Iklan

Pertanyaan

Jelaskan mengapa tumbuhan lumut cenderung tidak dapat bertahan pada lingkungan yang kering?

Jelaskan mengapa tumbuhan lumut cenderung tidak dapat bertahan pada lingkungan yang kering?space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

08

:

59

Klaim

Iklan

D. Nur

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Jawaban terverifikasi

Jawaban

tumbuhan lumut cenderung tidak dapat bertahan pada lingkungan yang kering karena dalam proses reproduksi dan transportasinya sangat membutuhkan media air.

tumbuhan lumut cenderung tidak dapat bertahan pada lingkungan yang kering karena dalam proses reproduksi dan transportasinya sangat membutuhkan media air.space

Pembahasan

Tumbuhan lumut cenderung tumbuh di lingkungan lembab karena pada kondisi tersebut kebutuhan air tersedia lebih banyak daripada di tempat kering. Air dibutuhkan oleh lumut untuk membantu dalam proses fertilisasi. Fertilisasi dimulai ketika arkegonium terbuka karena ovum siap dibuahi. Ovum menghasilkan suatu senyawa untuk menarik spermatozoid. Dengan media air, spermatozoid lebih mudah bergerak mendekati ovum. Gerakan tersebut disebut gerak kemotaksis. Peleburan sperma dan ovum akan menjadi zigot. Zigot tersebut nantinya tumbuh menjadi sporofit yang menghasilkan spora. Spora akan tumbuh menjadi protonema jika hidup di lingkungan sesuai. Selain itu, air dibutuhkan untuk proses kehidupannya seperti proses fotosintesis. Tumbuhan lumut memiliki struktur mirip akar yang disebut rizoid. Rizoid bertugas menyerap air. Air bergerak di dalam tubuh lumut secara difusi karena belum memiliki pembuluh angkut. Dengan proses penyerapan air yang begitu sederhana, sehingga diperlukan tempat yang lembab agar proses difusi berjalan efisien. Dengan demikian, tumbuhan lumut cenderung tidak dapat bertahan pada lingkungan yang kering karena dalam proses reproduksi dan transportasinya sangat membutuhkan media air.

Tumbuhan lumut cenderung tumbuh di lingkungan lembab karena pada kondisi tersebut kebutuhan air tersedia lebih banyak daripada di tempat kering. Air dibutuhkan oleh lumut untuk membantu dalam proses fertilisasi. Fertilisasi dimulai ketika arkegonium terbuka karena ovum siap dibuahi. Ovum menghasilkan suatu senyawa untuk menarik spermatozoid. Dengan media air, spermatozoid lebih mudah bergerak mendekati ovum. Gerakan tersebut disebut gerak kemotaksis. Peleburan sperma dan ovum akan menjadi zigot. Zigot tersebut nantinya tumbuh menjadi sporofit yang menghasilkan spora. Spora akan tumbuh menjadi protonema jika hidup di lingkungan sesuai. Selain itu, air dibutuhkan untuk proses kehidupannya seperti proses fotosintesis. Tumbuhan lumut memiliki struktur mirip akar yang disebut rizoid. Rizoid bertugas menyerap air. Air bergerak di dalam tubuh lumut secara difusi karena belum memiliki pembuluh angkut. Dengan proses penyerapan air yang begitu sederhana, sehingga diperlukan tempat yang lembab agar proses difusi berjalan efisien.

Dengan demikian, tumbuhan lumut cenderung tidak dapat bertahan pada lingkungan yang kering karena dalam proses reproduksi dan transportasinya sangat membutuhkan media air.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Mengapa lumut dan paku-pakuan jarang ditemukan di daerah kering?

3

4.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia