Roboguru

Diketahui data keelektronegatifan adalah sebagai berikut : C = 2,5 O = 3,5 N = 3,0 Cl = 3,0 H = 2,1 F = 4,0 Br = 2,5 P = 2,1 Na = 0,93 Tentukan urutan senyawa yang kurang polar hingga paling polar untuk !

Pertanyaan

Diketahui data keelektronegatifan adalah sebagai berikut :

C = 2,5

O = 3,5

N = 3,0

Cl = 3,0

H = 2,1

F = 4,0

Br = 2,5

P = 2,1

Na = 0,93

Tentukan urutan senyawa yang kurang polar hingga paling polar untuk begin mathsize 14px style C O subscript 2 comma space Cl O comma space C H subscript 4 comma space dan space H Cl end style !

Pembahasan Soal:

Kepolaran akan bertambah jika terjadi selisih keelektronegatifan yang besar antar atom penyusun suatu senyawa. Kepolaran akan pengkutuban muatan akibat elektron tertarik ke salah satu bagian dari atom penyusunnya, menyebabkan bagian lainnya menjadi sedikit elektron.

Berikut ini perhitungan keelektronegatifan masing-masing senyawa menurut soal di atas.

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row Keelektronegatifan equals cell C O subscript 2 comma space Cl O comma space C H 4 comma space dan space H Cl end cell row cell C O end cell equals cell vertical line 2 comma 5 minus sign 3 comma 5 vertical line end cell row blank equals cell 1 comma 0 space left parenthesis elektron space ke space arah space O right parenthesis end cell row cell Cl O end cell equals cell vertical line 3 comma 0 minus sign 3 comma 5 vertical line end cell row blank equals cell 0 comma 5 space left parenthesis elektron space ke space arah space O right parenthesis end cell row cell C H end cell equals cell vertical line 2 comma 5 minus sign 2 comma 1 vertical line end cell row blank equals cell 0 comma 4 space left parenthesis elektron space ke space arah space C right parenthesis end cell row cell H Cl end cell equals cell vertical line 2 comma 1 minus sign 3 comma 0 vertical line end cell row blank equals cell 0 comma 9 space left parenthesis elektron space ke space arah space Cl end cell end table end style

Untuk senyawa yang memiliki lebih dari dua atom, digunakan momen dipol untuk menentukan kepolaran senyawa tersebut. Momen dipol merupakan resultan dari beda keelektronegatifan. Senyawa begin mathsize 14px style C H subscript 4 end style dan begin mathsize 14px style C O subscript 2 end style memiliki momen dipol 0 karena resultan beda keelektronegatifan saling meniadakan sehingga senyawa bersifat nonpolar. Namun begin mathsize 14px style C O subscript 2 end style memiliki kepolaran sedikit lebih besar dari begin mathsize 14px style C H subscript 4 end style karena ikatan rangkap yang lebih kaya elektron.

Untuk senyawa dwiatom di atas, HCl memiliki kepolaran lebih tinggi dari senyawa lain karena keelektronegatifan lebih besar.

Jadi, urutan kepolaran senyawa di atas berdasarkan beda keelektronegatifan adalah CH4<CO2<ClO<HCl.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Diketahui data keelektronegatifan adalah sebagai berikut : C = 2,5 O = 3,5 N = 3,0 Cl = 3,0 H = 2,1 F = 4,0 Br = 2,5 P = 2,1 Na = 0,93 Manakah yang lebih polar antara HF dengan NaO ?. Jelask...

Pembahasan Soal:

Kepolaran akan bertambah jika terjadi selisih keelektronegatifan yang besar antar atom penyusun suatu senyawa. Kepolaran akan pengkutuban muatan akibat elektron tertarik ke salah satu bagian dari atom penyusunnya, menyebabkan bagian lainnya menjadi sedikit elektron.

Berikut ini perhitungan keelektronegatifan masing-masing senyawa menurut soal di atas.

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Selisih space keelektronegatifan end cell equals cell space H F space dan space Na O end cell row cell H F end cell equals cell 2 comma 1 minus sign 4 comma 0 end cell row blank blank cell 1 comma 9 space left parenthesis elektron space ke space arah space F right parenthesis end cell row cell Na O end cell equals cell 0 comma 93 minus sign 3 comma 5 end cell row blank equals cell 2 comma 57 space left parenthesis elektron space ke space arah space O right parenthesis end cell end table end style

Dari selisih data keelektronegatifan di atas, senyawa NaO memiliki selisih yang lebih besar dibandingkan HF sehingga NaO memiliki kepolaran lebih tinggi daripada HF.

Jadi, senyawa yang lebih polar adalah NaO karena selisih keelektronegatifan yang besar dibandingkan dengan HF.

Roboguru

Diketahui nilai keelektronegatifan unsur H = 2,1; O = 3,5; C = 2,5; N = 3,0; dan Cl = 3,0. Berikut pasangan senyawa kovalen nonpolar dan senyawa kovalen polar berturut-turut adalah ....

Pembahasan Soal:

Kepolaran ikatan kovalen terjadi karena adanya perbedaan keelektronegatifan unsur-unsur yang berikatan. Hal tersebut mengakibatkan distribusi elektron yang tidak merata sehingga cenderung tertarik ke salah satu unsur dan menyebabkan polarisasi parsial. Adapun pada senyawa kovalen nonpolar, karena keelektronegatifan unsur-unsur sama (menjadi nol), distribusi elektronnya merata.

  • Senyawa homoatomik, seperti Cl2,O2,N2,danH2 umumnya senyawa kovalen nonpolar.
  • NH3: beda keelektronegatifan = 3,0 - 2,1 = 0,9. Senyawa kovalen polar.
  • H2O: beda keelektronegatifan = 3,5 - 2,1 = 1,4. Senyawa kovalen polar.
  • CCl4: beda keelektronegatifan = 3,0 - 2,5 = 0,5. Namun, karena mengikat 4 atom Cl, secara vektor akan saling meniadakan. Senyawa kovalen nonpolar.
  • HCl: beda keelektronegatifan = 3,0 - 2,1 = 0,9. Senyawa kovalen polar.


Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

Roboguru

Molekul di bawah ini yang paling polar ....

Pembahasan Soal:

Senyawa yang paling polar adalah senyawa yang memiliki selisih keelektronegatifan paling besar. Senyawa yang memiliki beda keelektronegatifan lebih besar memiliki distribusi elektron tidak merata lebih besar pada molekulnya.

Data keelektronegatifan:

  • H=2,1
  • C=2,5
  • Cl=2,8
  • N=3,0
  • O=3,5
  • F= 4,0

Selisih keelektronegatifan dapat dihitung sebagai berikut:

Berdasarkan tabel di atas, molekul HF merupakan molekul yang paling polar karena memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Atom K, Ca, B, F, dan Cl dapat bergabung antara lain membentuk KF, CaF2, BeCl2, dan CIF3. Ramalkan jenis ikatan yang terbentuk pada gabungan atom-atom tersebut. (EN K = 0,8; Ca = 1,0; Be ·= 2,0; Cl = ...

Pembahasan Soal:

Semua ikatan antaratom dari unsur-unsur yang berbeda memiliki derajat ionik tertentu. Derajat ionik dan kovalen ini bergantung pada perbedaan keelektronegatifan (EN) antara dua atom yang berikatan. Makin besar perbedaan keelektronegatifan, makin tinggi derajat ioniknya.

Tabel jenis ikatan dan perbedaan keelektronegatifan (EN) antara dua atom yang berikatan.

Untuk meramalkan jenis ikatan yang terbentuk pada gabungan atom-atom berikut ditentukan berdasarkan perbedaan keelektronegatifan (EN) antara dua atom yang berikatan.

  1.  KF : EN=4,00,8=3,2 (ikatan ionik)
  2. CaF2 : EN=4,01,0=3,0 (ikatan ionik)
  3. BeCl2 : EN=3,02,0=1,0 (ikatan kovalen)
  4. ClF3 : EN=4,03,0=1,0 (ikatan kovalen)

Maka, jenis ikatan yang terbentuk pada senyawa KF, CaF2 ikatan ionik dan BeCl2, ClF3 ikatan kovalen.

Roboguru

Menurut skala Pauling keelektonegatifan beberapa unsur alkali dan alkali tanah diberikan pada tabel berikut.   Berdasarkan data tersebut, tentukan ikatan ion yang dapat terjadi dan tidak dapat ter...

Pembahasan Soal:

Ikatan ion terjadi akibat adanya serah terima elektron sehingga membentuk ion positif dan ion negatif yang konfigurasi elektronnya sama dengan gas mulia. Ikatan ion terjadi pada atom logam dan non logam

Ikatan ionik terbentuk ketika perbedaan keelektronegatifan antara kedua atom ikatan adalah 2,0 atau lebih. Sehingga kita harus menghitung selisih keelektronegatifan dua atom.


table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Li Cl end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 0 comma 98 end cell row blank equals cell 2 comma 18 end cell row cell Na Cl end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 0 comma 93 end cell row blank equals cell 2 comma 23 end cell row cell K Cl end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 0 comma 83 end cell row blank equals cell 2 comma 33 end cell row cell Be Cl subscript 2 end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 1 comma 57 end cell row blank equals cell 1 comma 59 end cell row cell Sr Cl subscript 2 end cell equals cell 3 comma 16 minus sign 0 comma 95 end cell row blank equals cell 2 comma 21 end cell end table 


Dari perhitungan diatas, perbedaan keelektronegatifan yang kurang dari 2 adalah Be Cl subscript 2.

Sehingga yang membentuk ikatan ion = Li Cl, Na Cl, K Cl, dan Sr Cl subscript 2, sedangkan Be Cl subscript 2 tidak membentuk ikatan ion.

Jadi, ikatan ion terjadi pada Li Cl, Na Cl, K Cl, dan Sr Cl subscript 2 sedangkan pada Be Cl subscript 2 tidak terjadi ikatan ion.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved