Roboguru

Dimana tempat terjadinya mitosis spermatogenesis dan hormon apa saja yang berperan dalam spermatogenesis?

Pertanyaan

Dimana tempat terjadinya mitosis spermatogenesis dan hormon apa saja yang berperan dalam spermatogenesis? 

Pembahasan Soal:

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan dan pematangan sel sperma pada pria. Tahapan proses spermatogenesis dimulai spermatogonium (sel induk sperma) memperbanyak diri dengan cara mitosis. Kemudian, spermatogonium akan berubah menjadi spermatosit primer secara mitosis. Setelahnya, spermatosit primer membelah secara meiosis menjadi spermatosit sekunder yang berukuran sama. Melalui tahap meiosis kedua, spermatosit sekunder membelah diri lagi menjadi empat spermatid yang sama bentuk dan ukuran. Spermatid merupakan tahap akhir sebelum akhirnya berubah menjadi sel sperma yang matang (spermatozoa). Proses pembentukan spermatozoa ini terjadi di dalam testis, tepatnya  pada sistem tabung kecil yang bernama tubulus seminiferus. Setelah itu, sperma akan pindah ke epididimis untuk disimpan sementara. Kemudian dari epididimis, sperma bergerak lagi ke vas deferens untuk bercampur dengan air mani. Hormon memegang peranan penting dalam spermotogenesis adalah sebagai berikut.

  • LH (Luteinizing Hormone) berfungsi untuk merangsang sel Leydig yang terdapat di testis untuk menghasilkan hormon testosteron yang dapat mendorong proses spermatogenesis terjadi.
  • FSH berfungsi untuk merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein), yang berfungsi untuk melindungi, menunjang, dan memberi makan benih sperma hingga menjadi sperma yang matang.
  • Hormon testosteron berfungsi untuk merangsang perkembangan organ seks untuk melakukan spermatogenesis.

Jadi tempat terjadinya mitosis spermatogenesis adalah di tubulus seminiferus yang berada di dalam testis dan hormon yang berperan adalah LH, FSH dan testosteron.
 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

Y. Hernandez

Mahasiswa/Alumni Universitas Riau

Terakhir diupdate 26 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pada akhir spermatogenesis dari satu sel induk sperma akan dihasilkan ...

Pembahasan Soal:

Spermatogenesis adalah proses pembentukan gamet jantan (sperma) yang terjadi di testis. Sel induk sperma (spermatogonium) akan berdiferensiasi dan melakukan pembelahan (mitosis dan meiosis) yang dikenal dengan tahap / fase spermatogenesis. setiap spermatogonium melakukan pembelahan mitosis membentuk spermatosit primer. Spermatosit primer melakukan pembelahan meiosis pertama membentuk 2 spermatosit sekunder. Tiap spermatosit sekunder melakukan pembelahan meiosis kedua, menghasilkan 2 spermatid yang bersifat haploid sehingga total akhirnya adalah 4 spermatid. Keempat spermatid ini berkembang menjadi spermatozoa (sperma) matang yang bersifat haploid.space 

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E.

0

Roboguru

Perhatikan bagian spermatogenesis berikut! Nama bagian yang ditunjuk angka (3) dan (4) beserta proses pembelahan yang terjadi adalah ....

Pembahasan Soal:

Proses pembentukan sperma disebut dengan spermatogenesis yang terjadi di dalam tubulus seminiferus (saluran-saluran halus dalam testis). Angka 3 menunjukkan spermatosit sekunder yang merupakan hasil pembelahan meiosis I dari spermatosit primer. Sementara itu, angka 4 adalah spermatid yang merupakan hasil pembelahan meiosis II dari spermatosit sekunder.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang benar adalah E.

1

Roboguru

Sel berikut yang diploid pada gametogenesis adalah ...

Pembahasan Soal:

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin pada pria. Proses ini berlangsung pada testis. Dalam pembentukannya dilalui beberapa tahapan seperti mitosis, meiosis, dan diferensisasi sel. Tahapan spermatogenesis dimulai ketika sel bakal sperma (spermatogonium) yang bersifat diploid (2n) membelah secara mitosis menghasilkan spermatosit Primer (I), sehingga anakannya ini tetap bersifat diploid. Spermatosit primer mengalami pembelahan Meiosis tahap I menjadi 2 anakan spermatosit sekunder. dalam pemebelahan meiosis I kromosom sudah tereduksi serengahnya, sehingga sel bersifat Haploid (n). Masing-masing spermatosit sekunder membelah menjadi 2 dalam tahap meiosis tahap II. sehingga terbentuk 4 anakan sel yang dinamakan Spermatid, sel-sel ini bersifat haploid(n). spermatid mengalami diferensiasi sel/pematangan sel sehingga memiliki bagian berupa kepala leher dan ekor untuk bergerak. pematangan ini masih tetap mempertahankan kromosom Haploid (n).space 

Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Jelaskan bagaimana proses pembentukan sperma dalam sistem organ reproduksi laki- laki tersebut sampai proses pengeluaran sperma saat ejakulasi!

Pembahasan Soal:

Proses pembentukan sperma pada laki-laki terjadi pada tubulus seminiferus di testis dan disebut spermatogenesis. Sel sperma yang belum matang akan diberi nutrisi oleh sel sertoli menjadi spermatogonium. Kemudian mengalami pembelahan meiosis menjadi spermatosit primer, kemudian spermatosit sekunder dan berakhir menjadi spermatid yang kemudian berkembang menjadi spermatozoa. Selanjutnya spermatozoa menuju epididimis, vas deferens, ditambahkan zat seperti nutrisi dan zat asam menjadi semen kemudian akan disimpan di vesikula seminalis untuk kemudian dikeluarkan ketika ejakulasi melewati uretra.space space 

0

Roboguru

Tahapan spermatogenesis secara berurutan adalah ....

Pembahasan Soal:

Tahapan spermatogenesis sebagai berikut:

  1. Mitosis. Spermatogonium berkromosom diploid (2n) berproliferasi melalui pembelahan secara mitosis dan berdiferensiasi menjadi spermatosit primer (2n).
  2. Meiosis. Setiap spermatosit primer (2n) membelah pada meiosis I, membentuk dua spermatosit sekunder (n), Dua spermatosit sekunder (n) membelah pada meiosis II menjadi empat spermatid (n).
  3. Spermiogenesis. Masing-masing spermatid (n) mengalami maturasi (pematangan) menjadi spermatozoida (sperma) berkrom6som haploid (n).
  4. Spermiasi. Pelepasan sperma yang sudah dewasa ke lumen tubulus seminiferus, menuju ke tubulus rekti (tubulus lurus), anyaman saluran testis (rete testis), dan duktus eferen.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved