Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pidato adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak.
Salah satu kaidah kebahasaan pidato adalah penggunaan konjungsi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konjungsi adalah kata maupun ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat.
Konjungsi terdiri atas beberapa jenis, salah satunya adalah konjungsi antarkalimat. Konjungsi ini merupakan konjungsi atau kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan antarkalimat. Konjungsi ini selalu terletak di awal kalimat, memulai kalimat baru, dan diikuti dengan tanda koma (,).
Konjungsi antarkalimat pun terdiri atas beberapa jenis, salah satunya adalah konjungsi yang menyatakan pertentangan dengan kalimat sebelumnya. Contoh: namun dan akan tetapi.
Kutipan pidato tersebut berbunyi, “Kemerdekaan bangsa Indonesia pada hakikatnya telah kita dapatkan. Tetapi, kemerdekaan dan belenggu kemiskinan masih saja terjadi.”
Penggunaan konjungsi tetapi tidak tepat karena merupakan konjungsi intrakalimat, yaitu tetapi. Kutipan pidato tersebut membutuhkan konjungsi antarkalimat yang menyatakan pertentangan dengan kalimat sebelumnya.
Kata hubung pada kutipan di atas harus diperbaiki menjadi namun.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.