Diberikan sebuah gambar rangkaian listrik arus bolak-balik yang terdiri dari sebuah resistor ( R ), sebuah induktor ( L ), sebuah kapasitor ( C ), dan sebuah sumber listrik arus bolak-balik.
Tentukanlah nilai kuat arus sumber listrik saat t = ( 0 , 016 π ) sekon !
Diberikan sebuah gambar rangkaian listrik arus bolak-balik yang terdiri dari sebuah resistor (R), sebuah induktor (L), sebuah kapasitor (C), dan sebuah sumber listrik arus bolak-balik.
Tentukanlah nilai kuat arus sumber listrik saat t=(0,016π)sekon!
nilai kuat arus sumber listrik saat t = ( 0 , 016 π ) sekon adalah 7,2 A.
nilai kuat arus sumber listrik saat t=(0,016π)sekon adalah 7,2 A.
Pembahasan
Diketahui:
R = 8 Ω L = 32 mH C = 800µ F V = V ma x sin ( ω t ) = 120 sin ( 125 t ) volt
Ditanya:
Tentukanlah nilai dan kuat arus listrik saat t = ( 0 , 016 π ) sekon ?
Penyelesaian:
Jika persamaan tegangan V = V ma x sin ( ω t ) maka persamaan kuat arusnya adalah:
I = I ma x sin ( ω t + φ ) untuk rangkaian kapasitif
I = I ma x sin ( ω t − φ ) untuk rangkaian induktif
Sedangkan, pada rangkaian RLC , berlaku ketentuan berikut:
Jika X L > X C , rangkaian bersifat induktif.
Jika X C > X L , rangkaian bersifat kapasitif.
Jika X L = X C , rangkaian bersifat resistif.
Maka dari itu, kita harus terlebih dahulu mengetahui nilai X L dan X C nya.
X L = ω ⋅ L X L = 125 ⋅ 32 × 1 0 − 3 X L = 4 Ω
X C = ω C 1 X C = 125 ⋅ 800 × 1 0 − 6 1 X C = 10 Ω
Ternyata nilai X C > X L , sehingga rangkaian tersebut merupakan rangkaian kapasitif. Maka, persamaan kuat arus yang dipakai adalah I = I ma x sin ( ω t + φ ) dengan nilai φ :
tan ( φ ) = V R V L − V C tan ( φ ) = I e f ⋅ R ( I e f ⋅ X L ) − ( I e f ⋅ X C ) tan ( φ ) = R X L − X C
Dan nilai φ adalah:
tan ( φ ) tan ( φ ) tan ( φ ) tan ( φ ) φ = = = = = R X L − X C 8 4 − 10 8 − 6 − 0 , 75 − 3 7 ∘
Tetapi, ini adalah sudut fase tegangan terhadap arus, sedangan sudut fase arus terhadap tegangan adalah 3 7 ∘ .
Sehingga persamaan kuat arusnya adalah I = I ma x sin ( ω t + φ ) dengan nilai I max :
I ma x = Z V ma x I ma x = R 2 + ( X L − X C ) 2 120 I ma x = ( 8 ) 2 + ( ( ω L ) − ω C 1 ) 2 120 I ma x = 8 2 + ( ( 125 ⋅ 32 × 1 0 − 3 ) − ( 125 ⋅ 800 × 1 0 − 6 1 ) ) 2 120 I ma x = 8 2 + ( 4 − 10 ) 2 120 I ma x = 10 120 I ma x = 12 A
Maka, nilai kuat arusnya saat t = ( 0 , 016 π ) sekon adalah:
I = I ma x sin ( ω t + φ ) I = 12 ⋅ sin ( 125 ( 0 , 016 π ) + 3 7 ∘ ) I = 12 ⋅ sin ( 2 π + 3 7 ∘ ) I = 12 ⋅ 0 , 6 I = 7 , 2 A
Dengan demikian nilai kuat arus sumber listrik saat t = ( 0 , 016 π ) sekon adalah 7,2 A.
Ditanya:
Tentukanlah nilai dan kuat arus listrik saat t=(0,016π)sekon?
Penyelesaian:
Jika persamaan tegangan V=Vmaxsin(ωt) maka persamaan kuat arusnya adalah:
I=Imaxsin(ωt+φ) untuk rangkaian kapasitif
I=Imaxsin(ωt−φ) untuk rangkaian induktif
Sedangkan, pada rangkaian RLC, berlaku ketentuan berikut:
Jika XL>XC, rangkaian bersifat induktif.
Jika XC>XL, rangkaian bersifat kapasitif.
Jika XL=XC, rangkaian bersifat resistif.
Maka dari itu, kita harus terlebih dahulu mengetahui nilai XL dan XC nya. XL=ω⋅LXL=125⋅32×10−3XL=4Ω
XC=ωC1XC=125⋅800×10−61XC=10Ω
Ternyata nilai XC>XL, sehingga rangkaian tersebut merupakan rangkaian kapasitif. Maka, persamaan kuat arus yang dipakai adalah I=Imaxsin(ωt+φ) dengan nilai φ: tan(φ)=VRVL−VCtan(φ)=Ief⋅R(Ief⋅XL)−(Ief⋅XC)tan(φ)=RXL−XC
Dan nilai φ adalah: tan(φ)tan(φ)tan(φ)tan(φ)φ=====RXL−XC84−108−6−0,75−37∘
Tetapi, ini adalah sudut fase tegangan terhadap arus, sedangan sudut fase arus terhadap tegangan adalah 37∘.
Sehingga persamaan kuat arusnya adalah I=Imaxsin(ωt+φ) dengan nilai Imax: Imax=ZVmaxImax=R2+(XL−XC)2120Imax=(8)2+((ωL)−ωC1)2120Imax=82+((125⋅32×10−3)−(125⋅800×10−61))2120Imax=82+(4−10)2120Imax=10120Imax=12A
Maka, nilai kuat arusnya saat t=(0,016π)sekon adalah: I=Imaxsin(ωt+φ)I=12⋅sin(125(0,016π)+37∘)I=12⋅sin(2π+37∘)I=12⋅0,6I=7,2A
Dengan demikian nilai kuat arus sumber listrik saat t=(0,016π)sekon adalah 7,2 A.
Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!
1
0.0 (0 rating)
Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!