Iklan

Pertanyaan

Jelaskan 4 tahap dalam sistem penataan ruang!

Jelaskan 4 tahap dalam sistem penataan ruang!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

17

:

12

:

55

Klaim

Iklan

A. Bryando

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Siliwangi

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

4 Tahapan Sistem Penataan Ruang terdiri atas: Tahapan Pengkondisian ( prepatory action ) merupakan tahap awal dimana situasi dan kondisi wilayah atau kota yang akan direncanakan harus dapat mencerminkan tentang agenda-agenda kegiatan perencanaan tata ruang di kota/wilayah tersebut. Tahapan Pembentukan Forum Stakeholder , dalam tahap ini terdapat tiga aktor terlibat yaitu politisi dan pemerintah yang mewakili lembaga pemerintahan pada setiap level wilayah, dunia usaha baik yang bersifat trans-nasional maupun domestik, dan organisasi kemasyarakatan seperti misalnya keluarga, organisasi keagamaan dan lain-lain. Secara umum, kriteria yang harus dipenuhi oleh wakil-wakil dari ketiga aktor tersebut, antara lain adalah harus mampu menyampaikan aspirasi kelompoknya ( people voice ), memiliki pengaruh di dalam kelompoknya ( influenced people ), dan memiliki kepentigan dalam pembangunan kota/wilayah di sana ( interested people ). Oleh karena itu, peran perencana di sini sangat vital dalam menyeleksi partisipan yang memenuhi kriteria tersebut diatas, mendesain tata laksana dan sistem kerja forum penataan ruang tersebut dan mampu menguraikan tugas dan fungsi dari masing-masing perwakilan stakeholder tersebut. Tahapan Pemilihan Media Partisipasi (participatory tools) , tahap dimana pemilihan instrumen didasarkan pada kriteria-kriteria, seperti karakteristik dan pengetahuan masyarakat, waktu yang tersedia, serta kemampuan dan kapasitas pemerintah dan perencana. Oleh karena itu, perencana mempunyai peran untuk dapat menilai instrumen mana yang paling tepat untuk digunakan dalam proses perencanaan tersebut. Tahapan Pembentukan Forum Pakar , pada tahap ini forum pakar ini dibentuk untuk menghasilkan lebih banyak pilihan dan lebih informatif ( well-informed choice ) kepada para partisipan ( stakeholder ) dalam proses pengambilan keputusan nantinya. Oleh karena itu, peran perencana harus mampu memfasilitasi terciptanya variasi pilihan yang lebih informatif untuk mencegah kebuntuan dalam proses pengambilan keputusan rencana tata ruang dan mampu berperan sebagai koordinator yang akomodatif ( inclusive ) terhadap pendapat maupun pandangan dari berbagai disiplin kepakaran yang terlibat dalam proses tersebut.

4 Tahapan Sistem Penataan Ruang terdiri atas:

  1. Tahapan Pengkondisian (prepatory action) merupakan tahap awal dimana situasi dan kondisi wilayah atau kota yang akan direncanakan harus dapat mencerminkan tentang agenda-agenda kegiatan perencanaan tata ruang di kota/wilayah tersebut.
  2. Tahapan Pembentukan Forum Stakeholder, dalam tahap ini terdapat tiga aktor terlibat yaitu politisi dan pemerintah yang mewakili lembaga pemerintahan pada setiap level wilayah, dunia usaha baik yang bersifat trans-nasional maupun domestik, dan organisasi kemasyarakatan seperti misalnya keluarga, organisasi keagamaan dan lain-lain. Secara umum, kriteria yang harus dipenuhi oleh wakil-wakil dari ketiga aktor tersebut, antara lain adalah harus mampu menyampaikan aspirasi kelompoknya (people voice), memiliki pengaruh di dalam kelompoknya (influenced people), dan memiliki kepentigan dalam pembangunan kota/wilayah di sana (interested people). Oleh karena itu, peran perencana di sini sangat vital dalam menyeleksi partisipan yang memenuhi kriteria tersebut diatas, mendesain tata laksana dan sistem kerja forum penataan ruang tersebut dan mampu menguraikan tugas dan fungsi dari masing-masing perwakilan stakeholder tersebut.
  3. Tahapan Pemilihan Media Partisipasi (participatory tools), tahap dimana pemilihan instrumen didasarkan pada kriteria-kriteria, seperti karakteristik dan pengetahuan masyarakat, waktu yang tersedia, serta kemampuan dan kapasitas pemerintah dan perencana. Oleh karena itu, perencana mempunyai peran untuk dapat menilai instrumen mana yang paling tepat untuk digunakan dalam proses perencanaan tersebut.
  4. Tahapan Pembentukan Forum Pakar, pada tahap ini forum pakar ini dibentuk untuk menghasilkan lebih banyak pilihan dan lebih informatif (well-informed choice) kepada para partisipan (stakeholder) dalam proses pengambilan keputusan nantinya. Oleh karena itu, peran perencana harus mampu memfasilitasi terciptanya variasi pilihan yang lebih informatif untuk mencegah kebuntuan dalam proses pengambilan keputusan rencana tata ruang dan mampu berperan sebagai koordinator yang akomodatif (inclusive) terhadap pendapat maupun pandangan dari berbagai disiplin kepakaran yang terlibat dalam proses tersebut.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Dyah Puspitasari

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Keterlibatan masyarakat setempat dapat berpengaruh positif dalam penataan ruang. Identifikasilah pengaruh tersebut!

1

3.4

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia