Senyawa KBr merupakan garam anorganik yang dapat terurai sempurna dalam air.
Senyawa Mg(OH)2 merupakan basa lemah yang hanya terurai sebagian.
Senyawa C2H5OH merupakan senyawa organik yang dapat larut dalam air namun tidak terionisasi menjadi ion-ion penyusunnya.
Berdasarkan hal tersebut, partikel yang terdapat pada larutan sebagai berikut:
Parikel yang ada pada larutan KBr adalah K+ dan Br−.
Partikel yang ada pada larutan Mg(OH)2 adalah Mg2+ dan OH−.
Partikel yang ada pada larutan C2H5OH adalah molekul C2H5OH.
Reaksi yang terjadi pada senyawa-senyawa tersebut ketika dilarutkan ke dalam air sebagai berikut:
KBr(s)→K+(aq)+Br−(aq)
Mg(OH)2(s)⇌Mg2+(aq)+2OH−(aq)
C2H5OH(s)→C2H5OH(aq)
Jadi, jika dilarutkan dalam air untuk senyawa KBr memiliki partikel ion K+ dan Br− dengan reaksi KBr(s)→K+(aq)+Br−(aq); untuk senyawa Mg(OH)2 memiliki partikel ion Mg2+ dan OH− dengan reaksi Mg(OH)2(s)⇌Mg2+(aq)+2OH−(aq); dan untuk senyawa C2H5OH memiliki partikel molekul C2H5OH dengan reaksi C2H5OH(s)→C2H5OH(aq).