Roboguru

Contoh tersebut menggambarkan garis besar teori ....

Pertanyaan

Contoh tersebut menggambarkan garis besar teori ....space space

  1. konflikspace space

  2. interaksionalisme simbolikspace space

  3. fungsionalismespace space

  4. demokratisspace space

  5. kapitalismespace space

Pembahasan Soal:

Teori konflik adalah teori yang memandang bahwa perubahan sosial tidak terjadi melalui proses penyesuaian nilai-nilai yang membawa perubahan, tetapi terjadi akibat adanya konflik yang menghasilkan kompromi-kompromi yang berbeda dengan kondisi semula.

Teori konflik pada mulanya tercetus dari pertentangan antara kaum borjuis (pemilik modal dan kekayaan) serta kaum proletar (pekerja yang tidak memiliki modal). Kaum proletar merupakan kaum yang tertindas dan  selalu dieksploitasi tenaganya dengan cara  menekan upah  mereka seminimal mungkin agar dialihkan pada biaya produksi. Selain itu, mereka teralienasi (diasingkan) dari kehidupan sehari-harinya bersama keluarga danrekan  yang  membuat konflik antara  proletar dan  borjuis semakin tajam. Proletar (buruh) mengalami alienasi karena mereka dieksploitasi atau dipaksa untuk bekerja siang  dan  malam tanpa diupah sebagaimana mestinya. Konflik antara pihak borjuis dengan proletar (buruh) merupakan contohnya nyata  dari  perbedaan kepentingan, yang  didominasi dan mendominasi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Sari

Mahasiswa/Alumni Universitas Gadjah Mada

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Di masyarakat banyak dijumpai konflik, baik antarindividu maupun antarkelompok. Adanya konflik tersebut merupakan hasil disfungsional dari komunikasi yang kurang baik antara individu maupun kelompok d...

Pembahasan Soal:

Jawaban : B

Pembahasan :

Robbin memandang konflik menjadi tiga bagian, yaitu pandangan tradisional, pandangan hubungan manusia, dan pandangan interaksionis. Pandangan tradisional menjelaskan bahwa konflik merupakan hal yang buruk, bersifat negatif, merugikan, dan harus dihindari. Konflik ini merupakan hasil disfungsional akibat komunikasi yang kurang baik dan kurang keterbukaan antara individu dalam masyarakat. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Roboguru

Konflik dan konsensus serta integrasi dari perpecahan adalah proses fundamental yang walau dalam porsi dan campuran yang berbeda merupakan bagian dari setiap sistem sosial yang dapat dimengerti. Oleh ...

Pembahasan Soal:

Menurut Ralf Dahrendorf masyarakat memiliki dua wajah, yaitu : Konflik dan Konsensus

Dahrendorf mengakui bahwa masyarakat tidak mungkin ada tanpa konflik dan Konsensus, yang merupakan prasyarat bagi masing-masing. Jadi, kita tidak mungkin berkonflik kecuali terjadi Konsensus sebelumnya.

Ralf Dahrendorf mengatakan bahwa konflik dapat digolongkan dalam empat macam, yaitu:

  • Konflik antara atau yang terjadi dalam peranan sosial, atau biasa disebut dengan konflik peran. Konflik peran adalah suatu keadaan di mana individu menghadapi berbagai ekspektasi yang berlawanan dari bermacam-macam peranan yang dimilikinya di masyarakat.
  • Konflik antara kelompok-kelompok sosial.
  • Konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir.
  • Konflik antara satuan nasional, seperti antarpartai politik, antarnegara, atau organisasi internasion

konflik ini akan tercapai apabila kelas menengah mulai jenuh dan mencapai kemapanan. dan konsensus terjadi apabila pihak yang dominan memiliki kesepakatan dengan kelas bawah. jadi, masyarakat akan selalu dihadapkan oleh dua hal yaitu konflik dan konsesus. 

Roboguru

Sebutkan dan jelaskan teori-teori tentang kekerasan !

Pembahasan Soal:

Dalam Ilmu sosiologi konflik sosial dan kekerasan tidak bisa dipisahkan sebagai bentuk dari adanya gejala sosial yang ada dalam kehidupan masyarakat. Pada konflik sosial dapat diartikan sebagai pertentangan antaranggota atau masyarakat yang bersifat menyeluruh di kehidupan. Konflik ini terjadi karena didasari adanya kepentingan-kepentingan dari pihak-pihak tertentu. Sebagai kajian ilmu sosiologi banyak sekali teori-teori yang menjelaskan tentang konflik dan kekerasan, adapaun teori-teori tersebut adalah sebagai berikut : 

  1. Teori Faktor Individual. Perilaku agresif seseorang dapat menyebabkan timbulnya kekerasan. Faktor penyebab perilaku kekerasan menurut teori ini adalah faktor pribadi dan faktor sosial. Faktor pribadi yaitu meliputi kelainan jiwa, seperti psikopat, stres, depresi, serta pengaruh obat bius. Sedangkan faktor yang bersifat sosial antara lain seperti konflik rumah tangga, faktor budaya, dan media massa.
  2. Teori Faktor Kelompok. Menurut teori ini, individu cenderung membentuk kelompok dengan memprioritaskan identitas berdasarkan persamaan ras, agama, atau etnis. Identitas kelompok yang cenderung dibawa ketika seseorang berinteraksi dengan orang lain ini rawan menyebabkan benturan antara identitas kelompok yang berbeda dan kemudian menjadi penyebab kekerasan. Contohnya ada pada perkelahian antar pendukung klub bola saat pertandingan di stadion. Selain itu, ada juga kekerasan berbau rasial yang terjadi di Afrika Selatan dan Amerika Serikat pada orang kulit hitam, serta di Indonesia pada kerusuhan Mei ‘98, yaitu kekerasan terhadap kelompok etnis Tionghoa.
  3. Teori Dinamika Kelompok. Kekerasan dapat timbul karena hilangnya rasa saling memiliki yang terjadi dalam kelompok. Hal ini dapat diartikan bahwa perubahan-perubahan sosial terjadi sedemikian cepat dalam sebuah masyarakat dan tidak mampu direspon sama cepatnya oleh sistem sosial dan nilai masyarakatnya. Contohnya bisa dilihat dari masuknya perusahaan internasional ke wilayah pedalaman Papua yang membawa berbagai teknologi, perilaku, hingga tata nilai yang berbeda. Hal ini menyebabkan masyarakat setempat merasa terasing dan muncullah kehilangan rasa memiliki yang berakhir dengan perlawanan kekuasaan.

undefined 

Roboguru

Tuliskan tahapan dinamika konflik menurut Fisher!

Pembahasan Soal:

Poin yang ditanyakan dalam soal adalah tahapan dinamika konflk menurut Fisher.

Dinamika konflik adalah suatu konflik yg muncul dalam suatu masalah, tahapan dinamika konflik berdasarkan Fisher adalah:

  1. Prakonflik adalah adanya situasi ketidaksesuaian antara pihak satu dengan pihak Iain.
  2. Konfrontasi adalah mulai terbukanya suatu konflik. Dalam hal ini pihak-pihak yang merasa ada masalah akan melakukan perilaku konfrontasi.
  3. Krisis adalah puncak terjadinya konflik atau pecahnya suatu konflik.
  4. Pascakonflik adalah keadaan yang mengakhiri berbagai konflik atau konfrontasi. Pada tahap ini hubungan antara kedua belah pihak mengarah ke keadaan normal.space
Roboguru

Pehatikan pernyataan-pernyataan berikut. Siapa yang menjadi pihak yang bertikai? Tujuan yang tidak sejalan antarpihak yang bertikai. Kelompok yang terlibat konflik. Apa prilaku akhir-akhir ini p...

Pembahasan Soal:

Model pemetaan konflik dari Amr Abdalla, sosiolog dari United Nations-University for Peace yaitu model SIPABIO. 1) Source (sumber konflik), 2) Issues (isu-isu), 3) Parties (pihak), 4) Attitudes/feelings (sikap), 4) Behaviour (perilaku/tindakan), 5) Intervention (campur tangan pihak lain) dan 6) Outcome (hasil ahir).

Jadi, yang merupakan pemetaan konflik menurut Amr Abdalla ditunjukkan nomor (3), (4), dan (5) atau opsi E.space space space space 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved