Pantun adalah jenis puisi lama yang satu baitnya terdiri dari dua sampiran dan dua isi. Baris pertama dan kedua adalah sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi.
Isi pantun dapat dipahami dengan baik jika mengerti kata-kata yang terkandung dalam pantun tersebut.
Memahami isi pantun dapat dilakukan dengan cara:
- Menemukan makna dari kata yang tidak diketahui.
- Fokus pada baris ketiga dan keempat karena kedua baris tersebut merupakan isi.
Bait Pertama
Anak angsa mati lemas (baris 1, sampiran)
Mati lemas di air masin (baris 2, sampiran)
Hilang bahasa karena emas (baris 3, isi)
Hilang budi karena miskin (baris 4, isi)
Bait Kedua
Apa gunanya berkain batik (baris 1, sampiran)
Kalau tidak dengan sujinya (baris 2, sampiran)
Apa guna beristri cantik (baris 3, isi)
Kalau tidak dengan budinya (baris 4, isi)
Pada bait pertama, isi pantun terdapat pada baris ketiga dan keempat, yang bunyinya:
Hilang bahasa karena emas (baris 3, isi)
Hilang budi karena miskin (baris 4, isi)
Isi pantun bait pertama tersebut ialah jangan sampai kehilangan budi baik, meskipun kita orang miskin.
Pada bait kedua, isi pantun terdapat pada baris ketiga dan keempat, yang bunyinya:
Apa guna beristri cantik (baris 3, isi)
Kalau tidak dengan budinya (baris 4, isi)
Isi pantun bait kedua tersebut ialah istri tidak perlu cantik, cukup baik budinya.
Sehingga, isi pantun di atas adalah nasihat.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.