Roboguru

Erupsi gunung berapi mengeluarkan berbagai material baik eflata, eflusif maupun ekhalasi. Adapun dampak negatif dari letusan gunung berapi tersebut adalah...

Pertanyaan

Erupsi gunung berapi mengeluarkan berbagai material baik eflata, eflusif maupun ekhalasi. Adapun dampak negatif dari letusan gunung berapi tersebut adalah...

Pembahasan Soal:

 Dampak negatif letusan gunung berapi antara lain:

  1. Pencemaran udara yang disebabkan oleh abu gunung berapi. Abu gunung berapi tersebut mempunyai kandungan zat yang sangat berbahaya yaitu hidrogen sulfide (H²S), sulfur dioksida (SO²), nitrogen dioksida dan material debu yang mengandung racun.
  2. Gas beracun yang dikeluarkan dari gunung api sangat membahayakan bagi manusia ketika manusia menghisap gas tersebut.
  3. Awan panas yang dikeluarkan gunung berapi dapat menewaskan makhluk hidup dan tumbuh-tumbuhan.
  4. Lahar dingin dan panas dapat merusak daerah yang dilaluinya menjadi rata dengan tanah.
  5. Bom lapili dan pasir vulkanik dapat merusak rumah, jembatan, dan daerah pertanian.
  6. Hujan debu dari letusan gunung berapi dapat meluas dan membatasi jarak pandang. Lalu lintas, baik darat maupun udara, mulai terganggu.
  7. Berbagai macam materia yang dikeluarkan gunung berapi dapat menimbulkan bibit penyakit seperti batuk-batuk, infeksi saluran pernapasan, sakit kulit dan lain-lain.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

P. Avivah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 08 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Gunungapi identik dengan gejala vulkanisme yang dapat memunculkan potensi sumber daya geotermal. Dampak positif fenomena tersebut bagi penduduk adalah....

Pembahasan Soal:

Dampak positif dari vulkanisme adalah :

  1. Abu vulkanik dapat menyuburkan tanah pertanian di sekitarnya sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian penduduk. 
  2. Meskipun hutan telah rusak, dalam beberapa bulan sehingga pohon-pohon menumbuhkan hutan baru akan membentuk ekosistem baru juga.
  3. Para penambang pasir mendapatkan pekerjaan baru untuk mendapatkan pasir.
  4. Bahan vulkanik seperti pasir dan batu bisa digunakan sebagai bahan berfungsi sebagai bahan bangunan, dan lainnya
  5. Di area vulkanisme akan memunculkan energi geotermal yang berasal dari energi panas di sekitar gunung berapi.
  6. Gunung berapi yang akan menjadi objek wisata.

Jadi, pilihan yang tepat adalah C.space

0

Roboguru

Berikut ini yang bukan bahaya primer dari letusan gunung api...

Pembahasan Soal:

Bahaya letusan gunung api terdiri dua yaitu :

  1. Bahaya Primer, adalah bahaya yang langsung menimpa penduduk ketika letusan berlangsung. Misalnya : awan panas, udara panas sebagai akibat samping awan panas, dan lontaran material berukuran besar (bom) hingga kerikil. 
  2. Bahaya Sekunder, adalah bahaya yang terjadi secara tidak langsung dan umumnya berlangsung setelah letusan terjadi Misalnya : banjir lahar yang berupa aliran lumpur. Banjir lahar ini dapat menyebabkan kerusakan lahan dan pemukiman warga sekitar.

Berdasarkan uraian tersebut, maka jawaban yang tepat adalah B.

1

Roboguru

Pola gerakan lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia mengakibatkan terbentuknya busur gunung api di Indonesia. Dampak fenomena tersebut bagi Indonesia adalah ...

Pembahasan Soal:

Wilayah Indonesia letaknya tepat pada tempat pertemuan 3 lempeng litosfer yakni lembeng Pasifik, lempeng Eurasia, dan lempeng Indo-Australia. Lempeng Eurasia bertabrakan dengan lempeng Indo-Australia di wilayah lepas pantai Jawa, Nusa Tenggara, dan Sumatera. Kemudian bertabrakan pula dengan lempeng Pasifik yang terdapat di daerah Papua dan Maluku. Akibat letak geologis Indonesia tersebut, maka negara ini sering dilanda gempa bumi ataupun tsunami yang diakibatkan oleh proses alami pertemuan 3 lempeng litosfer. Selain itu, apabila pergerakan lempeng-lempeng tersebut lebih kuat, maka potensi munculnya bencana alam lain baik di tanah ataupun di lautan juga akan semakin besar. Indonesia juga dilalui oleh jalur pegunungan muda, baik sirkum pasifik maupun sirkum mediterania yang membentuk jalur gunung api. Indonesia memiliki banyak gunung api aktif, sehingga sering dilanda bencana gunung meletus.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space

0

Roboguru

Salah satu faktor fisik yang menyebabkan Jakarta menjadi wilayah langganan banjir adalah ....

Pembahasan Soal:

Daerah Aliran Sungai terbagi menjadi tiga bagian, yaitu daerah hulu, tengah, dan hilir. Daerah hilir sungai merupakan daerah yang paling banyak menerima air, oleh karena itu daerah ini harus memiliki penampang sungai yang besar agar bisa menampung aliran sungai yang menyatu ke sungai utama di bagian hilir sungai tersebut. Jakarta merupakan bagian hilir dari tiga belas sungai yang melaluinya, yaitu Sungai Ciliwung, Pesanggrahan, Mookervart, Angke, Krukut, Grogol,  Baru Timur, Cipinang, Sunter, Buaran, Jati Kramat, dan Cakung. Hal inilah yang menyebabkan Jakarta menjadi wilayah langganan banjir. Perubahan penggunaan lahan yang sangat pesat di Jakarta memperparah keadaan banjir di Jakarta. Frekuensi banjir di Jakarta semakin sering terjadi seiring dengan perubahan penggunaan lahan yang terjadi di Jakarta. Penampang sungai di Jakarta menjadi lebih sempit akibat pembangunan yang terjadi, sehingga jalan air menjadi lebih kecil dan air akan meluap saat hujan lebat. Saat kondisi tersebut terjadi, maka banjir pun tidak dapat dielakkan. space space 

0

Roboguru

Buatlah daftar persebaran wilayah rawan bencana di Indonesia!

Pembahasan Soal:

Indonesia merupakan negara kepulauan yang berada dalam ring of fire (cincin api) karena memiliki banyak gunung berapi dan sebagian besar dikelilingi oleh laut karena diapit oleh Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan letak geografis Indonesia seperti itu, Indonesia rawan akan bencana alam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai lembaga yang menangani bencana di Indonesia membuat daftar sebaran dan potensi wilayah rawan bencana. Adapun sebaran wilayah rawan bencana di Indonesia adalah sebagai berikut.

  • Gempa bumi : Seluruh wilayah Indonesia kecuali pulau Kalimantan
  • Tsunami : Seluruh wilayah Indonesia kecuali pulau Kalimantan
  • Banjir : Seluruh wilayah Indonesia
  • Kebakaran hutan : Pulau Sumatera, Kalimantan
  • Tanah longsor : Seluruh wilayah Indonesia
  • Kekeringan : Seluruh wilayah Indonesiaspace 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved