Iklan

Pertanyaan

Latar belakang meletusnya Perang Puputan Badung pada tahun 1906 antara rakyat Bali dan Belanda adalah ….

Latar belakang meletusnya Perang Puputan Badung pada tahun 1906 antara rakyat Bali dan Belanda adalah ….  

  1. Belanda ingin memonopoli perdagangan di kerajaan-kerajaan di Baliundefined  

  2. Belanda memaksa kerajaan-kerajaan di Bali menghapus Hukum “Tawan Karang”undefined  

  3. Belanda ikut campur dalam persaingan kekuasaan antara kerajaan-kerajaan di Baliundefined  

  4. Belanda melanggar perjanjian yang sudah mereka sepakati sebelumnyaundefined  

  5. Belanda menghalang-halangi kapal-kapal Bali yang berdagang di pelabuhan-pelabuhan di Pulau Jawaundefined  

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

27

:

27

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Peristiwa Perang Puputan badung dilatarbelakangi karena keinginan Belanda yang bermaksud untuk menghapus hak Tawan Karang (hak yang diterapkan oleh raja-raja Bali untuk merampas dan memiliki kapal beserta isinya yang terdampar di sekitar kerajaan Bali). Pada tanggal 27 Mei 1904 kapal Sri Kumala milik pedagang Cina berbendera Belanda melintasi perairan Bali dan karam. Meskipun pernah ada kesepakatan antara kerajaan di Bali dengan Belanda pada tahun 1824 untuk menghapus hak tawan karang namun sebagian rakyat masih menjunjung tinggi adat tersebut sehingga ketika kapal Sri Kumala terdampar sebagian rakyat masih memberlakukan hukum tersebut. Hal inilah yang kemudian menjadi penyebab terjadinya Perang Puputan karena Belanda tidak terima dan melakukan penyerangan secara besar-besaran di Kerajaan Badung. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

Peristiwa Perang Puputan badung dilatarbelakangi karena keinginan Belanda yang bermaksud untuk menghapus hak Tawan Karang (hak yang diterapkan oleh raja-raja Bali untuk merampas dan memiliki kapal beserta isinya yang terdampar di sekitar kerajaan Bali). Pada tanggal 27 Mei 1904 kapal Sri Kumala milik pedagang Cina berbendera Belanda melintasi perairan Bali dan karam. Meskipun pernah ada kesepakatan antara kerajaan di Bali dengan Belanda pada tahun 1824 untuk menghapus hak tawan karang namun sebagian rakyat masih menjunjung tinggi adat tersebut sehingga ketika kapal Sri Kumala terdampar sebagian rakyat masih memberlakukan hukum tersebut. Hal inilah yang kemudian menjadi penyebab terjadinya Perang Puputan karena Belanda tidak terima dan melakukan penyerangan secara besar-besaran di Kerajaan Badung.undefined  

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.undefined  

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Iklan

Pertanyaan serupa

Tidak seperti di Pulau Jawa, Tanam Paksa ( cultuurstelsel ) kopi yang diterapkan Belanda di Sumatera Barat (Minangkabau) selama paruh kedua abad ke-19 produksinya terus mengalami penurunan dan akhirny...

2

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia