Roboguru

Hidrogen dapat membentuk senyawa kovalen polar dengan unsur golongan halogen. Berikut ini yang paling polar adalah . . . .

Pertanyaan

Hidrogen dapat membentuk senyawa kovalen polar dengan unsur golongan halogen. Berikut ini yang paling polar adalah . . . .space

  1. HFspace

  2. HClspace

  3. HBrspace

  4. HIspace

  5. HAtspace

Pembahasan Soal:

Sifat kepolaran senyawa kovalen sangat dipengaruhi oleh perbedaan elektronegarif unsur penyusunnya. Semakin besar perbedaan elektronegatif nya maka akan semakin polar sifat senyawanya, dalam golongan halogen flourin adalah unsur yang memiliki nilai keelektronegatifan yang paling besar sehingga perbedaan elektronegatifnya dengan hidrogen merupakan yang paling besar. Dengan demikian maka senyawa yang paling polar adalah HF.space

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

M. Pulungan

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Medan

Terakhir diupdate 05 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Ikatan hidrogen terjadi karena adanya perbedaan keelektronegatifan atom-atom. Pasangan senyawa berikut ini yang keduanya mempunyai ikatan hidrogen adalah....

Pembahasan Soal:

Ikatan hidrogen adalah ikatan yang terjadi antara straight H dengan straight F comma straight O comma straight N, yang memiliki pasangan PEB.
Jadi, yang memiliki ikatan hidrogen straight H subscript 2 straight O, NH subscript 3, dan HF

Roboguru

Menurut skala Pauling keelektonegatifan beberapa unsur alkali dan alkali tanah diberikan pada tabel berikut.   Berdasarkan data tersebut, tentukan ikatan ion yang dapat terjadi dan tidak dapat ter...

Pembahasan Soal:

Ikatan ion terjadi akibat adanya serah terima elektron sehingga membentuk ion positif dan ion negatif yang konfigurasi elektronnya sama dengan gas mulia. Ikatan ion terjadi pada atom logam dan non logam

Ikatan ionik terbentuk ketika perbedaan keelektronegatifan antara kedua atom ikatan adalah 2,0 atau lebih. Sehingga kita harus menghitung selisih keelektronegatifan dua atom.


table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Li Cl end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 0 comma 98 end cell row blank equals cell 2 comma 18 end cell row cell Na Cl end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 0 comma 93 end cell row blank equals cell 2 comma 23 end cell row cell K Cl end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 0 comma 83 end cell row blank equals cell 2 comma 33 end cell row cell Be Cl subscript 2 end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 1 comma 57 end cell row blank equals cell 1 comma 59 end cell row cell Sr Cl subscript 2 end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 0 comma 95 end cell row blank equals cell 2 comma 21 end cell end table 


Dari perhitungan diatas, perbedaan keelektronegatifan yang kurang dari 2 adalah Be Cl subscript 2.

Sehingga yang membentuk ikatan ion = Li Cl, Na Cl, K Cl, dan Sr Cl subscript 2, sedangkan Be Cl subscript 2 tidak membentuk ikatan ion.

Jadi, ikatan ion terjadi pada Li Cl, Na Cl, K Cl, dan Sr Cl subscript 2 sedangkan pada Be Cl subscript 2 tidak terjadi ikatan ion.

Roboguru

Ke elektronegatifan A, B, dan C masing-masing 2,4; 3,0; dan 4,2. Deret senyawa berikut ini yang tersusun didalam urutan kepolaran meningkat adalah ....

Pembahasan Soal:

Semakin besar selisih keelektronegatifan, ikatan makin polar. Sehingga kita harus mencari selisih keelektronegatifan senyawa tersebut.

A - B = 3,0 - 2,4 = 0,6

B - C = 4,2 - 3,0 = 1,2

A - C = 4,2 - 2,4 = 1,8

Sehingga urutan kepolarannya adalah AB<BC<AC. 

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space 

Roboguru

Susun berdasarkan kenaikan polaritas ikatan dan beri tanda dengan δ+ dan δ- pada atom yang sesuai Cl – F,Br – Cl, Cl – Cl

Pembahasan Soal:

Berdasarkan keelektronegatifan dapat digunakan untuk menentukan jenis ikatan dan sifat suatu senyawa. Perbedaan keelektronegatifan dapat digunakan untuk menentukan polaritas suatu ikatan. Perbedaan keelektronegatifan yang kecil menghasilkan ikatan yang bersifat non polar. Sedangkan perbedaan keelektronegatifan yang besar menjadikan senyawa bersifat polar hingga ion sempurna.

Jadi, dapat disimpulkan berdasarkan urutan polaritas dari kurang atau non polar ke polar yaitu:

Cl(δ-) – Cl(δ-) -> Br(δ-) – Cl(δ+) -> Cl(δ+) – F(δ-)

Roboguru

Molekul  merupakan molekul polar sedangkan molekul  merupakan molekul non-polar. SEBAB Pada molekul  terdapat perbedaan keelektronegatifan sedangkan pada  tidak ada perbedaan keelektronegatifan.

Pembahasan Soal:

Molekul dikatakan polar apabila memiliki perbedaan keelektronegatifan antar atom penyusunnya. Molekul polar juga memiliki syarat yaitu :

  1. Atom pusat memiliki pasangan elektron bebas.
  2. Momen dipol ataupun sebaraan elektron tidak merata.
  3. Bentuk molekul asimetris.
  4. Perbedaan keelektronegtifan diantara 0,40 - 1,50.

Penentuan kepolaran molekul H subscript 2 O dan Be Cl subscript 2 sebagai berikut.

  • Molekul H subscript 2 O merupakan molekul polar karena pada atom pusatnya yaitu oksigen masih memiliki 2 pasang elektron bebas, yang menyebabkan bentuknya tidak simetris. Jika ditinjau dari beda keelektronegatifan (increment E) antara H dengan O sebagai berikut.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment EN end cell equals cell 3 comma 44 minus sign 2 comma 20 end cell row blank equals cell bold 1 bold comma bold 24 end cell end table 

  • Molekul Be Cl subscript 2 merupakan molekul non-polar dimana sebaran elektron antara B-Cl sama rata dengan B-Cl lainnya. Selain itu, bentuknya juga simetris dan jika ditinjau dari beda keelektronegatifan (increment E) antara B dengan Cl sebagai berikut.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment EN end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 2 comma 04 end cell row blank equals cell 1 comma 12 end cell end table  

Walaupun beda keelektronegatifan antara Be Cl subscript 2 dan H subscript 2 O diantara 0,40 - 1,50, namun pengaruh bentuk simetris atau tidak juga berpengaruh terhadap kepolaran suatu molekul. Dengan demikian, molekul H subscript 2 O merupakan polar dan Be Cl subscript 2 tidak polar. Oleh karena itu, pernyataan benar dan alasan salah.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved