RoboguruRoboguru
SD

Ceritakan dengan bahasamu sendiri, apa isi puisi di atas!

Pertanyaan

AKULAH MEDAN

Teja Purnama
Akulah Medan
Cinta yang menjelma kota
saat Guru dan Putri Brayan menyatu jiwa
di pernikahan alir Deli dan Babura

        Akulah Medan
        Cinta yang membasuh ambisi
        saat Kolok menyilakan Kelik
        menyuburkan harapan di tanah kebaikan

Jangan harap kubuang kenangan yang terus berbinar
di sayap kupu-kupu dan senja itu

        Walau siang malam
        orang-orang berperang
        dengan parang atau uang
        seperti dendam yang tak padam-padam
        aku tetaplah Medan

Walau orang-orang melukis kelamin dengan darah perawan
di setiap zebra cross, traffic light, papan tulis sekolah, kampus, gedung dewan.,
kantor polisi, plaza, koran
aku tetaplah Medan

        Walau kau lahap tanah-tanahku
        walau kau hisap sungai-sungaiku
        aku tetap Medan

Inilah aku
Cinta yang kini memanggul kota ribuan kotak
mendaki gunung sampah abad digital
menyusuri lembah sejarah tak berwajah
terpuruk di batang Trembesi Lapangan Merdeka
merindukan Guru menyembuhkan luka
yang terus berdetak-detak di jantungkuspace 

Ceritakan dengan bahasamu sendiri, apa isi puisi di atas!space 

A. Dwianto

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

isi puisi di atas menceritakan tentang perasaan bangga, prihatin dan juga sedih terhadap tanah kelahiran dengan segala problematikanya.space 

Pembahasan

Menurut KBBI, puisi adalah gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman hidup dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.

Puisi "Akulah Medan" berisi tentang bangganya seseorang dengan tanah kelahirannya yaitu Medan. Di balik kebanggaannya juga tersimpan perasaan sedih dan priahtin karena melihat kondisi tanah kelahirannya yang sudah banyak perubahan dari sebelumnya. Problematika yang terjadi di tanah kelahirannya tetap membuatnya merasa bangga telah lahir di Medan, dan bagaimana pun keadaannya dia tetap merasa menjadi orang Medan.

Dengan demikian, isi puisi di atas menceritakan tentang perasaan bangga, prihatin dan juga sedih terhadap tanah kelahiran dengan segala problematikanya.space 

129

0.0 (0 rating)

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan puisi berlkut! Sebuah jaket berlumur darah kita semua menatapmu telah berbagi duka yang agung dalam kepedihan bertahun-tahun (Taufiq Ismail) Kalimat prosa yang sesuai dengan isi pu...

2rb+

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia