Iklan

Pertanyaan

Di halaman kampus Universitas Sebelas Maret di Surakarta terdapat sebuah pohon yang cukup mengherankan dan menarik perhatian. Biji-bijinya jatuh dari pohon itu tumbuh di tanah, tetapi di antara tumbuhan baru ini selalu terdapat sejumlah tanaman yang daunnya putih (tak berklorofil), sehingga tak lama kemudian mati. Dapatkan saudara menerangkan keajaiban tersebut? Apakah ada kemungkinan melalui sesuatu percobaan untuk mendapatkan biji-biji dari pohon itu yang tidak akan menghasilkan tanaman berdaun putih? Andaikan jawaban saudara ”dapat”, bagaimanakah caranya?

Di halaman kampus Universitas Sebelas Maret di Surakarta terdapat sebuah pohon yang cukup mengherankan dan menarik perhatian. Biji-bijinya jatuh dari pohon itu tumbuh di tanah, tetapi di antara tumbuhan baru ini selalu terdapat sejumlah tanaman yang daunnya putih (tak berklorofil), sehingga tak lama kemudian mati. Dapatkan saudara menerangkan keajaiban tersebut? Apakah ada kemungkinan melalui sesuatu percobaan untuk mendapatkan biji-biji dari pohon itu yang tidak akan menghasilkan tanaman berdaun putih? Andaikan jawaban saudara ”dapat”, bagaimanakah caranya? 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

07

:

06

Klaim

Iklan

Y. Hernandez

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Riau

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dapat disimpulkan kasus yang terjadi pada tumbuhan di Universitas Sebelas Maret adalah kasus alel letal resesif.

dapat disimpulkan kasus yang terjadi pada tumbuhan di Universitas Sebelas Maret adalah kasus alel letal resesif.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Gen letal adalah salah satu pola dalam pewarisan sifat. Gen letal dalam kondisi homozigot dapat menyebabkan kematian. Gen-gen ini dapat menunjukkan pengaruhnya pada awal pertumbuhan sehingga dapat mengakibatkan kematian sebelum lahir (pada masa embrio). Pada kasus tumbuhan baru pada suatu pohon di Universitas Sebelas Maret, tumbuhan yang daunnya putih (tak berklorofil) merupakan kasus gen letal. Gen letal ini terjadi karena adanya i ndividu carrier , yaitu individu yang berpotensi untuk menurunkan sifat gen letal tersebut atau berpotensi untuk membawa gen yang mengakibatkan kelainan. Gen letal berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi 2 yaitu gen letal dominan dan gen letal resesif. Tumbuhan tak berklorofil termasuk pada golongan gen letal resesif. Pada gen letal resesif, individu akan mati jika memiliki gen homozigot resesif. Hadirnya klorofil diatur oleh suatu gen G dalam keadaan dominan dan jika gen tersebut berada dalam keadaan resesif maka klorofil tidak dapat diekspresikan dan menyebabkan kematian. Dalam suatu percobaan, ada kemungkinan tumbuhan tersebut tidak akan menghasilkan tumbuhan berdaun putih. Cara yang dapat dilakukan adalah bisa menyilangkan tumbuhan tersebut dengan tumbuhan yang memiliki genotip yang dominan (GG). Hal ini dikarenakan tumbuhan tersebut memiliki genotip heterozigot (Gg) dengan dibuktikan adanya turunannya memiliki fenotip tidak berklorofil. Jadi dapat disimpulkan kasus yang terjadi pada tumbuhan di Universitas Sebelas Maret adalah kasus alel letal resesif.

Gen letal adalah salah satu pola dalam pewarisan sifat. Gen letal dalam kondisi homozigot dapat menyebabkan kematian. Gen-gen ini dapat menunjukkan pengaruhnya pada awal pertumbuhan sehingga dapat mengakibatkan kematian sebelum lahir (pada masa embrio).

Pada kasus tumbuhan baru pada suatu pohon di Universitas Sebelas Maret, tumbuhan yang daunnya putih (tak berklorofil) merupakan kasus gen letal. Gen letal ini terjadi karena adanya individu carrier, yaitu individu yang berpotensi untuk menurunkan sifat gen letal tersebut atau berpotensi untuk membawa gen yang mengakibatkan kelainan. Gen letal berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi 2 yaitu gen letal dominan dan gen letal resesif. Tumbuhan tak berklorofil termasuk pada golongan gen letal resesif.  Pada gen letal resesif, individu akan mati jika memiliki gen homozigot resesif. Hadirnya klorofil diatur oleh suatu gen G dalam keadaan dominan dan jika gen tersebut berada dalam keadaan resesif maka klorofil tidak dapat diekspresikan dan menyebabkan kematian.

Dalam suatu percobaan, ada kemungkinan tumbuhan tersebut tidak akan menghasilkan tumbuhan berdaun putih. Cara yang dapat dilakukan adalah bisa menyilangkan tumbuhan tersebut dengan tumbuhan yang memiliki genotip yang dominan (GG). Hal ini dikarenakan tumbuhan tersebut memiliki genotip heterozigot (Gg) dengan dibuktikan adanya turunannya memiliki fenotip tidak berklorofil. 

Jadi dapat disimpulkan kasus yang terjadi pada tumbuhan di Universitas Sebelas Maret adalah kasus alel letal resesif.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Iklan

Pertanyaan serupa

Soal terdiri atas 3 bagian, yaitu PERNYATAAN; kata SEBAB; dan ALASAN yang disusun berurutan. Alel letal akan menyebabkan kematian individu dalam keadaan heterozigot. SEBAB Alel letal selalu b...

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia