Roboguru

Jelaskan 3 kekuatan yang ada pada masa imperialisme Jepang!

Pertanyaan

Jelaskan 3 kekuatan yang ada pada masa imperialisme Jepang!

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Pemerintah Jepang di Indonesia kemudian membentuk pemerintahan militer. Di bekas wilayah Hindia Belanda, Jepang membagi menjadi tiga wilayah pemerintahan militer, yaitu:

  1. Pemerintahan militer Angkatan Darat, 
  2. Pemerintahan militer Angkatan Darat.
  3. Pemerintahan militer Angkatan Laut.

Dengan demikian,  3 kekuatan yang ada pada masa imperialisme Jepang antaralain pemerintahan militer Angkatan Darat, yaitu Tentara ke-25 (Tomi Shudan) untuk Sumatera, berpusat di Bukittinggi. Pemerintahan militer Angkatan Darat, yaitu Tentara ke-16 (Asamu Shudan) untuk Jawa dan Madura, berpusat di Jakarta. Kekuatan pemerintah militer ini ditambah Angkatan Laut (Dai ni Nankenkantai). Pemerintahan militer Angkatan Laut, yaitu Armada Selatan Kedua untuk daerah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku, berpusat di Makassar.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bagaimana Jepang menjajah Indonesia!

Pembahasan Soal:

Oleh karena sifatnya yang militeristik, masa penjajahan Jepang di Indonesia dinilai lebih menyengsarakan dibandingkan masa penjajahan kolonial Belanda. Banyak kebijakan-kebijakan Jepang yang cenderung memaksa untuk dilakukan, salah satu contohnya adalah Romusha. Guna membiayai Perang Pasifik, Jepang mengerahkan semua tenaga kerja dari Indonesia. Mereka dikerahkan untuk membuat benteng-benteng pertahanan. Mula-mula tenaga kerja dikerahkan dari Pulau Jawa yang padat penduduknya. Kemudian di kota-kota dibentuk barisan romusa sebagai sarana propaganda. Propaganda yang kuat itu menarik pemuda-pemuda untuk bergabung dengan sukarela. Pengerahan tenaga kerja yang mulanya sukarela lama-lama menjadi paksaan. Desa-desa diwajibkan untuk menyiapkan sejumlah tenaga romusa. Panitia pengerahan disebut dengan Romukyokai, yang ada disetiap daerah.

Roboguru

Bagaimana proses datangnya Jepang dan proses penjajahan Jepang berlangsung ?

Pembahasan Soal:

Di Perang Dunia II, Jepang menunjukkan kekuatannya dengan berperang melawan Amerika Serikat. Pada 8 Desember 1941, Jepang mengebom Pearl Harbour, pangkalan militer AS di Samudra Pasifik. Kemenangan Jepang di Pearl Harbour dan tempat lainnya mendorong Jepang melebarkan sayapnya ke Asia Tenggara. Jepang ingin mengalahkan AS dan sekutu-sekutunya yakni Inggris, Belanda, dan Australia. Masuknya Jepang ke Indonesia. Jepang pertama kali datang ke Indonesia pada tanggal 11 Januari 1942 lewat Tarakan, Kalimantan Timur. Kedatangan Jepang ke Indonesia disambut dengan gembira rakyat Indonesia, kedatangan Jepang disambut baik karena Jepang dianggap telah membebaskan Indonesia dari belenggu Pemerintah Hindia Belanda. Jepang berusaha menampilkan kebenciannya terhadap bangsa kulit putih dengan menyiksa tawanan Belanda di depan umum. Setelah adanya Kapitulasi Kalijati, maka secara resmi pemerintahan Hindia-Belanda diambil alih Jepang. Tujuan Jepang menjajah Indonesia adalah untuk mendapatkan SDA dan SDM sebagai modal untuk berperang melawan Sekutu. Jepang menerapkan kebijakan yang sangat merugikan rakyat Indonesia diantaranya adalah kerja paksa yang disebut romusha. Berbagai perlawanan dilakukan untuk menentang kekejaman Jepang.

Dengan demikian, proses datangnya Jepang ke Indonesia terjadi setelah dibomnya Pearl Harbour, pangkalan militer AS di Samudra Pasifik pada 8 Desember 1941, kemudian Jepang melakukan ekspansinya ke Asia Tenggara hingga sampai ke Indonesia dan mulailah penjajahan Jepang dengan segala bentuk kekejamannya.

 

Roboguru

Berikut yang bukan termasuk tujuan Jepang menguasai Indonesia, yaitu ...

Pembahasan Soal:

Imperialisme Jepang yang dimulai sejak 1895, merupakan imperialisme dengan corak modern dalam arti imperialis yang berwatak industri, sehingga motif-motif yang membututinya juga berkaitan dengan kebutuhan industri seperti pencarian sumber daya alam pendukung industri seperti batu bara, besi, di samping sumber daya manusia sebagai pendukung Jepang dalam kepentingan militernya. 
Meski demikian, imperialisme modern pada dasarnya tetap merupakan wajah lain dari pendudukan dan pencaplokan satu wilayah atas wilayah lain. Dalam konteks Jepang, imperialisme tersebut juga didukung dengan ideologi militeristiknya, sehingga pendudukannya akan dihiasi dengan gaya khas kemiliteran yang keras. 

Dengan memahami begitu, maka opsi jawaban benar adalah C.

Roboguru

Mengapa imperialisme Jepang lebih bercorak kemiliteran?

Pembahasan Soal:

Sejarah imperialisme Jepang dimuali sejak diberlakukannya kebijakan pintu terbuka atau Restorasi Meiji. Dampak dari kebijakan tersebut adalah kemajuan teknologi bagi negara Jepang. Dalam perkembangannya, imperialisme Jepang lebih bercorak kemiliteran. Hal tersebut diakibatkan oleh paham atau idiologi yang dianut oleh Jepang pada masa Perang Dunia II, yakni fasisme. asisme biasanya dicirikan dengan nasionalisme yang berlebihan (ultranasionalisme), mengutamakan kekuatan militer, dan otoriter.

Dengan demikian, imperialisme Jepang yang bercorak kemiliteran disebabkan oleh paham atau idiologi fasisme.

Roboguru

Tujuan Jepang menguasai sumber daya alam Indonesia adalah...

Pembahasan Soal:

Pada masa Perang Dunia II (1939-1945), Hindia Belanda atau Indonesia menjadi salah satu wilayah yang berhasil dikuasai oleh Jepang. Adanya Perjanjian Kalijati pada tanggal 8 Maret 1942 merupakan secara resmi wilayah Indonesia menjadi daerah yang dijajah oleh Jepang. Tujuan utama Jepang adalah menguasai sumber daya alam yang ada di Indonesia dalam hal ini adalah minyak bumi yang digunakan untuk mendukung perang. Kota yang pertama kali dikuasai oleh Jepang adalah kota Tarakan pada tanggal 11 Januari 1942 yang merupakan daerah penghasil minyak bumi.

Dengan demikian Indonesia menjadi salah satu tujuan ekspansi Jepang untuk pemenuhan SDA. Tujuan utama Jepang menduduki Indonesia adalah untuk menguasai sumber-sumber alam, terutama minyak bumi, guna mendukung potensi perang Jepang serta mendukung industrinya.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved