Roboguru

Hasil kerja Panitia Sembilan yang memuat rancangan asas dan tujuan Indonesia merdeka dikenal dengan...

Pertanyaan

Hasil kerja Panitia Sembilan yang memuat rancangan asas dan tujuan Indonesia merdeka dikenal dengan...

  1. Kyoiku Hokokai 

  2. Piagam Jakarta 

  3. Josyi Seinedan 

  4. Aklamasi 

  5. Seikerei 

Pembahasan Soal:

Pada tanggal 22 Juni 1945, Ir. Soekarno melaporkan hasil kerja Panitia Sembilan. Hasil kerja Panitia Sembilan itu berupa dokumen yang memuat rancangan asas dan tujuan Indonesia merdeka. Dokumen tersebut kemudian dikenal sebagai Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Menurut dokumen tersebut, dasar negara Indonesia adalah sebagai berikut : 

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

M. Azisy

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Piagam Jakarta merupakan hasil keputusan sidang khusus Panitia Sembilan dan dijadikan sebagai...

Pembahasan Soal:

BPUPKI membentuk panitia kecil yang terdiri dari sembilan orang. Pembentukan panitia sembilan itu bertujuan untuk merumuskan tujuan dan maksud didirikannya Negara Indonesia. Panitia kecil itu terdiri atas, Ir. Sukarno, Muh. Yamin, Mr. Ahmad Subardjo, Mr. A.A Maramis, Abdul Kahar Muzakkar, Wahid Hasyim, H. Agus Salim, dan Abikusno Cokrosuyoso. Panitia kecil itu menghasilkan rumusan yang menggambarkan maksud dan tujuan Indonesia Merdeka. Kemudian disusunlah rumusan bersama dasar negara Indonesia Merdeka yang kita kenal dengan Piagam Jakarta.

Dengan demikian, Piagam Jakarta merupakan hasil keputusan sidang khusus Panitia Sembilan dan dijadikan sebagai dasar negara. space

0

Roboguru

Pada tanggal 18 Agustus 1945 Piagam Jakarta dipermasalahkan, coba dijelaskan apa yang menjadi permasalahannya....

Pembahasan Soal:

Pada saat penyusunan UUD pada Sidang Kedua BPUPKI  Piagam Jakarta dijadikan Muqadimmah (Preambule). Selanjutnya pada pengesahan UUD 18 Agustus 1945 oleh PPKI, istilah Muqaddimah diubah menjadi Pembukaan UUD. Butir pertama yang berisi kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluknya, diganti menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa oleh Drs. M. Hatta atas usul A.A. Maramis setelah berkonsultasi dengan Teuku Muhammad Hassan, Kasman Singodimedjo dan Ki Bagus Hadikusumo. Untuk menjaga integrasi bangsa yang baru diproklamasikan, Soekarno segera menghubungi Hatta dan berdua menemui wakil-wakil golongan Islam. Semula, wakil golongan Islam, di antaranya Teuku Moh Hasan, Mr. Kasman Singodimedjo, dan Ki Bagus Hadikusumo, keberatan dengan usul penghapusan itu. Tanggal 18 Agustus 1945 usul penghilangan rumusan “dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dikemukakan dan disepakati dalam rapat pleno PPKI. Setelah diadakan konsultasi mendalam akhirnya mereka menyetujui penggantian rumusan “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dengan rumusan “Ketuhanan Yang Maha Esa” demi keutuhan Indonesia.

Dengan demikian, permasalahan dalam Piagam Jakarta adalah butir pertama yang tidak mewakili seluruh golongan yang ada di Indonesia.

0

Roboguru

Ketua panitia sembilan yaitu ....

Pembahasan Soal:

Panitia Sembilan dibentuk setelah Ir. Soekarno memberikan rumusan Pancasila. Adapun anggotanya adalah sebagai berikut: Ir. Soekarno (ketua), Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua), Mr. Alexander Andries Maramis (anggota), Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota), Abdoel Kahar Moezakir (anggota), H. Agus Salim (anggota), Mr. Achmad Soebardjo (anggota), Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim (anggota), Mr. Mohammad Yamin (anggota).

Dengan demikian, ketua panitia sembilan yaitu Ir. Soekarno.

1

Roboguru

Nilai kehidupan yang dapat dipetik dari peristiwa terjadinya perbedaan pendapat di antara para panitia PPKI terkait rumusan sila pertama dalam Piagam Jakarta dari yang semula “Ketuhanan dengan kewajib...

Pembahasan Soal:

Sidang PPKI pertama yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945 mempunyai beberapa agenda, salah satunya adalah membahas mengenai pengesahan dasar ideologi negara. Pembahasan mengenai dasar negara sebelumnya sudah dibahas dalam sidang BPUPKI dan disepakati dalam pengesahan “Piagam Jakarta” bahwa Pancasila sebagai dasar negara. Namun, ternyata pada saat Sidang PPKI pertama, ada beberapa kelompok yang tidak setuju terhadap salah satu isi dari Pancasila khususnya dalam sila pertama yang berisi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya”. Maka dari itu, sebelum dimulai rapat Sidang PPKI, Soekarno-Hatta berdiskusi dengan golongan Islam, dalam diskusi tersebut akhirnya semua sepakat untuk mengubah isi sila pertama menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Hal itu karena yang diutamakan adalah kepentingan negara berada lebih tinggi di atas kepentingan kelompok, serta demi menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia yang baru merdeka.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D. space 

0

Roboguru

Sebutkan isi Piagam Jakarta yang merupakan hasil kerja Panitia Sembilan!

Pembahasan Soal:

Panitia Sembilan bertugas untuk membentuk dasar negara Indonesia. Panitia Sembilan berhasil merumuskan dasar negara yang disebut dengan Jakarta Charter atau Piagam Jakarta yang berisikan sebagai berikut.

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jadi, isi dari Piagam Jakarta adalah ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved