Roboguru

Gambarkan hujan zenital!

Pertanyaan

Gambarkan hujan zenital!space

Pembahasan Soal:

Berikut ini adalah gambar Hujan Zenithal :

space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

H. Mahmud

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 07 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan gambar berikut!  Jenis hujan apa pada gambar diatas? Jelaskan proses terjadinya!

Pembahasan Soal:

Jenis hujan zenital/ hujan konveksi

Proses terjadinya hujan zenital adalah sebagai berikut.

  • Pada daerah yang mempunyai iklim tropis matahari bersinar dengan terik karena daerah ini dilalui garis khatulistiwa sehingga cuaca di siang hari yang cerah akan terasa panas.
  • Pemanasan menyebabkan sumber air yang ada di bumi, seperti macam-macam laut, macam- macam danau, sungai, rawa dan lain sebagainya mengalami penguapan. 
  • Udara mengalami pengembangan, kemudian naik ke atas secara vertikal bersama dengan uap air. 
  • Setelah sampai di atas, uap air tersebut akan mengalami pendinginan dan berubah menjadi titik- titik air atau disebut dengan pengembunan.
  • Setelah itu titik- titik air tersebut mengalami kejenuhan maka terjadilah hujan. Dan hujan inilah yang disebut dengan hujan zenital.undefined
Roboguru

Pada musim pancaroba, cuaca dapat berubah dalam waktu singkat. Pada pukul 10.00 cuaca panas terik kemudian pukul 11.00 terjadi hujan. Hujan seperti itu disebut....

Pembahasan Soal:

Berdasarkan proses terjadinya, hujan dikelompokan menjadi 8 jenis antara lain sebagai berikut.

  1. Hujan Siklonal
    Hujan siklonal adalah hujan yang terjadi akibat naiknya udara panas dari permukaan bumi disertai adanya angin yang berputar-putar pada titik tertentu. Jenis hujan siklonal umumnya hanya dapat terjadi di daerah sekitar katulistiwa.Ciri identik dari hujan ini bisa kita lihat dengan mendung gelap pekat secara mendadak dan menghasilkan guyuran hujan yang sangat deras.
  2. Hujan Zenithal
    Hujan zenithal adalah hujan yang diakibatkan pertemuan angin pasat tenggara dan angin pasat timur. Hujan jenis ini juga umumnya hanya terjadi di sekitar katulistiwa. Udara panas hasil pertemuan kedua angin tersebut naik ke atmosfer dan menyebabkan suhu di sekitar awan turung secara perlahan. Penurunan suhu ini, terjadilah kodensasi yang secara berangsur-angsur menyebabkan awan mencapai titik jenuhnya. Pada saat di titik inilah hujan senithal kemudian turun membasahi bumi.
  3. Hujan Orografis
    Hujan orografis adalah hujan yang terjadi akibat pergerakan awan ke arah horizontal yang dibawa angin. Angin membawa awan mencapai suatu daerah pegunungan dan mengalami kondensasi karena suhu dingin yang ada di sekitarnya. Kondensasi berangsur-angsur membuat awan mencapai titik jenuhnya sehingga terciptalah hujan.
  4. Hujan Frontal
    Hujan Frontal adaah hujan yang terjadi akibat pertemuan massa udara dingin dengan massa udara panas. Pertemuan kedua udara tersebut terjadi pada sebuah tempat yang bernama “bidang front”. Pertemuan ini mengakibatkan masa udara dingin berada di bawah dan menstimulasi terjadinya hujan di sekitar bidang front.
  5. Hujan Muson
    Hujan muson adalah hujan yang diakibatkan pengaruh angin muson. Angin muson sendiri terjadi akibat pengaruh gerak semu tahunan matahari terhadap katulistiwa bumi. Di Indonesia, jenis jenis hujan ini terjadi antara Oktober sampai April, sementara di kawasan Asia Timur terjadi antara Mei sampai Agustus. Karena siklus angin dan hujan muson inilah kita mengenal adanya musim hujan dan musim kemarau.
  6. Hujan Buatan
    Hujan buatan adalah hujan yang terjadi akibat campur tangan manusia dalam memanipulasi keadaan fisik atmosfer lokal, tepatnya dengan memanfaatkan proses tumbuhkan dan penggabungan dalam pembentukan awan (ice nucleation). 

Pada musim pancaroba, suhu dapat berubah dari panas menjadi teduh atau dingin. Perubahan ini berlangsung cepat. Penyebab perubahan suhu adalah karena lapisan awan yang tidak merata, sehingga bergantian terik dan teduh. Selain itu faktor lainya adalah arah angin yang masih berubah-ubah sehingga aliran udara panas dan dingin bergantian bertiup. Kemudian, Karena pergerakan angin yang tidak menentu dan jumlah lapisan awan yang tidak sebanyak musim hujan, cuaca pada musim pancaroba bisa berubah cepat, dari cerah, menjadi berawan, kemudian menjadi hujan. Tidak menentunya pergerakan angin dan suhu tersebut yang menyebakan hujan frontal.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B

Roboguru

Hujan yang disebabkan oleh pemanasan berlebih dari permukaan sehingga menyebabkan parsel udara membesar dan naik ke atas dinamakan...

Pembahasan Soal:

Hujan adalah peristiwa turunnya butir-butir air dari langit ke permukaan bumi akibat terjadinya kondensasi. Salah satu jenis hujan yang disebabkan karena udara yang mengandung uap air naik ke atas adalah hujan konveksi atau hujan zenithal. Hujan konveksi terjadi karena pemanasan yang cukup tinggi sehingga udara naik ke atas. Ketika sudah sampai di atas, udara mengalami penurunan suhu kemudian terjadi kondensasi dan membentuk awan. Awan akan menurunkan hujan ketika sudah tidak mampu menahan titik-titik airnya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka jawaban yang tepat adalah hujan konveksi atau zenithal.

Roboguru

Hujan yang terjadi di daerah tropis yang disebabkan oleh arus konveksi disebut…

Pembahasan Soal:

Hujan terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Hujan Frontal : adalah hujan yang terjadi di daerah front, yang disebabkan oleh pertemuan dua massa udara yang berbeda suhunya. Massa udara panas/lembab bertemu dengan massa udara dingin/padat sehingga berkondensasi dan terjadilah hujan.
  2. Hujan Zenithal/ Ekuatorial/ Konveksi : Jenis hujan yang terjadi karena udara naik disebabkan adanya pemanasan tinggi. Terdapat di daerah tropis antara 23,5o LU - 23,5o LS. Oleh karena itu disebut juga hujan naik tropis. Arus konveksi menyebabkan uap air di ekuator naik secara vertikal sebagai akibat pemanasan air laut terus menerus. Terjadilah kondensasi dan turun hujan. Itulah sebabnya jenis hujan ini dinamakan juga hujan ekuatorial atau hujan konveksi. Disebut juga hujan zenithal karena pada umumnya hujan terjadi pada waktu matahari melalui zenit daerah itu. Semua tempat di daerah tropis itu mendapat dua kali hujan zenithal dalam satu tahun.
  3. Hujan Orografis/Hujan Naik Pegunungan : Terjadi karena udara yang mengandung uap air dipaksa oleh angin mendaki lereng pegunungan yang makin ke atas makin dingin sehingga terjadi kondensasi, terbentuklah awan dan jatuh sebagai hujan. Hujan yang jatuh pada lereng yang dilaluinya disebut hujan orografis, sedangkan di lereng sebelahnya bertiup angin jatuh yang kering dan disebut daerah bayangan hujan.

​​​​​​​​​​​​​​Jadi, jawaban yang tepat adalah A

Roboguru

Perhatikan ilustrasi di bawah ini! Pada siang hari yang terik, Vincenzo bersama teman-temannya sedang asyik bermain di luar rumah. Saat itu Vincenzo merasakan kondisi lingkungan sekitar yang sangat t...

Pembahasan Soal:

Berdasarkan ilustrasi pada soal terdapat beberapa kalimat kunci, yaitu sebagai berikut.

  1. Pada siang hari yang terik, Vincenzo merasakan kondisi lingkungan sekitar yang sangat terik dan cukup gerah..
  2. Tidak berselang lama, kondisi awan yang tadinya cerah berwarna putih tiba-tiba berubah menjadi bergumpal dan berwarna kelabu kegelap-gelapan (mendung) dan akhirnya turun hujan dengan intensitas cukup deras.

Dari kedua penggalan kalimat tersebut dapat dipastikan bahwa hujan yang terjadi adalah hujan konvektif/zenital. Hujan konvektif/zenital merupakan hujan yang terjadi akibat adanya gerakan udara secara vertikal (konveksi) akibat adanya pemanasan wilayah daratan yang mengakibatkan udara yang mengandung uap air naik ke atas dan terjadi kondensasi yang cukup cepat (oleh sebab itu Vincenzo merasakan kondisi terik dan cukup gerah). Hujan ini biasanya terjadi pada siang hari saat pemanasan maksimum yang menyebabkan terjadinya konveksi. Proses pembentukan hujan ini pun terbilang cepat (kondisi awan yang tadinya cerah berwarna putih tiba-tiba berubah menjadi bergumpal dan berwarna kelabu kegelap-gelapan) dan hujan yang turun biasanya sangat deras disertai petir.space 

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved