Iklan

Pertanyaan

Mengapa air ( H 2 ​ O )mempunyai titik didih lebih tinggi daripada etanol ( C 2 ​ H 5 ​ OH ) yang mempunyai ukuran molekul lebih besar?

Mengapa air () mempunyai titik didih lebih tinggi daripada etanol () yang mempunyai ukuran molekul lebih besar?space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

04

:

41

Klaim

Iklan

I. Solichah

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

air ( H 2 ​ O )mempunyai titik didih lebih tinggi daripada etanol ( C 2 ​ H 5 ​ OH ) yang mempunyai ukuran molekul lebih besar disebabkan karenaadanya ikatan hidrogen antar molekul padaair.

 air () mempunyai titik didih lebih tinggi daripada etanol () yang mempunyai ukuran molekul lebih besar disebabkan karena adanya ikatan hidrogen antar molekul pada air.space

Pembahasan

Ikatan hidrogen adalah interaksi dipol-dipol antara molekul yang memiliki H yang terikat pada atom berukuran kecil yang memiliki keelektronegatifan tinggi, umumnya unsur N, O, atau F.Ikatan hidrogen terbentuk pada senyawa yang memiliki gaya elektrostatik antar molekul sangat besar. Gaya elektrostatik yang sangat besar ini terjadi pada molekul yang sangat polar (memiliki perbedaan keelektronegatifan yang sangat besar).Ikatan hidrogen ini dapat memengaruhi titik didih suatu senyawa. Titik didih senyawa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu massa molekul relatif ( M r ​ ) dan gaya antarmolekul.Semakin besar M r ​ suatu senyawa maka titik didihnya semakin tinggi. Hal ini dapat terjadi karena adanya proses pemisahan (perenggangan) antar molekul sehingga perubahan wujud zat dari cair ke gas memerlukan energi yang besar. Sementara itu, semakin kuat gaya antar molekul, titik didihnya juga semakin tinggi. Perenggangan dan pemutusan gaya antar molekul memerlukan energi yang besar. Jika gaya antar molekul lemah, titik didihnya juga rendah. Molekul air ( H 2 ​ O ) memiliki M r ​ sebesar 18, sedangkan etanol ( C 2 ​ H 5 ​ OH ) memiliki M r ​ sebesar 46. Jika ditinjau dari M r ​ senyawa, maka seharusnya senyawa etanol akan memiliki titik didih yang lebih tinggidibandingkan air, namun kenyataannya titik didih air lebih tinggi dibandingkan dengan titik didih etanol.Alasan terjadinya penyimpangan itu adalah karena adanya ikatan hidrogen antar molekul pada masing-masing molekul air ( H 2 ​ O ). Molekul-molekul air yang membentuk ikatan hidrogen menjadi lebih sulit untuk dipisahkan atau memerlukan energi yang lebih besar untuk memutuskan gaya antar molekulnya, sehingga airmemiliki titik didih yang tinggi. Dengan demikian, maka alasanair ( H 2 ​ O )mempunyai titik didih lebih tinggi daripada etanol ( C 2 ​ H 5 ​ OH ) adalah karenaadanya ikatan hidrogen antar molekulair yang menyebabkan diperlukan energi yang lebih besar untuk memutuskan gaya antar molekulnya, sehinggatitik didihnya tinggi. Jadi,air ( H 2 ​ O )mempunyai titik didih lebih tinggi daripada etanol ( C 2 ​ H 5 ​ OH ) yang mempunyai ukuran molekul lebih besar disebabkan karenaadanya ikatan hidrogen antar molekul padaair.

Ikatan hidrogen adalah interaksi dipol-dipol antara molekul yang memiliki H yang terikat pada atom berukuran kecil yang memiliki keelektronegatifan tinggi, umumnya unsur N, O, atau F. Ikatan hidrogen terbentuk pada senyawa yang memiliki gaya elektrostatik antar molekul sangat besar. Gaya elektrostatik yang sangat besar ini terjadi pada molekul yang sangat polar (memiliki perbedaan keelektronegatifan yang sangat besar). Ikatan hidrogen ini dapat memengaruhi titik didih suatu senyawa.space

Titik didih senyawa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu massa molekul relatif () dan gaya antarmolekul. Semakin besar  suatu senyawa maka titik didihnya semakin tinggi. Hal ini dapat terjadi karena adanya proses pemisahan (perenggangan) antar molekul sehingga perubahan wujud zat dari cair ke gas memerlukan energi yang besar. Sementara itu, semakin kuat gaya antar molekul, titik didihnya juga semakin tinggi. Perenggangan dan pemutusan gaya antar molekul memerlukan energi yang besar. Jika gaya antar molekul lemah, titik didihnya juga rendah.space

Molekul air () memiliki  sebesar 18, sedangkan etanol () memiliki  sebesar 46. Jika ditinjau dari  senyawa, maka seharusnya senyawa etanol akan memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan air, namun kenyataannya titik didih air lebih tinggi dibandingkan dengan titik didih etanol. Alasan terjadinya penyimpangan itu adalah karena adanya ikatan hidrogen antar molekul pada masing-masing molekul air (). Molekul-molekul air yang membentuk ikatan hidrogen menjadi lebih sulit untuk dipisahkan atau memerlukan energi yang lebih besar untuk memutuskan gaya antar molekulnya, sehingga air memiliki titik didih yang tinggi.space

Dengan demikian, maka alasan air () mempunyai titik didih lebih tinggi daripada etanol () adalah karena adanya ikatan hidrogen antar molekul air yang menyebabkan diperlukan energi yang lebih besar untuk memutuskan gaya antar molekulnya, sehingga titik didihnya tinggi.space

Jadi, air () mempunyai titik didih lebih tinggi daripada etanol () yang mempunyai ukuran molekul lebih besar disebabkan karena adanya ikatan hidrogen antar molekul pada air.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Titik didih senyawa air ( H 2 ​ O ) relatif sangat tinggi jika dibandingkan dengan senyawa oksida dalam satu golongan, yaitu H 2 ​ S , H 2 ​ Se , dan H 2 ​ Te . Hal tersebut disebabkan . . . .

2

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia