Iklan

Pertanyaan

Dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia, masih menunjukkan digunakannya beberapa sistem politik yang ada pada masa Hindu-Buddha. Jelaskan pernyataan tersebut dengan disertai data.

Dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia, masih menunjukkan digunakannya beberapa sistem politik yang ada pada masa Hindu-Buddha. Jelaskan pernyataan tersebut dengan disertai data.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

09

:

43

Klaim

Iklan

I. Agung

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

sistem kerajaaan-kerajaan Islam di Indonesia masih menggunakan sistem politik pada masa Hindu-Buddha terlihat dari sistem kerajaan yang berganti nama menjadi Kesultanan, penyebutan raja diganti menggunakan istilah sultan ultan, sunan, panembahan, dan maulana, serta konsep dewa-raja menjadi Khalifah.

sistem kerajaaan-kerajaan Islam di Indonesia masih menggunakan sistem politik pada masa Hindu-Buddha terlihat dari sistem kerajaan yang berganti nama menjadi Kesultanan, penyebutan raja diganti menggunakan istilah sultan ultan, sunan, panembahan, dan maulana, serta konsep dewa-raja menjadi Khalifah. 

Pembahasan

Pada masa Islam, sistem kerajaan masih berkembang namun mengalami perubahan nama menjadi Kesultanan. Pemerintahan kerajaan yang bercorak Islam memiliki banyak persamaan dengan sistem pemerintahan zaman Hindu-Buddha sengan sifatnya yang feodal. Pada zaman Hindu-Buddha, raja dikenal sebagai titisan dewa (penjelmaan dewa), sedangkan raja-raja (sultan) pada zaman Islam diakui sebagai Khalifah (wakil/utusan Tuhan) di dunia. Pada masa pemerintahan kerajaan Islam, raja mulai menggunakan istilah sultan, sunan, panembahan, dan maulana. Dengan demikian sistem kerajaaan-kerajaan Islam di Indonesia masih menggunakan sistem politik pada masa Hindu-Buddha terlihat dari sistem kerajaan yang berganti nama menjadi Kesultanan, penyebutan raja diganti menggunakan istilah sultan ultan, sunan, panembahan, dan maulana, serta konsep dewa-raja menjadi Khalifah.

Pada masa Islam, sistem kerajaan masih berkembang namun mengalami perubahan nama menjadi Kesultanan. Pemerintahan kerajaan  yang bercorak Islam memiliki banyak persamaan dengan sistem pemerintahan zaman Hindu-Buddha sengan sifatnya yang feodal. Pada zaman Hindu-Buddha, raja dikenal sebagai titisan dewa (penjelmaan dewa), sedangkan raja-raja (sultan) pada zaman Islam diakui sebagai Khalifah (wakil/utusan Tuhan) di dunia. Pada masa pemerintahan kerajaan Islam, raja mulai menggunakan istilah sultan, sunan, panembahan, dan maulana.

Dengan demikian sistem kerajaaan-kerajaan Islam di Indonesia masih menggunakan sistem politik pada masa Hindu-Buddha terlihat dari sistem kerajaan yang berganti nama menjadi Kesultanan, penyebutan raja diganti menggunakan istilah sultan ultan, sunan, panembahan, dan maulana, serta konsep dewa-raja menjadi Khalifah. 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

9

Rahma Silfi

Mudah dimengerti

Iklan

Pertanyaan serupa

Pada Masa Kerajaan Hindu Buddha terdapat konsep dewaraja, yaitu raja dianggap sebagai titisan dewa. Konsep ini digunakan sebagai upaya raja memperoleh legitimasi dari rakyat. Pada Masa kesultanan Isla...

22

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia