oleh Belanda, seperti Sukarno dan Moh. Hatta, sertamemberikan kesempatan bagi para pemimpin bangsa Indonesia untuk menduduki jabatan-jabatan penting yang sebelumnya hanya dikuasai olehorang Belanda. Dengan demikian,pihak Indonesia mudah sekali menaruh kepercayaan dari negara asing atau luar seperti Jepang sebab Jepang memberikan janji-janji dan perlakuan khusus yakni dengan melakukanpropaganda yang mampu menarik simpatik rakyat Indonesia.

Jepang menduduki Indonesia setelah Belanda mengaku kalah dan menyatakan menyerah tanpa syarat pada 8 Maret 1942. Dengan menyerahnya Belanda tersebut, maka Jepang menguasai bangsa Indonesia. Atas kepiawaian propaganda-propaganda yang dilancarkan oleh Jepang, rakyat Indonesia pun tertarik dan simpatik terhadap Jepang. Pada mulanya, Jepang menyatakan diri sebagai "Saudara Tua", sedangkan Indonesia sebagai "Saudara Muda". Kemudian Jepang mengatakan bahwa kedatangannya di Indonesia yakni untuk membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajah asing. Selain itu, Jepang juga menyampaikan maksud serta tujuannya yakni untuk mencapai kemakmuran bersama seluruh bangsa di bawah pimpinan Jepang sehingga sederajat dengan bangsa-bangsa lain yang telah maju. Untuk mencapai tujuan itu, maka bangsa Indonesia diharuskan memberikan bantuan berupa tenaga dan hasil kekayaan alam kepada Jepang. Jepang pun membentuk Gerakan Tiga A dengan semboyan-semboyannya yakni Nippon Cahaya Asia, Nippon Pelindung Asia, dan Nippon Pemimpin Asia. Gerakan tersebut dimaksudkan untuk membujuk bangsa Indonesia agar mau membantu lewat Gerakan Tiga A ini sehingga Jepang dapat memanfaatkan tenaga bangsa Indonesia terutama para pemuda dalam menghadapi bangsa asing. Para pemuda tersebut diberi berbagai pendidikan dan latihan militer dengan maksud agar tertanam semangat mendukung Jepang. Di sisi lain untuk menarik bangsa Indonesia, Jepang juga membebaskan para pemimpin bangsa yang ditahan oleh Belanda, seperti Sukarno dan Moh. Hatta, serta memberikan kesempatan bagi para pemimpin bangsa Indonesia untuk menduduki jabatan-jabatan penting yang sebelumnya hanya dikuasai oleh orang Belanda.

Dengan demikian, pihak Indonesia mudah sekali menaruh kepercayaan dari negara asing atau luar seperti Jepang sebab Jepang memberikan janji-janji dan perlakuan khusus yakni dengan melakukan propaganda yang mampu menarik simpatik rakyat Indonesia.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

33

Iklan

Pertanyaan serupa

Sebagian masyarakat Indonesia merespon positif kedatangan Jepang ke Indonesia, hal ini disebabkankarena ....

2

4.7

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia