Roboguru

Dalam penyusunan interpretasi harus bersifat ...

Dalam penyusunan interpretasi harus bersifat ...

  1. Objektif

  2. Subjektif

  3. Deskriptif

  4. Argumentatif

  5. Penamaan

Jawaban:

Dalam penelitian sejarah, terdapat tahapan interpretasi yang merupakan tahap akhir sebelum penulisan sejarah. Interpretasi sendiri yaitu upaya penafsiran terhadap sumber sejarah yang telah melalui tahap verifikasi atau kritik. Pelaksanaan pada tahap interpretasi umumnya memberikan makna (analisis) dan menyatukan (sintesis) atas fakta-fakta sejarah. Dengan kata lain, interpretasi adalah upaya seorang peneliti sejarah untuk merangkai fakta-fakta sejarah menjadi sebuah pemahaman sejarah yang utuh, karena itu seorang peneliti sejarah mesti bisa membayangkan apa yang terjadi di masa lalu.
Banyaknya andil peneliti sejarah pada tahapan ini, cenderung membawa pemahaman bahwa interpretasi bersifat subjektif dan bukan objektif. Bagaimana pun peran seorang peneliti sejarah untuk merekonstruksi fakta-fakta sejarah adalah penting, sehingga penafsiran dalam sejarah akan selalu ada dan tidak akan pernah terlepas dari subjektivitas. Akan tetapi, sejatinya interpretasi sejarah mesti bersifat objektif, dalam arti apa adanya, yakni menafsirkan peristiwa sejarah dengan batasan sesuai dengan fakta-fakta sejarah.

Dengan memahami di atas, maka opsi jawaban benar adalah A. 

 

0

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved