Roboguru

Dalam memperingati Hari Assyuro (10 Muharram) masyarakat Pariaman di Sumatera Barat mengadakan ...

Pertanyaan

Dalam memperingati Hari Assyuro (10 Muharram) masyarakat Pariaman di Sumatera Barat mengadakan ...

  1. Tabuik

  2. Grebeg

  3. Sekaten

  4. Ziarah

  5. Tablig akbar

Pembahasan Soal:

Dalam masyarakat Kota Pariaman, Sumatera Barat, memiliki keunikan budaya tersendiri untuk memperingati 10 muharram, yakni Tradisi Tabuik.
Tabuik merupakan festival tahunan dalam masyarakat Pariaman pada 10 Muharram, sebagai bagian dari peringatan wafatnya cucu Nabi Muhammad, yaitu Hussein bin Ali dalam Perang Karbala. Tabuik sendiri diambil dari bahasa Arab tabut yang bermakna peti kayu. Dalam ceritanya, setelah Hussein wafat, sisa potongan jenazahnya tersimpan dalam peti kayu dan dibawa oleh buraq, mahluk dengan wujud kuda bersayap dan berkepala manusia, untuk kemudian diterbangkan ke langit. Berdasarkan cerita tersebut, masyarakat Pariaman membuat tiruan buraq yang sedang membawa tabut di punggungnya.
Adapun tahapan dari prosesi festival Tabuik ini, dimulai pada tanggal 1 muharram diambilnya tanah, tanggal 5 muharram menebang batang pisang dan puncaknya pada 10 muharram hoyak tabuik, yakni tabuik akan diarak menuju pantai dan dilarung ke laut.

Dengan demikian, opsi jawaban benar adalah A.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

D. Setiadi

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Teori yang mengatakan bahwa asal usul agama Islam di Indonesia berasal dari Persia dikemukakan oleh ...

Pembahasan Soal:

Masuknya Islam ke Nusantara sebagaimana dikemukakan oleh para ahli, umumnya dibawa oleh para pedagang yang di samping melakukan interaksi perdagangan, juga di dalamnya terjadi interaksi kebudayaan, termasuk Islam. Salah satu ahli bernama Husein Djajadiningrat, mengemukakan bahwa Islam dibawa ke Nusantara oleh para pedagang dari Persia (sekarang menjadi negara Iran), sehingga dikenal Teori Persia. 
Pada intinya, teori ini menyatakan bahwa Islam datang ke Nusantara dibawa oleh para pedagang dari Persia pada abad ke-13 masehi. Adapun bukti yang menjadi dasar teori ini adalah adanya kesamaan tradisi dan kebudayaan Islam yang ada di Nusantara dengan yang ada Persia. Tradisi yang dimaksud adalah Tabot di Bengkulu dan Tabuik di Sumatera Barat yang serupa dengan perayaan 10 Muharram di Persia. 

Jadi, opsi jawaban benar adalah A.

0

Roboguru

Daerah Indonesia yang melakukan upacara Tabut...

Pembahasan Soal:

Tabuik atau dalam bahasa Indonesia disebut Tabut merupakan perayaan lokal yang dilakukan pada bulan Asyura sekaligus sebagai peringatan wafatnya cucu Muhammad, Imam Husain. Perayaan ini dilakukan oleh masyarakat Minangkabau di daerah pantai Sumatra Barat, khususnya di Kota Pariaman. Dalam perayaannya ditampilkan pula Pertempuran Karbala dan memainkan drum tassa dan dhol. Tabuik sendiri merupakan istilah untuk usungan jenazah yang dibawa selama prosesi upacara tersebut. Walaupun pada awalnya merupakan upacara Syi'ah, namun upacara ini juga dilakukan oleh sebagian besar penduduk di kawasan Pariaman yang mayoritas menganut Sunni. Di Bengkulu dikenal pula dengan nama Tabot.

Dengan demikian, daerah Indonesia yang melakukan upacara Tabut adalah Pariaman, Sumatra Barat dan Bengkulu.

0

Roboguru

Menurut P.A. Djajadiningrat, Islam di Indonesia berasal dari ...

Pembahasan Soal:

Teori yang disampaikan oleh P. A. Hoesein Djajadiningrat ini menyatakan bahwa Islam masuk ke nusantara pada abad ke-13 Masehi di Sumatera. Argumennya didasari oleh persamaan budaya yang berkembang di kalangan masyarakat Islam nusantara dengan budaya di Persia. Adaoun persamaan budaya tersebut sebagai berikut:

1. Adanya peringatan 10 Muharram atau Asyura untuk memeringati hari kematian Husain di Karbala.

2. Adanya persamaan antara ajaran Al-Hallaj, tokoh sufi Iran, dengan ajaran Syeikh Siti Jenar.

3. Persamaan dalam sistem mengeja huruf Arab bagi pengajian Alquran tingkat awal.

4. Persamaan batu nisan di makam Malik al-Shalih di Pasai dengan makam Maulana Malik Ibrahim didasari oleh daerah Gujarat yang mendapat pengaruh dari Persia.
 

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Kenapa Sunan Muria lebih memilih tinggal di pegunungan, dan jauh dari keramatan kota!

Pembahasan Soal:

Dalam dakwahnya Sunan Muria lebih memilih berdakwah didaerah pelosok dan bermasyarakat dengan rakyat biasa, ketimbang dikeramaian kota. Menurut para sejarawan,beliau memang memilih tinggal didaerah terpencil dibandingkan perkotaan dikarenakan alasan diperkotaan cobaannya lebih banyak dibandingkan didaerah terpencil. Dengan demikian Sunan Muria lebih memilih tinggal di pegunungan, dan jauh dari keramatan kota karena ingin berbaur dengan masyarakat biasa, dan menjauhi segala macam godaan/cobaan tinggal diperkotaan.

Dengan demikian, alasan Sunan Muria lebih memilih berdakwah didaerah pelosok ketimbang dikeramaian kota karena beliau memang memilih tinggal didaerah terpencil dibandingkan perkotaan dikarenakan alasan diperkotaan cobaannya lebih banyak dibandingkan didaerah terpencil.

0

Roboguru

Mengapa Islam dengan mudah berkembang di Indonesia?

Pembahasan Soal:

Proses penyebaran ajaran Islam dilakukan melalui sejumlah saluran, mulai dari perkawinan, perdagangan, pendidikan, tasawuf, hingga kesenian. Dalam proses penyebaran tersebut, ajaran Islam dibawakan secara damai dan membaur dengan kebudayaan yang lebih dulu ada di masyarakat. Bahkan tidak sedikit kasus akulturasi antara kebudayaan Islam dengan pra-Islam. Hal tersebut yang menyebabkan ajaran Islam dengan mudah berkembang di Nusantara. Selain itu, jarang terjadi kasus penyebaran dengan menggunakan metode penaklukan atau kekerasan terhadap masyarakat.

Dengan demikian, ajaran Islam dengan mudah berkembang di Nusantara karena disebarkan melalui jalan damai dan mampu membaur dengan kebudayaan asli masyarakat.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved