Roboguru

Jelaskan bagaimana proses pembentukan sperma dalam sistem organ reproduksi laki- laki tersebut sampai proses pengeluaran sperma saat ejakulasi!

Pertanyaan

Jelaskan bagaimana proses pembentukan sperma dalam sistem organ reproduksi laki- laki tersebut sampai proses pengeluaran sperma saat ejakulasi!space space 

Pembahasan Soal:

Proses pembentukan sperma pada laki-laki terjadi pada tubulus seminiferus di testis dan disebut spermatogenesis. Sel sperma yang belum matang akan diberi nutrisi oleh sel sertoli menjadi spermatogonium. Kemudian mengalami pembelahan meiosis menjadi spermatosit primer, kemudian spermatosit sekunder dan berakhir menjadi spermatid yang kemudian berkembang menjadi spermatozoa. Selanjutnya spermatozoa menuju epididimis, vas deferens, ditambahkan zat seperti nutrisi dan zat asam menjadi semen kemudian akan disimpan di vesikula seminalis untuk kemudian dikeluarkan ketika ejakulasi melewati uretra.space space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Gustinawati

Mahasiswa/Alumni Universitas Gadjah Mada

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Spermatosit 2 mengalami meiosis 2 menghasilkan......dan......

Pembahasan Soal:

Spermatozoa merupakan sel kelamin pada pria yang diproduksi organ reproduksi pria melalui proses spermatogenesis. Pembentukan spermatozoa terjadi melalui 1 tahapan pembelahan mitosis dan 2 tahapan pembelahan meiosis yaitu meiosis I dan meiosis II. 

Spermatogenesis diawali dengan pembelahan mitosis dari spermatogonia (calon spermatozoa) menjadi spermatosit primer. Selanjutnya, spermatosit primer mengalami pembelahan secara meiosis. Pada pembelahan meiosis I, spermatosit primer akan menghasilkan spermatosit sekunder. Kemudian dilanjutkan pada tahap meiosis II, spermatosit sekunder akan menghasilkan spermatid yang kemudian akan berkembang menjadi spermatozoa.

Dengan demikian, pada fase pembelahan meiosis II, spermatosit sekunder akan menghasilkan spermatid dan spermatozoa.

0

Roboguru

Perhatikan gambar spermatogenesis berikut! Pernyataan berikut yang menunjukkan hubungan yang tepat antara nama tahapan spermatogenesis, jenis pembelahan sel, dan jumlah kromosom yang di hasilkan adal...

Pembahasan Soal:

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma di testis. Spermatogenesis di awali dari spermatogonium sebagai induk sel yang bersifat diploid (2n) membelah secara mitosis menghasilkan spermatosit primer (spermatosit I) yang bersifat diploid (2n). Selanjutnya mengalami pembelahan meiosis I menghasilkan spermatosit sekunder (spermatosit II) yang bersifat haploid (n). Kemudian spermatosit sekunder mengalami meiosis II menjadi spermatid yang bersifat haploid (n). Spermatid mengalami pematangan menjadi spermatozoa yang bersifat haploid (n). Sehingga dari proses spermatogenesis dihasilkan 4 sel sperma yang fungsional.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B dan D.undefined 

0

Roboguru

Dimana tempat terjadinya mitosis spermatogenesis dan hormon apa saja yang berperan dalam spermatogenesis?

Pembahasan Soal:

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan dan pematangan sel sperma pada pria. Tahapan proses spermatogenesis dimulai spermatogonium (sel induk sperma) memperbanyak diri dengan cara mitosis. Kemudian, spermatogonium akan berubah menjadi spermatosit primer secara mitosis. Setelahnya, spermatosit primer membelah secara meiosis menjadi spermatosit sekunder yang berukuran sama. Melalui tahap meiosis kedua, spermatosit sekunder membelah diri lagi menjadi empat spermatid yang sama bentuk dan ukuran. Spermatid merupakan tahap akhir sebelum akhirnya berubah menjadi sel sperma yang matang (spermatozoa). Proses pembentukan spermatozoa ini terjadi di dalam testis, tepatnya  pada sistem tabung kecil yang bernama tubulus seminiferus. Setelah itu, sperma akan pindah ke epididimis untuk disimpan sementara. Kemudian dari epididimis, sperma bergerak lagi ke vas deferens untuk bercampur dengan air mani. Hormon memegang peranan penting dalam spermotogenesis adalah sebagai berikut.

  • LH (Luteinizing Hormone) berfungsi untuk merangsang sel Leydig yang terdapat di testis untuk menghasilkan hormon testosteron yang dapat mendorong proses spermatogenesis terjadi.
  • FSH berfungsi untuk merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein), yang berfungsi untuk melindungi, menunjang, dan memberi makan benih sperma hingga menjadi sperma yang matang.
  • Hormon testosteron berfungsi untuk merangsang perkembangan organ seks untuk melakukan spermatogenesis.

Jadi tempat terjadinya mitosis spermatogenesis adalah di tubulus seminiferus yang berada di dalam testis dan hormon yang berperan adalah LH, FSH dan testosteron.
 

0

Roboguru

Perhatikan diagram spermatogenesis di bawah ini! Hasil pembelahan mitosis dan meiosis ditunjukan oleh ....

Pembahasan Soal:

Spermatogenesis terjadi setelah seorang laki-laki mengalami masa pubertas (dewasa secara biologi). Spermatogenesis kemudian akan terjadi secara teratur dan terus-menerus seumur hidup laki-laki. Di dalam testis, spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus. Pada dinding tubulus seminiferus telah tersedia calon-calon sperma yang berjumlah ribuan. Berikut ini merupakan keterangan proses spermatogenesis berdasarkan gambar diagram spermatogenesis di atas:

  • Setiap spermatogonia diploid (nomor 1) melakukan pembelahan mitosis membentuk spermatosit primer (nomor 2).

  • Setiap spermatosit primer melakukan pembelahan meiosis pertama (nomor 3) membentuk 2 spermatosit sekunder (nomor 4) yang bersifat diploid.

  • Setiap spermatosit sekunder melakukan pembelahan meiosis kedua menghasilkan 2 spermatid yang bersifat haploid.

  • Keempat spermatid ini berkembang menjadi sperma matang yang bersifat haploid. Sperma yang telah matang akan menuju epididimis. Setiap proses spermatogenesis memerlukan waktu 65—75 hari.

Dengan demikian pembelahan mitosis terdapat pada nomor 1 dan pembelahan meiosis dimulai pada nomor 3.space 

0

Roboguru

Sel berikut yang diploid pada gametogenesis adalah ...

Pembahasan Soal:

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin pada pria. Proses ini berlangsung pada testis. Dalam pembentukannya dilalui beberapa tahapan seperti mitosis, meiosis, dan diferensisasi sel. Tahapan spermatogenesis dimulai ketika sel bakal sperma (spermatogonium) yang bersifat diploid (2n) membelah secara mitosis menghasilkan spermatosit Primer (I), sehingga anakannya ini tetap bersifat diploid. Spermatosit primer mengalami pembelahan Meiosis tahap I menjadi 2 anakan spermatosit sekunder. dalam pemebelahan meiosis I kromosom sudah tereduksi serengahnya, sehingga sel bersifat Haploid (n). Masing-masing spermatosit sekunder membelah menjadi 2 dalam tahap meiosis tahap II. sehingga terbentuk 4 anakan sel yang dinamakan Spermatid, sel-sel ini bersifat haploid(n). spermatid mengalami diferensiasi sel/pematangan sel sehingga memiliki bagian berupa kepala leher dan ekor untuk bergerak. pematangan ini masih tetap mempertahankan kromosom Haploid (n).space 

Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved