Roboguru

Gambar berikut yang menunjukkan tokoh perlawanan dari Banten adalah ...

Pertanyaan

Gambar berikut yang menunjukkan tokoh perlawanan dari Banten adalah ...undefined 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Banten merupakan wilayah strategis yang terletak di wilayah barat Pulau Jawa. Banten menjadi urat nadi pelayaran dan perdagangan melalui Samudra Hindia. Banten dikuasai oleh Kesultanan Banten. Perlawanan Kesultanan Banten kepada VOC terjadi pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa yang memerintah pada tahun 1651-1692. Adapun latar belakang dari perlawanan ini ialah adanya blokade dan gangguan yang dilakukan oleh VOC terhadap kapal dagang dari Cina dan Maluku yang akan menuju Banten. Lalu keinginan VOC untuk memonopoli perdagangan di kawasan pesisir Jawa. Perlawanan dapat dikalahkan ketika pihak Belanda melakukan politik memecah belah (Devide et Impera) antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan anaknya yakni Sultan Haji yang dibantu oleh VOC. Istana Surosowan dan diambil alih oleh Sultan Haji dan VOC. 

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah D.space space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Kerajaan Banten menyerang kedudukan VOC di Batavia pada 1659 di bawah pimpinan Sultan Ageng Tirtayasa. Dalam serangan tersebut, VOC tidak mampu menghadapi serangan Banteng karena . . . .

Pembahasan Soal:

Dalam perang melawan VOC, Sultan Ageng Tirtayasa melakukan persiapan dengan melakukan penyatuan wilayah yang ada di bawah kekuasaan Kesultanan Banten yaitu Lampung, Bangka, Silebar, dan Indragiri dalam kesatuan pasukan Surosowan. Dari pihak VOC diadakan pula penyatuan kekuatan dengan menyewa serdadu-serdadu dari Kalasi, Ternate, Bandan, Kejawan, Bali, Makasar, dan Bugis. Penyatuan yang dilakukan VOC karena jumlah serdadu Belanda yang sedikit.

Pada tahun 1657 VOC mengajukan gencatan senjata karena kuatnya pasukan Banten ditambah VOC juga sedang berperang dengan Makasar. Namun gencatan senjata itu ditolak disebabkan isi dari perjanjian merugikan kedua belah pihak. satu tahun kemudian pada 1658 diajukan kembali gencata senjata oleh VOC. Kali ini Sultan Ageng Tirtayasa mengajukan usul adanya perubahan pada dua pasal, pihak VOC menolak usul tersebut dan membuat gencatan senjata batal sehingga perang terus berjalan. Serta Sultan Ageng mengumumkan Perang Sabil.

Perang tersebut berjalan secara terus menerus pada periode Mei 1658 sampai dengan Juli 1659. Dengan adanya perang yang berjalan cukup lama, Sultan Ageng Tirtayasa meminta bantuan kepada seorang ulam dari Makasar yaitu Syeikh Yusuf untuk membantu menjalankan pemerintahan. Kedatangan Syeikh Yusuf bersama dengan 5.000 orang ke Banten.

Pasukan Banten yang melakukan penyerangan ke VOC secara terus menerus membuat kedudukan VOC terdesak sampai mendekati batas kota Batavia. Akhirnya VOC mengajukan gencatan senjata dan pada Juli 1659 ditandatagani perjanjian gencatan senjata.

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah "C". 

2

Roboguru

Jelaskan tentang perjuangan sultan Ageng Tirtayasa!

Pembahasan Soal:

Sultan Ageng Tirtayasa merupakan seorang sultan ke-6 dari kesultanan Banten periode 1651-1683. Banten merupakan wiyaha strategis yang terletak di wilayah barat Pulau Jawa. Sultan Ageng Tirtayasa membawa kesultanan Banten mencapai puncak kejayaan. Perjuangan Sultan Ageng Tirtayasa terlihat salah satunya saat melakukan perlawanan kepada Belanda. Tindakan-tindakan dari Sultan Ageng Tirtayasa antara lain:

  1. Pada 1652 Sultan Ageng Tirtayasa mengirimkan tentaranya untuk menyerang VOC di Batavia. 
  2. Melakukan sabotase dan perusakan kebun tebu serta pabrik-pabrik penggilingan Belanda
  3. Berhasil menguasai sejumlah kapal VOC dan beberapa pos penting

Namun perjuangan tersebut dipatahkan oleh Belanda dengan menggunakan taktik devide et impera antara Sultan Ageng Tirtayasa dan anaknya yaitu Sultan Haji. VOC memanfaatkan situasi ini untuk melemahkan perlawanan dari Sultan Ageng Tirtayasa, dan pada akhrinya berhasil.

Dengan demikian Sultan Ageng Tirtayasa merupakan pemimpin dari Kesultanan Banten. Pada masa pemerintahannya Banten mengalami masa kejayaan. Salah satu perjuangan Sultan Ageng Tirtayasa adalah menolak monopoli perdagangan Belada. Berbagai tindakan ditempuhnya untuk mempertahankan Banten dari upaya kolonialisme Belanda.

0

Roboguru

Perjuangan melawan penjajah dari daerah Banten dipimpin oleh …

Pembahasan Soal:

Perlawanan Rakyat Banten terjadi disebabkan oleh kekecewaan Sultan Ageng Tirtayasa dengan keputusan anaknya, yaitu Sultan Haji untuk bekerja sama dengan VOC dalam merebut takhta darinya. Dalam perlawanan rakyat melawan VOC ini, pasukan Banten dipimpin langsung oleh Sultan Ageng Tirtayasa yang menolak segala bentuk monopoli dan berusaha mengusir VOC dari Batavia. Akhir dari perlawanan rakyat Banten ini adalah penangkapan Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Haji diangkat oleh VOC sebagai raja boneka di Kesultanan Banten, serta VOC yang dapat memonopoli perdagangan di pesisir Jawa.

Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Dalam menghadapi serangan pasukan VOC, Sultan Ageng Tirtayasa membangun saluran irigasi yang membentang dari Sungai Untung Jawa hingga Pontang. Pembangunan saluran irigasi ini bertujuan . . .

Pembahasan Soal:

Sultan Ageng Tirtayasa di pihak Banten membangun saluran irigasi yang membentang dari Sungai Untung Jawa hingga Pontang. Selain untuk meningkatkan produksi pertanian, pembangunan saluran irigasi tersebut digunakan untuk mempermudah transportasi perang.
Dengan Demikian, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Jelaskan perjuangan rakyat Banten melawan Belanda!

Pembahasan Soal:

Perlawanan rakyat Banten terhadap Belanda terjadi pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa. Perlawanan tersebut dilatar belakangi oleh tindakan VOC yang sering memblokade jalur perdagangan serta perairan Banten. Akibat dari tindakan VOC tersebut, hubungan antara Banten dengan VOC semakin memanas. Pertempuran antara Kesultanan Banten dan VOC tak dapat dihindarkan. VOC selanjutnya mendirikan benteng Noordwijk sebagai upaya pertahanan. Sedangkan Banten membangun saluran irigasi yang membentang dari Sungai Untung Jawa sampai Pontang. Selain berfungsi untuk meningkatkan pertanian, saluran irigasi juga digunakan untuk memudahkan transportasi perang. Namun dalam perkembangannya, keadaan di Kesultanan Banten semakin memanas setelah adanya politik adu domba yang dilakukan VOC ketika Sultan Haji diangkat sebagai raja pembantu. Hal tersbut selanjutnya memunculkan konflik internal antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan Sultan Haji. Tanpa berpikir panjang, Sultan Haji segera membentuk persekutuan dengan VOC untuk merebut kekuasaan di Kesultanan Banten. Pada tahun 1681 VOC atas nama Sultan Haji berhasil merebut Kesultanan Banten. Istana Surosowan berhadil dikuasai pasukan VOC dan Sultan Haji.

Dengan demikian, perjuangan rakyat Banten terhadap penjajahan Belanda dilatar belakangi oleh tindakan VOC yang sering memblokade jalur perdagangan serta perairan Banten. Perjuangan tersebut dipimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved