Roboguru

Jelaskan ciri-ciri kehidupan manusia serta kebudayaan yang menjadi ciri khas dari zaman tradisi megalitikum ...

Pertanyaan

Jelaskan ciri-ciri kehidupan manusia serta kebudayaan yang menjadi ciri khas dari zaman tradisi megalitikum ...undefined 

Pembahasan Soal:

Zaman megalitikum adalah sebuah zaman yang berlangsung sekitar 2500 hingga 1500 sebelum masehi. Ciri-ciri kehidupan manusia dari zaman tradisi megalitikum antara lain adalah sebagai berikut.

  • Manusia sudah dapat membuat dan meninggalkan kebudayaan yang terbuat dari batu-batu besar.
  • Berkembang dari zaman neolitikum sampai zaman perunggu.
  • Manusia sudah mengenal kepercayaan utamanya animisme.

Kebudayaan zaman megalitikum antara lain:

  1. Menhir adalah bangunan yang berupa tugu batu yang didirikan untuk upacara menghormati roh nenek moyang, sehingga bentuk menhir ada yang berdiri tunggal dan ada yang berkelompok serta ada pula yang dibuat bersama bangunan lain yaitu seperti punden berundak-undak. Lokasi tempat ditemukannya menhir di Indonesia adalah Pasemah (Sumatera Selatan), Sulawesi Tengah dan Kalimantan.
  2. Punden berundak merupakan bangunan yang tersusun bertingkat dan berfungsi sebagai tempat pemujaan terhadap roh nenek moyang. Punden Berundak pada zaman megalitik selalu bertingkat tiga yang mempunyai makna tersendiri. Tingkat pertama melambangkan kehidupan saat masih dikandungan ibu, tingkat kedua melambangkan kehidupan didunia dan tingkat ketiga melambangkan kehidupan setelah meninggal. Punden Berundak ini banyak ditemukan di Tanah Jawa yang dapat dikenali pada Candi-candi yang tersebar di seluruh Pulau Jawa.
  3. Dolmen adalah meja batu tempat meletakkan sesaji yang dipersembahkan kepada roh nenek moyang. Di bawah dolmen biasanya sering ditemukan kubur batu. Dolmen yang merupakan tempat pemujaan misalnya ditemukan di Telagamukmin, Sumberjaya, Lampung Barat.
  4. Sarkofagus adalah peti kubur batu yang terdiri dari wadah dan tutup yang pada ujung-ujungnya terdapat tonjolanDari hasil pengamatan di lapangan, temuan sarkofagus memiliki berbagai jenis bentuk dan tipe dengan bentuk dan ornamen yang berbeda. ada yang memiliki motif seperti kepala manusia dengan rambut panjang, ada yang berbentuk kepala manusia memiliki sanggul, bentuk wajah menyeramkan, dan semua bentuk tersebut terdapat patung pria di bawah dagunya dan patung wanita di belakangnya. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa nenek moyang kita terdahulu telah meiliki nilai seni yang tinggi yang dapat menciptakan sesuatu yang memiliki nilai jual tinggi.
  5. Kubur Batu adalah peti mati yang dibentuk dari enam papan batu, terdiri dari dua sisi panjang, dua sisi lebar, dan sebuah lantai. Kubur Batu yang paling banyak ditemukan  di Indonesia terdapat di dua daerah, yaitu Sumba dan Minahasa. Bangunan megalitik di Sumba umumnya berupa kubur batu yang dihiasi arca dan relief-relief menarik.

Jadi, ciri khas dari zaman megalitikum adalah kebudayaannya terbuat dari batu-batu besar dan sudah mengenal sistem kepercayaan. Beberapa hasil peninggalannya adalah seperti sarkofagus, menhir, dolmen, dan punden berundak.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 13 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Jelaskan periodisasi masa perkembangan bumi secara arkeologis ...

Pembahasan Soal:

Periodisasi berdasarkan arkeologis dalam sejarah dapat dipahami sebagai babakan dalam sejarah kehidupan bumi dan manusia berdasarkan arkeologi, yakni peninggalan kehidupan manusia berupa artefak, fosil dan peninggalan kebudayaan lainnya. Secara arkeologis, pembabakan yang dimaksud memiliki dua babak besar, yaitu Zaman Batu dan Zaman Logam. Zaman Batu memiliki babakan lagi, yaitu:

  1. Zaman Batu Tua atau Paleolitikum, berlangsung pada 50.000-10.000 sm, zaman ini disebut sebagai batu tua karena peninggalan manusia di masa ini menggunakan alat-alat dari batu yang dibuat secara kasar dan masih sederhana seperti Kapak Genggam dan Alat dari Tulang yang digunakan untuk berburu dan meramu makanan dari alam (food gathering). Selain itu, kehidupan pada masa ini masih berpindah tempat (nomaden) menyesuaikan dengan keadaan alam di sekitar dalam menunjang kehidupan manusia.
  2. Zaman Batu Tengah atau Mesolitikum, merupakan kehidupan berburu dan meramu tingkat lanjut, di mana kehidupan manusia masa itu sudah semi nomaden dalam arti sudah mulai ada yang menetap (abris sous roche). Meski demikian, peralatan yang masih digunakan tetap berasal dari batu namun dengan bentuk yang sudah mulai dihaluskan, seperti Kapak Sumatera dan Kapak Pendek. Adapun peralatan tersebut digunakan untuk menunjang kehidupan mereka dengan berburu dan meramu, akan tetapi di masa ini manusia sudah mulai mencari penghidupan dari kehidupan laut, sehingga ditemukan tumpukah sampah kerang di sepanjang Pantai Timur Sumatera (Kkjokkenmoddinger). Manusia pendukung masa ini adalah Papu-Melanosoid.
  3. Zaman Batu Baru atau Neolitikum, di masa ini terjadi perubahan mendasar dari cara hidup berburu dan meramu menjadi menetap dan bercocok tanam, dalam arti perubahan neolitik dari yang semula (food gathering) mengandalkan dari alam menjadi (food producing) mengolah dari alam. Dari segi peninggalan, peralatan yang digunakan sudah mulai dibentuk dan disesuaikan dengan fungsinya seperti Kapak Lonjong, Kapak Persegi yang bentuknya mirip dengan cangkul sekarang yang digunakan untuk menggarap tanah.
  4. Zaman Batu Besar atau Megalitikum, ciri khas dari masa ini adalah banyaknya peninggalan manusia dari batu yang berukuran besar dan biasanya digunakan sebagai medium untuk kepercayaan manusia saat itu, yakni animisme dan dinamisme. beberapa contoh peralatan yang dihasilkan adalah Kubur Batu, Punden Berundak, Sarkofagus dan sebagainya. 

Selain itu, babakan secara arkeologis juga terdapat babak Zaman Logam, yakni:

  • Zaman Tembaga (namun Indonesia tidak mengalami zaman ini karena tidak ditemukannya barang-barang tembaga),
  • Zaman Perunggu yakni masa yang di dalamnya banyak ditemukan peralatan dari bahan dasar perunggu, seperti Nekara, Candrasa, Moko dan sebagainya, dan
  • Zaman Besi, yakni masa yang di dalamnya manusia mampu membuat peralatan hidup dengan besi yang dileburkan dan menuangkannya ke dalam cetakan.

Jadi, pembabakan zaman secara arkeologis terbagi menjadi dua, yakni Zaman Batu dan Logam. Zaman Batu dibagi menjadi empat, yaitu Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, dan Megalitikum. Sedangkan Zaman Logam dibagi menjadi tiga, yaitu Zaman Tembaga, Perunggu, dan besi.

0

Roboguru

Apa yang dimaksud dengan kebudayaan Megalitikum? Berikan contoh-contohnya!

Pembahasan Soal:

Zaman megalitikum disebut juga dengan zaman batu besar. Megalitikum disebut zaman batu besar karena peninggalan dari hasil kebudayaan manusia pada masa ini terbuat dari batuan berukuran besar. Zaman megalitikummerupakan sub kebudayaan dari masa neolitikum atau zaman batu muda. Pada masa megalitikum, masyarakat pra aksara mengalami masa religius dimana perkembangan aliran animisme dan dinamisme berkembang sangat pesat. Kehidupan masyarakat pada masa megalitikumtelah mengenal sistem pembagian kerja yang jelas. Telah terbentuk sistem kepemimpinan yang diketuai oleh kepala suku dan sudah menerapkan sistem food producing atau bercocok tanam. 

Peninggalan atau hasil kebudayaan dari zaman megalithikum adalah sebagai berikut.

  1. Sarkofagus (kubur batu berbentuk bulat ataupun berbentuk lesung).
  2. Waruga (kubur batu berbentuk persegi panjang dengan tutup).
  3. Dolmen (meja batu untuk persembahan sesaji terhadap roh nenek moyang).
  4. Menhir (tugu batu yang digunakan untuk pemujaan roh nenek moyang).
  5. Punden Berundak (tempat pemujaan roh nenek moyang).
  6. Kapak Lonjong dan Kapak Persegi.

Dengan demikian, masa megalthikum adalah zaman yang hasil kebudayaannya merupakan benda yang terbuat dari batu berukuran besar. Contoh peninggalan dari masa megalithikum adalah menhir, dolmen, waruga, sarkofagus, dan punden berundak.

0

Roboguru

Berdasarkan bacaan dalam buku dan sumber lain, Sampaikanlah berbagai macam zaman secara Arkeologis.

Pembahasan Soal:

Dengan demikian, zaman megalitikum merupakan zaman dimana masyarakat mulai membangun bangunan atau monument yang terbuat dari batu. Pada zaman ini, alat dibuat dari batu besar seperti menhir, dolmen, Punden berundak dan sarkofagus

0

Roboguru

Perhatikan hasil budaya berikut! Area pecunggu  Menhir Sarkofagus Kapak genggam Bangunan batu-batu besar pada zaman megalitikum ditunjukkan pada nomor . . . .

Pembahasan Soal:

Megalitikum berasal dari kata mega yang berarti besar, dan lithos yang berarti batu. Zaman Megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar, karena pada zaman ini manusia sudah dapat membuat dan meningkatkan kebudayaan yang terbuat dan batu-batu besar. Hasil kebudayaan di zaman megalitikum adalah menhir, punden berundak, dolmen, sarkofagus, kubur batu, waruga, dan arca batu.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C

0

Roboguru

Peninggalan manusia purba berbentuk apa saja?

Pembahasan Soal:

Peninggalan manusia purba disebut dengan artefak. Artefak ini dapat berupa peralatan atau perlengkapan penunjang seperti senjata kapak genggam, alat-alat upacara dan lain-lain. Pada umumnya, artefak-artefak peninggalan manusia purba ini terbuat dari batu yang merupakan hasil kebudayaan dari tiap zaman, dimulai zaman Paleolitikum hingga Neolitikum. Berikut ini contoh-contoh peninggalan manusia purba sesuai zamannya.

  1. Kebudayaan Zaman Paleolitikum berupa kebudayaan Pacitan berupa alat batu dan kapak genggam dan kebudayaan Ngandong berupa alat-alat dari tulang, flakes, alat penusuk dari tanduk rusa dan ujung tombak bergigi.
  2. Kebudayaan Zaman Mesolitikum berupa alat-alat berupa kapak genggam (pebble), kapan pendek (hache courte), pipisan (batu-batu penggiling) dan kapak-kapak dari batu kali yang dibelah.
  3. Kebudayaan Zaman Neolitikum berupa kapak lonjong dan kapak persegi.
  4. Kebudayaan Zaman Megalitikum berupa Sarkofagus, Dolmen, Menhir dan Waruga.

Dengan demikian, peninggalan manusia purba pada umumnya terbuat dari batu, contohnya seperti kapak genggam hingga waruga.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved