Roboguru

Jelaskan hal-hal yang mempermudah proses Islamisasi di Jawa!

Pertanyaan

Jelaskan hal-hal yang mempermudah proses Islamisasi di Jawa!

Pembahasan Soal:

Beberapa hal yang mempermudah proses Islamisasi di Jawa adalah suasana keterbukaan di kota-kota pantai yang menciptakan kecenderungan struktural untuk mobilitas sosial yang lebih luas seperti berpindah agama. Kemudian bersamaan dengan itu, terjadi disintegrasi dan disorientasi masyarakat lama sehingga diperlukan identitas baru dengan nilai-nilai baru. Merosotnya kekuasaan Majapahit akibat perubahan struktur kekuasan dalam hal itu Islam menjadi tiang pendukungnya.

Dengan demikian, hal yang mempermudah proses Islamisasi di Jawa yaitu keterbukaan masyarakat pulau Jawa dengan merosotnya kekuasaan Majapahit.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Kedatangan Islam ke berbagai daerah Indonesia tidak datang secara bersamaan. Hal tersebut dikarenakan setiap daerah mempunyai situasi politik dan sosial-budaya yang berbeda pula. Meskipun demikian, ag...

Pembahasan Soal:

Sekitar abad ke-16 dan 17 hampir sebagian besar masyarakat Indonesia telah memeluk agama Islam. Faktor yang menyebabkan agama Islam mudah diterima masyarakat Nusantara adalah :

  1. Tidak adanya sistem kasta dalam Islam
  2. Upacara ritual dalam Islam sangat sederhana
  3. Agama Islam disebarkan dengan jalan damai
  4. Penyebaran agama Islam disesuaikan dengan kondisi soal-budaya yang telah ada
  5. Syarat seseorang masuk Islam sangat mudah, yaitu cukup dengan mengucapkan dua kalimat syahadat

0

Roboguru

Upaya Islamisasi di Nusantara berlangsung dalam tiga tahap yang berurutan yaitu ….

Pembahasan Soal:

Dalam proses masuknya islam di Indonesia, ada 3 tahapan antara lain:

  • Kedatangan, berlangsung pada abad 7 masehi ketika agama islam masuk di kerajaan sriwijaya lewat para pedagang arab
  • Penerimaan, berlangusng pada abad 8-13 akhir masehi ketika agama islam menjalani proses penerimaan di masyarakat
  • Persebaran, berlangsung pada abad 14 awal sampai 16 dimana agama islam mulai tersebar ke seluruh penjuru indonesia.

0

Roboguru

Siapakah raja terbesar kerajaan mataram dan bagaimana cita cita perjuangannya?

Pembahasan Soal:

Kerajaan Mataram (Islam) mencapai puncak kejayaannya ketika dipimpin oleh raja ketiga yaitu Raden Mas Rangsang yang mendapat gelar Sultan Agung. Sultan Agung mempunyai cita-cita untuk mempersatukan seluruh Jawa di bawah Mataram, dan mengusir Perserikatan Perusahaan Hindia Timur atau Perusahaan Hindia Timur Belanda atau Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) dari Pulau Jawa. Untuk merealisasikan cita-citanya, ia bermaksud membendung usaha-usaha Kompeni menjalankan penetrasi politik dan monopoli perdagangan. Sehingga strategi politik ekspansi selalu diterapkan sepanjang masa pemerintahannya dan selalu mengangkat senjata (atau melakukan peperangan). Pada masa pemerintahan Sultan Agung, Mataram berhasil menguasai Jawa dan Madura. Musuh kerajaan Mataram tidak hanya kerajaan pesisir dan kerahaan Hindu Budha melainkan juga para kolonial asing seperti VOC dan Portugis. 

Dengan demikian, raja terbesar kerajaan Mataram Islam adalah Sultan Agung yang bercita-cita untuk mempersatukan seluruh Jawa dibawah kekuasaan Mataram.

0

Roboguru

Raja-raja berjaya dan penyebab dan faktor kemunduran Kerajaan Demak...

Pembahasan Soal:

Pada mulanya Demak dikenal dengan nama Glagah Wangi, sebagai Kadipaten dari Majapahit. Namun beberapa sumber lain mengatakan bahwa Demak juga dikenal dengan sebutan Bintoro. Menurut Chandra Sengkala Memet, Demak berdiri pada tahun 1401 Saka tau 1479 Masehi. Adapun masa kejayaan Demak berada ketika dipimpin oleh Sultan Trenggana. Dibawah kepemimpinannya lah Demak terus berupaya memperluas wilayah kekuasaannya. pada waktu itu, Portugis mulai memperluas pengaruhnya ke Jawa Barat, bahkan hendak mendirikan benteng dan kantor di Sunda Kelapa, dengan persetujuan Raja Sunda. Oleh karena itu, pada tahun 1522 Demak mengirimkan pasukan ke Jawa Barat yang dipimpin oleh Fatahillah. Ia berhasil menduduki Banten dan Cirebon serta mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada 22 Juni 1527. Sejak itu, Sunda Kelapa diubah namanya menjadi Jayakarta. Selain perluasan ke Barat, Sultan Trenggana pun melakukan perluasan pengaruh ke arah Jawa Timur. Satu per satu daerah seperti Madiun, Gresik, Tuban, Singosari, dan Blambangan berhasil dikuasai. Namun Sultan Trenggana gugur ketika hendak menyerang Pasuruan pada tahun 1546.
Namun setelah Sultan Trenggana wafat, terjadi lah konflik internal memperebutkan kekuasaan diantara Prawoto dan Arya Panangsang. Akhirnya seorang Adipati Pajang yang bernama Jaka Tingkir pun turut ikut campur meredam pemberontakan yang dilakukan oleh Arya Panangsang. Karena berkat jasanya lah akhirnya wilayah Demak bisa kembali aman dan Jaka Tingkir pun akhirnya naik takhta. Dimasa kepemimpinan Jaka Tingkir ini lah pusat pemerintahan dipindahkan dari Demak ke Pajang.

Dengan demikian, raja termashur Kerajaan Demak adalah Sultan Trenggana. Sementara faktor kemunduran dari Demak terjadi karena adanya intrik dalam keluarga kerajaan yang memperbutkan takhta sehingga menimbulkan perang saudara.

0

Roboguru

Siapa yang mendirikan Kerajaan Demak?

Pembahasan Soal:

Sejarah awal Kerajaan Demak tidak bisa dilepaskan dari runtuhnya Kerajaan Majapahit. Demak sebelumnya merupakan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau Gelagahwangi yang merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit. Dengan berkembangnya Islam di Demak, maka Demak dapat berkembang sebagai kota dagang dan pusat penyebaran Islam di pulau Jawa. Kerajaan Demak termasuk salah satu wilayah yang melepaskan diri dan menjadi kerajaan yang mandiri. Kerajaan Demak didirikan sekitar tahun 1478 oleh Raden Patah yang merupakan putra terakhir dari Raja Majapahit, yaitu Prabu Brawijaya. Dengan demikian, pendiri Kerajaan Demak adalah Raden Patah.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved